Sungai Penuh Terapkan Lebaran Minim Sampah 2026, Ini Imbauannya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan konsep minim sampah.

Surat edaran yang ditandatangani oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, tersebut ditujukan kepada camat serta kepala desa dan lurah di seluruh wilayah kota.

Kebijakan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengurangi timbulan sampah selama perayaan Idul Fitri, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.

Dorong Partisipasi Semua Pihak

Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa peningkatan aktivitas masyarakat saat hari raya berpotensi menambah volume sampah, terutama dari penggunaan kemasan sekali pakai.

Oleh karena itu, seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun pelaku usaha, diimbau untuk berperan aktif dalam pengurangan dan penanganan sampah.

Baca Juga :  Solidaritas untuk Sumbar: Mamak Nan VIII Resmi Buka Posko Donasi

Selain itu, edaran ini juga menjadi pedoman pelaksanaan program “Lebaran Minim Sampah” di berbagai lokasi publik, seperti tempat ibadah, pusat keramaian, hingga jalur transportasi.

Imbauan Kurangi Sampah Sekali Pakai

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, termasuk styrofoam dan kemasan lainnya yang sulit didaur ulang.

Masyarakat juga dianjurkan menggunakan wadah yang dapat dipakai ulang, membawa perlengkapan sendiri saat beribadah, serta menghindari membawa makanan dan minuman ke lokasi shalat Idul Fitri.

Selain itu, kegiatan “tebas bayang” atau pembersihan lingkungan juga didorong guna menjaga kebersihan dan kenyamanan selama perayaan berlangsung.

Baca Juga :  Kejuaraan Silat Wali Kota Cup Sungai Penuh Tuai Keluhan Atlet Juara

Bentuk Satgas dan Edukasi Publik

Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah meminta panitia penyelenggara shalat Idul Fitri untuk membentuk satuan tugas khusus penanganan sampah.

Satgas tersebut bertugas menjaga kebersihan lokasi sebelum dan setelah pelaksanaan ibadah.

Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan melalui media cetak, elektronik, dan media sosial dengan kampanye bertagar #MudikMinimSampah2026 dan #LebaranMinimSampah.

Melalui kebijakan ini, Pemkot Sungai Penuh berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat.

Dengan peran aktif seluruh elemen, perayaan Idul Fitri diharapkan dapat berlangsung khidmat tanpa meninggalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Penulis : Dedi Dora

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Wabup Murison Pimpin Operasi Pasar Jujun
Pemkot Sungai Penuh Siapkan Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H
Jelang Lebaran, Pemkab Kerinci Tekan Harga Sembako Lewat Operasi Pasar
Lapor Pak Purbaya! Uang Pecahan Rp5 Ribu–Rp20 Ribu Langka di Kerinci-Sungai Penuh, Omzet Pedagang Anjlok 50%
Pemprov Jambi Pastikan Jalur Mudik Aman, Siagakan 22 Alat Berat dan Posko
Qiamul Lail di Muaro Jambi, Al Haris dan Abdullah Sani Sahur Bersama Warga
Al Haris Tegaskan Pers dan Pemerintah Harus Bersinergi Bangun Jambi
DPRD Sungai Penuh dan Media Bersinergi, Aspirasi Rakyat Jadi Prioritas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:59 WIB

Sungai Penuh Terapkan Lebaran Minim Sampah 2026, Ini Imbauannya

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:00 WIB

Wabup Murison Pimpin Operasi Pasar Jujun

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Siapkan Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:00 WIB

Jelang Lebaran, Pemkab Kerinci Tekan Harga Sembako Lewat Operasi Pasar

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:00 WIB

Lapor Pak Purbaya! Uang Pecahan Rp5 Ribu–Rp20 Ribu Langka di Kerinci-Sungai Penuh, Omzet Pedagang Anjlok 50%

Berita Terbaru

Daerah

Wabup Murison Pimpin Operasi Pasar Jujun

Rabu, 18 Mar 2026 - 22:00 WIB