KPR Subsidi Resmi Bisa 40 Tahun, Peluang Miliki Rumah Makin Besar, Ini Dampaknya bagi Cicilan dan Daya Beli

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Pemerintah resmi memperpanjang tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi hingga 40 tahun. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang selama ini kesulitan membeli rumah karena besarnya cicilan bulanan. Dengan tenor lebih panjang, angsuran menjadi lebih ringan sehingga peluang memiliki hunian semakin terbuka.

Keputusan tersebut disetujui Komite Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) sebagai bagian dari upaya mempercepat Program 3 Juta Rumah. Pemerintah tetap mempertahankan bunga tetap sebesar 5 persen untuk rumah tapak dan 6 persen bagi rumah susun subsidi. Kombinasi bunga rendah dan tenor panjang diharapkan mampu meningkatkan penyaluran pembiayaan rumah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Berdasarkan simulasi yang disampaikan pemerintah, rumah subsidi dengan harga sekitar Rp166 juta yang sebelumnya memiliki cicilan sekitar Rp1,05 juta per bulan untuk tenor 20 tahun kini diperkirakan hanya sekitar Rp773 ribu per bulan jika menggunakan tenor 40 tahun. Penurunan angsuran ini dinilai dapat membantu pekerja dengan penghasilan Rp2 juta hingga Rp3 juta agar lebih mudah lolos persyaratan kredit perbankan.

Sektor properti diperkirakan menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan. Permintaan rumah subsidi berpotensi meningkat karena lebih banyak masyarakat mampu menjangkau cicilan. Kondisi tersebut juga diyakini memberi efek berganda terhadap industri bahan bangunan, jasa konstruksi, hingga penyerapan tenaga kerja di sektor perumahan.

Baca Juga :  KPR Rp500 Juta 2026: Berapa Cicilan per Bulan? Ini Simulasi Berdasarkan Tenor 10–30 Tahun

Di sisi lain, kalangan perbankan menegaskan tenor 40 tahun bukan kewajiban. Nasabah tetap dapat memilih jangka waktu kredit mulai 10, 15, 20, 25, 30 hingga 40 tahun sesuai kemampuan keuangan. Banyak debitur juga diketahui melunasi KPR lebih cepat sehingga risiko kredit jangka panjang masih dapat dikelola.

Meski demikian, pengamat mengingatkan masyarakat agar tidak hanya melihat besarnya cicilan. Semakin panjang tenor, total bunga yang dibayarkan selama masa kredit juga akan semakin besar. Karena itu, calon pembeli rumah disarankan menghitung kemampuan finansial secara matang sebelum menentukan jangka waktu pinjaman.

Pemerintah menargetkan penyaluran FLPP mencapai 350 ribu unit rumah sepanjang 2026. Target tersebut diharapkan mampu mengurangi backlog perumahan nasional yang masih tinggi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kepemilikan rumah layak huni. Pengembang pun meminta agar kebijakan ini diikuti percepatan penyediaan lahan, kemudahan perizinan, dan sinkronisasi regulasi lintas kementerian.

Kebijakan tenor KPR subsidi hingga 40 tahun diperkirakan menjadi salah satu terobosan terbesar di sektor pembiayaan perumahan dalam beberapa tahun terakhir. Apabila implementasinya berjalan efektif, program ini tidak hanya meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor properti, industri konstruksi, hingga perekonomian nasional.

Baca Juga :  Simulasi KPR Rumah Juli 2026: Cicilan Mulai Rp1 Jutaan, Cek Bunga BTN, BRI, BCA hingga Syarat Pengajuannya

FAQ

Apakah tenor KPR subsidi sekarang benar-benar 40 tahun?
Ya. Pemerintah telah menyetujui tenor maksimal hingga 40 tahun sebagai pilihan bagi debitur rumah subsidi.

Apakah bunga KPR subsidi berubah?
Tidak. Bunga tetap 5 persen untuk rumah tapak dan 6 persen untuk rumah susun subsidi.

Berapa cicilan rumah subsidi dengan tenor 40 tahun?
Simulasi menunjukkan rumah sekitar Rp166 juta memiliki cicilan sekitar Rp773 ribu per bulan, tergantung nilai pinjaman dan ketentuan bank.

Siapa yang dapat memanfaatkan KPR subsidi?
Program ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memenuhi persyaratan pemerintah dan perbankan.

Apa keuntungan tenor 40 tahun?
Keuntungan utamanya adalah cicilan bulanan lebih ringan sehingga peluang memiliki rumah menjadi lebih besar.

Apakah ada kekurangannya?
Ada. Semakin panjang tenor, total bunga yang dibayarkan hingga pinjaman lunas juga semakin besar sehingga perlu dipertimbangkan dengan matang. Tim

Berita Terkait

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 12 Agustus 2026: Dollar AS Rp17.868, Cek Kurs BCA, Mandiri, BNI
Indeks Bisnis-27 Naik Tipis, Saham BUMI hingga BRMS Jadi Penopang
Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik Rp20.000, Antam 1 Gram Capai Rp2,51 Juta
Harga BBM Pertamina Terbaru 12 Agustus 2026: Pertamax Turun, Pertalite Tetap Rp10.000 per Liter
Jelang Pengumuman MSCI 13 Agustus, Investor Wajib Cermati 5 Hal Ini
Gagal Bayar Pinjol Harus Bagaimana? Ini Langkah Aman Hadapi Utang Pinjaman Online
Prabowo Pantau B50, Harga Biosolar di SPBU Pertamina Tetap Rp6.800 per Liter
Indonesia Confirms Subsidized Fuel Prices Will Not Rise Despite Global Oil Volatility
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 12 Agustus 2026: Dollar AS Rp17.868, Cek Kurs BCA, Mandiri, BNI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Indeks Bisnis-27 Naik Tipis, Saham BUMI hingga BRMS Jadi Penopang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik Rp20.000, Antam 1 Gram Capai Rp2,51 Juta

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru 12 Agustus 2026: Pertamax Turun, Pertalite Tetap Rp10.000 per Liter

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Jelang Pengumuman MSCI 13 Agustus, Investor Wajib Cermati 5 Hal Ini

Berita Terbaru

Otomotif

Suzuki Burgman Street 2026 Resmi Meluncur

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:00 WIB

Oplus_131072

Kerinci

Bupati Kerinci Lega, Pusat Tambah Dana Transfer ke Daerah

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:42 WIB