Pikap Impor India Mengaspal di Surabaya, Dukung Logistik Kopdes Merah Putih

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pikup India Mulai Mengaspal. Foto : Ist

Pikup India Mulai Mengaspal. Foto : Ist

Jakarta – PT Agrinas Pangan Nusantara mulai menyalurkan kendaraan pikap impor asal India ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Salah satu unit yang telah didistribusikan adalah Mahindra Scorpio Pick Up yang diserahkan di Surabaya, Jawa Timur.

Serah terima kendaraan tersebut melibatkan Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota bersama Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi. Unit pikap yang diserahkan telah dilengkapi stiker identitas Koperasi Desa Merah Putih pada bodinya.

Penyaluran ini menjadi bagian dari dukungan operasional koperasi desa, khususnya dalam memperkuat distribusi pangan dan logistik. Kendaraan niaga tersebut diharapkan membantu kelancaran rantai pasok serta aktivitas usaha di tingkat desa.

Baca Juga :  Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru 724 Juta BOE di Blok Rokan, RDMP Balikpapan Siap Beroperasi November 2025

Dalam keterangan resminya, Mahindra Global menyebut kendaraan Mahindra Scorpio Pick Up digunakan untuk mendukung percepatan pengembangan KDKMP. Peninjauan juga dilakukan terhadap kesiapan operasional kendaraan di lapangan.

Agrinas diketahui mengimpor total 105.000 unit pikap dalam kondisi completely built up (CBU) dari India. Dari jumlah tersebut, 35.000 unit dipasok Mahindra, sementara 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors India.

Pasokan dari Tata Motors terdiri atas Yodha Pick Up dan truk Ultra T.7. Masing-masing model disebut berkontribusi sebanyak 35.000 unit untuk memenuhi kebutuhan kendaraan operasional koperasi desa.

Joao mengungkapkan bahwa Agrinas memperoleh harga kendaraan hingga 50% lebih murah dibanding model serupa di pasar domestik. Skema harga tersebut didukung oleh perjanjian dagang Asean–India Free Trade Area (AIFTA).

Baca Juga :  Tata Motors–Mahindra Disebut Bangun Pabrik, Ini Kata Gaikindo

Total nilai pengadaan kendaraan impor ini mencapai sekitar Rp24,66 triliun. Agrinas juga telah membayarkan uang muka (DP) sebesar 30% kepada produsen kendaraan asal India tersebut.

Pengadaan kendaraan niaga dinilai mendesak seiring percepatan pembangunan gerai koperasi desa. Agrinas menargetkan penyelesaian 80.000 gerai Kopdes Merah Putih sebelum akhir 2026.

Saat ini, Agrinas mencatat sekitar 30.712 gerai telah dibangun. Sebanyak 1.357 bangunan koperasi disebut telah berdiri dan siap dioperasikan dalam waktu dekat. (***)

Berita Terkait

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 27 Februari 2026 Naik, 1 Gram Tembus Rp3,283 Juta
Visa Ramal Belanja Kartu RI Naik Saat Ramadan 2026
Citi: Global Trade Undergoes Fundamental Shift Driven by AI and Rising Tariffs
CIMB Niaga (BNGA) Posts Rp8.8 Trillion Profit in 2025, ROE Reaches 13%
Agrinas Impor 105.000 Pick Up dari India Rp24,66 Triliun, Ekonom Ingatkan Dampaknya
Agrinas Impor 105.000 Pikap dari India Rp24,66 Triliun, Inpres 17/2025 Jadi Landasan
OJK Sebut Bunga Kredit Turun ke 8%, Likuiditas Perbankan Menguat
Tata Motors–Mahindra Disebut Bangun Pabrik, Ini Kata Gaikindo
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:00 WIB

Visa Ramal Belanja Kartu RI Naik Saat Ramadan 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:00 WIB

Citi: Global Trade Undergoes Fundamental Shift Driven by AI and Rising Tariffs

Jumat, 27 Februari 2026 - 04:27 WIB

CIMB Niaga (BNGA) Posts Rp8.8 Trillion Profit in 2025, ROE Reaches 13%

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:10 WIB

Agrinas Impor 105.000 Pick Up dari India Rp24,66 Triliun, Ekonom Ingatkan Dampaknya

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:55 WIB

Agrinas Impor 105.000 Pikap dari India Rp24,66 Triliun, Inpres 17/2025 Jadi Landasan

Berita Terbaru