DI TENGAH hiruk pikuk aktivitas rumah sakit, seorang pasien perempuan bernama Mira kini tengah berjuang mempertahankan hidup di ruang perawatan RSUD Sungai Penuh.
Mira, anak dari almarhumah Wardiah Punai Merindu, warga Tanjung Pauh Mudik, didiagnosa menderita penyakit paru-paru dan saat ini tidak dapat lepas dari bantuan oksigen untuk bernapas.
Kondisinya kian memprihatinkan. Di usianya yang masih muda, ia harus menghadapi kenyataan bahwa setiap tarikan napasnya bergantung pada tabung oksigen.
Sementara itu, keluarga yang menemaninya juga hidup dalam kesulitan ekonomi. Rumah sederhana berukuran sekitar 2–3 meter x 5 meter, yang mereka tempati bersama empat anggota keluarga lainnya, menjadi saksi perjuangan mereka dalam keterbatasan.
“Keluarga Mira benar-benar dalam kondisi yang sulit. Mereka tidak memiliki penghasilan tetap, bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sangat berat,” ujar salah satu relawan, Ode Handika, S.Pd.
Untuk meringankan beban pengobatan dan kebutuhan sehari-hari keluarga Mira, Lembaga Peduli Yatim Dhuafa (LPYD) Tanjung Pauh membuka penggalangan donasi.
Relawan mengajak masyarakat luas untuk turut berbagi dan membantu Mira agar bisa terus berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
“Kami berharap ada uluran tangan dari para dermawan. Setiap bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi Mira dan keluarganya. InsyaAllah, setiap rupiah yang disedekahkan menjadi amal jariyah,” tambah Ode.
💳 Rekening Donasi:
Bank BRI: 5559-01-017173-53-7
Bank BSI: 721-264-486-7
A.n: LPYD TANJUNG PAUH
📞 Informasi & Konfirmasi Donasi:
Ode Handika, S.Pd – 0823-0781-9178
Irfan Pratama, S.Pd – 0821-8305-7773
Setiap kebaikan yang diberikan hari ini akan menjadi harapan baru bagi Mira dan keluarganya.
Semoga Allah membalas kebaikan para dermawan dengan kesehatan, rezeki yang luas, dan kebahagiaan dunia akhirat.(ded)
Editor : Dedi Dora









