Palembang-Kemacetan panjang terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera yang menghubungkan Palembang dan Jambi. Arus kendaraan dilaporkan lumpuh total dengan antrean kendaraan mencapai sekitar 35 kilometer pada Jumat (13/3/2026).
Kepadatan kendaraan paling parah terjadi di ruas Palembang menuju Betung, Kabupaten Banyuasin. Penumpukan kendaraan terpantau dari kawasan Pangkalan Balai hingga Sungai Lilin. Kemacetan tersebut membuat ribuan kendaraan tidak dapat bergerak selama berjam-jam.
Sejumlah pengendara yang terjebak di lokasi mengaku situasi sangat parah. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas karena jalur dipenuhi truk dan mobil pribadi yang berhenti total di badan jalan.
Seorang pengendara motor bernama Ardi mengatakan kemacetan mulai terasa sejak pagi hari sekitar pukul 10.30 WIB. Menurutnya, kendaraan sama sekali tidak bergerak sehingga banyak pengendara memilih berhenti di pinggir jalan.
Selain kendaraan pribadi, kemacetan juga didominasi oleh kendaraan bertonase besar seperti truk logistik. Banyaknya kendaraan besar membuat ruang jalan semakin sempit dan memperparah antrean kendaraan yang sudah mengular.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Maesa Soegriwo, membenarkan adanya kemacetan panjang di Jalintim tersebut. Ia menjelaskan bahwa penyebab utama kemacetan adalah sebuah truk yang mengalami patah as dan berhenti di tengah badan jalan.
Menurut Maesa, kendaraan besar yang rusak tersebut sempat menghalangi arus lalu lintas sehingga kendaraan lain tidak dapat melintas. Petugas kemudian segera melakukan proses evakuasi untuk memindahkan truk tersebut dari badan jalan.
Saat ini petugas kepolisian masih berada di lokasi untuk mengurai kemacetan. Tim patroli roda dua juga dikerahkan guna mengatur arus lalu lintas serta mencegah kendaraan menyerobot jalur yang dapat memperparah kemacetan. (***)









