Wawako Azhar Hamzah Evaluasi Penertiban Pasar Tanjung Bajure

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, memimpin rapat evaluasi penertiban pedagang di kawasan Pasar Tanjung Bajure, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di rumah dinas Wakil Wali Kota dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala perangkat daerah terkait, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Evaluasi Penataan Pasar Pasca Penertiban

Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut dari langkah penertiban yang sebelumnya telah dilakukan di Pasar Tanjung Bajure. Pemerintah daerah menilai perlunya evaluasi guna memastikan kebijakan yang diterapkan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dalam pembahasan tersebut, sejumlah strategi penataan kembali aktivitas perdagangan menjadi fokus utama. Pemerintah berupaya menciptakan kondisi pasar yang lebih tertib, nyaman, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Eks Lokalisasi Pucuk Disulap Jadi Kawasan Religi, Ini Rencana Besar Pemkot Jambi

Tekankan Pendekatan Persuasif

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan bahwa penataan pasar memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pedagang, dan pihak terkait lainnya agar proses penertiban tidak menimbulkan konflik di lapangan.

“Penataan pasar harus dilakukan secara terukur dan melibatkan semua pihak. Kita mengedepankan pendekatan persuasif agar para pedagang tetap dapat menjalankan usaha dengan baik,” ujar Azhar.

Baca Juga :  Bahasa Kerinci Punya Keragaman Dialek Paling Kaya di Sumatra

Siapkan Solusi untuk Pedagang

Selain penertiban, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga berkomitmen untuk menyiapkan solusi bagi para pedagang. Hal ini dilakukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek ketertiban dan kenyamanan.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara penegakan aturan dan keberlangsungan usaha masyarakat kecil.

Dorong Dampak Positif bagi Ekonomi Daerah

Melalui evaluasi ini, pemerintah berharap penataan Pasar Tanjung Bajure dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Penataan pasar yang baik diyakini tidak hanya meningkatkan kenyamanan bertransaksi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Tinjau Pasar Bajure Pasca Penertiban
Wawako Azhar Hamzah Ikuti Entry Meeting LKPD 2025
Pemprov Jambi Siap Diperiksa BPK
Menimbang Kembali Desain Fiskal Daerah dalam Arsitektur UU HKPD 
Harlah ke-80 Muslimat NU, Wagub Sani Tekankan Kolaborasi Pembangunan
Wabup Murison Dorong Peningkatan Layanan RSUD Kerinci
Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik April 2026, Cek Harga Terbaru ke Jambi, Padang hingga Palembang
Eks Lokalisasi Pucuk Disulap Jadi Kawasan Religi, Ini Rencana Besar Pemkot Jambi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:00 WIB

Wawako Azhar Hamzah Tinjau Pasar Bajure Pasca Penertiban

Jumat, 3 April 2026 - 14:41 WIB

Wawako Azhar Hamzah Evaluasi Penertiban Pasar Tanjung Bajure

Jumat, 3 April 2026 - 02:05 WIB

Wawako Azhar Hamzah Ikuti Entry Meeting LKPD 2025

Jumat, 3 April 2026 - 00:12 WIB

Pemprov Jambi Siap Diperiksa BPK

Kamis, 2 April 2026 - 04:00 WIB

Menimbang Kembali Desain Fiskal Daerah dalam Arsitektur UU HKPD 

Berita Terbaru

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Tinjau Pasar Bajure Pasca Penertiban

Jumat, 3 Apr 2026 - 16:00 WIB

Teknologi

Meta Luncurkan Smart Glasses AI Pengganti Smartphone

Jumat, 3 Apr 2026 - 12:00 WIB