Minat Beli Bertahan, Saham BUMI Masih Jadi Incaran Trader

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pergerakan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih menjadi sorotan pelaku pasar. Di tengah dinamika perdagangan Selasa (6/1/2026), saham emiten pertambangan ini menunjukkan ketahanan dengan tetap diminati investor meski sempat bergerak tidak stabil di awal sesi.

Pada perdagangan berjalan, saham BUMI tercatat menguat ke level Rp474 per saham, naik sekitar 2,16 persen. Aktivitas transaksi terbilang padat dengan volume mencapai 3,65 miliar saham, diperdagangkan sebanyak 114.429 kali, dan membukukan nilai transaksi sekitar Rp1,71 triliun.

Tingginya likuiditas mencerminkan masih kuatnya minat pasar terhadap saham BUMI. Data perdagangan menunjukkan investor mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp111,3 miliar, menandakan proses akumulasi masih berlanjut.

Sentimen Positif Jaga Momentum

Sejumlah analis menilai pergerakan saham BUMI belum kehilangan momentum. Kiwoom Sekuritas melihat peluang penguatan lanjutan dengan target harga jangka pendek di kisaran Rp474, dan target lanjutan di area Rp505 jika tekanan jual tetap terkendali.

Baca Juga :  Update IHSG Hari Ini 8 April 2026: Tekanan Global Bikin Loyo, Cek Rekomendasi Saham

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyebut saham BUMI masih bergerak dalam tren positif secara teknikal. Pola pergerakan harga dinilai masih konsisten mencetak kenaikan bertahap, yang membuka peluang pengujian level Rp480-an sebagai area teknikal penting.

Pandangan lebih optimistis disampaikan Phintraco Sekuritas, yang menilai saham BUMI berpotensi menuju Rp500 apabila sentimen pasar dan kinerja perusahaan terus membaik.

Strategi Bisnis Jadi Perhatian Investor

Selain faktor teknikal, investor juga mencermati arah strategi bisnis Bumi Resources. Perseroan dinilai mulai serius memperkuat diversifikasi usaha dengan memperluas portofolio ke sektor mineral, di luar batu bara.

Baca Juga :  IHSG Diprediksi Melemah Lagi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Potensial Hari Ini

Langkah korporasi ini terlihat dari peningkatan kepemilikan BUMI menjadi sekitar 64,98 persen di Jubilee Metals Limited (JML) melalui aksi rights issue. Ekspansi ini dipandang sebagai upaya memperluas sumber pendapatan jangka menengah.

Pengamat pasar modal Hendra Wardana menilai strategi tersebut menjadi salah satu faktor yang menjaga minat investor tetap tinggi.

“BUMI mulai membangun fondasi bisnis yang lebih beragam. Ini memberi harapan baru bagi investor, meski tetap disertai risiko volatilitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, peluang saham BUMI menuju level 500 masih terbuka, namun investor tetap perlu disiplin dalam mengelola risiko mengingat karakter saham yang cukup agresif.

Berita Terkait

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Tekanan Outflow dan Sinyal Bank Indonesia Jadi Sorotan Investor
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.347 Triliun per Februari 2026, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi
Buruan Daftar! Lowongan BUMN Pegadaian 2026 Ditutup 17 April, Ini Detailnya
Buruan Klaim! Promo DANA Terbaru Cashback dan Voucher Belanja
6 Cara Memilih Asuransi Mobil TLO yang Aman, Hindari Klaim Ditolak
Kurs Rupiah Hari ini 15 April 2026 Melemah ke Rp17.129 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Rekomendasi Saham Hari Ini 15 April 2026: INCO, ADMR, BRPT Jadi Top Gainer
Rekrutmen Bank Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Posisi, dan Cara Daftar Lengkap Terbaru
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:01 WIB

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Tekanan Outflow dan Sinyal Bank Indonesia Jadi Sorotan Investor

Rabu, 15 April 2026 - 15:06 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.347 Triliun per Februari 2026, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

Rabu, 15 April 2026 - 14:46 WIB

Buruan Daftar! Lowongan BUMN Pegadaian 2026 Ditutup 17 April, Ini Detailnya

Rabu, 15 April 2026 - 14:00 WIB

Buruan Klaim! Promo DANA Terbaru Cashback dan Voucher Belanja

Rabu, 15 April 2026 - 10:25 WIB

Kurs Rupiah Hari ini 15 April 2026 Melemah ke Rp17.129 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru