TEKNOLOGI – Infinix memperluas lini produknya di Indonesia dengan menghadirkan dua perangkat penyimpan daya portabel, yakni Infinix XENERGY S320 dan XENERGY L1000. Keduanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan listrik saat beraktivitas di luar ruangan maupun sebagai sumber daya cadangan ketika terjadi pemadaman listrik.
Kedua produk tersebut mengandalkan baterai lithium iron phosphate (LiFePO₄) yang dikenal memiliki daya tahan siklus pengisian panjang. Infinix juga membekali masing-masing perangkat dengan kemampuan dan kapasitas berbeda agar dapat digunakan sesuai kebutuhan pengguna.
Infinix XENERGY S320 ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan sumber listrik praktis untuk mobilitas tinggi. Sementara itu, XENERGY L1000 menawarkan kapasitas lebih besar serta fitur Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk membantu menjaga perangkat elektronik tetap menyala ketika pasokan listrik utama terputus.
Dalam peluncurannya pada 23 Oktober 2026, Infinix mengusung slogan “Kebanyakan Daya” untuk memperkenalkan kedua produk tersebut di pasar Indonesia.
Infinix XENERGY S320, Ringkas dengan Kapasitas 320Wh
Infinix XENERGY S320 hadir dengan kapasitas baterai 320Wh atau sekitar 100.000mAh berdasarkan spesifikasi yang diumumkan. Perangkat ini memiliki bobot sekitar 3,3 kilogram sehingga relatif mudah dibawa ketika bepergian.
Dengan keluaran daya AC hingga 200 watt, perangkat ini dapat digunakan untuk memasok listrik ke sejumlah peralatan berdaya rendah, seperti laptop, lampu, dan kipas angin kecil, selama kebutuhan daya perangkat tidak melebihi batas yang tersedia.
Fitur tersebut membuat XENERGY S320 berpotensi digunakan untuk kegiatan berkemah, perjalanan, pekerjaan lapangan, hingga kebutuhan listrik sederhana di luar rumah.
Untuk mendukung penggunaan beberapa perangkat sekaligus, Infinix menyediakan sembilan port keluaran. Pengguna dapat memanfaatkan pilihan konektivitas tersebut sesuai jenis perangkat yang hendak dihubungkan, dengan tetap memperhatikan batas daya total.
Pengisian Bisa Melalui Adaptor dan Panel Surya
Salah satu keunggulan Infinix XENERGY S320 adalah pilihan metode pengisian daya yang beragam.
Perangkat ini mendukung pengisian melalui USB-C hingga 65W, adaptor AC 80W, serta panel surya dengan kapasitas masukan hingga 100W.
Dukungan panel surya memberikan alternatif pengisian ketika pengguna berada di lokasi yang sulit dijangkau jaringan listrik. Namun, waktu pengisian aktual akan bergantung pada kondisi sinar matahari, kemampuan panel, dan kebutuhan daya perangkat.
XENERGY S320 juga menggunakan baterai LiFePO₄ yang diklaim mampu bertahan lebih dari 3.000 siklus pengisian. Perangkat ini memiliki tingkat kebisingan di bawah 30 desibel berdasarkan spesifikasi yang disampaikan.
Fitur tambahan lainnya berupa lampu LED terintegrasi dengan tiga tingkat pencahayaan serta mode SOS. Fitur ini dapat membantu memberikan penerangan ketika berkemah atau menghadapi situasi darurat.
Infinix XENERGY L1000 Punya Kapasitas 1.000Wh dan Fitur UPS
Bagi pengguna yang memerlukan daya lebih besar, Infinix menawarkan XENERGY L1000 dengan kapasitas baterai 1.000Wh. Perangkat ini memiliki keluaran daya AC hingga 500 watt, lebih tinggi dibandingkan S320.
Kapasitas tersebut dapat mendukung kebutuhan listrik untuk perangkat seperti router Wi-Fi, laptop, lampu, dan perlengkapan kerja tertentu. Produk ini juga berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber listrik cadangan bagi usaha kecil, selama total konsumsi daya peralatan sesuai kemampuan perangkat.
Salah satu fitur utama XENERGY L1000 adalah UPS atau Uninterruptible Power Supply. Berdasarkan spesifikasi peluncuran, waktu peralihan dayanya kurang dari 20 milidetik.
Fitur tersebut dirancang untuk membantu menjaga perangkat yang kompatibel tetap mendapatkan pasokan listrik ketika sumber listrik utama terputus. Meski demikian, tidak semua perangkat elektronik dijamin bebas dari gangguan saat peralihan daya. Pengguna sebaiknya memeriksa kompatibilitas dan kebutuhan UPS perangkat yang akan dihubungkan.
Baterai LiFePO₄ dan Pengisian Daya Lebih Cepat
Infinix menyebut baterai XENERGY L1000 mampu mencapai lebih dari 6.000 siklus pengisian. Angka siklus tersebut merupakan klaim spesifikasi dan tidak berarti perangkat pasti bertahan dalam jangka waktu tertentu, karena umur baterai juga dipengaruhi suhu, pola penggunaan, dan perawatan.
Perangkat ini menyediakan tujuh port keluaran untuk mendukung berbagai kebutuhan daya. Untuk pengisian ulang, XENERGY L1000 mendukung masukan AC hingga 1.000 watt dan pengisian menggunakan panel surya hingga 400 watt.
Dukungan pengisian berdaya tinggi dapat membantu mempersingkat waktu pengisian dalam kondisi yang sesuai. Waktu sebenarnya tetap bergantung pada sumber listrik, kondisi baterai, serta batas pengisian yang diterapkan perangkat.
Harga Infinix XENERGY S320 dan L1000 di Indonesia
Infinix memasarkan kedua power station tersebut dengan harga berbeda sesuai kapasitas dan fitur yang ditawarkan.
Berikut daftar harga yang diumumkan saat peluncuran:
| Produk | Harga resmi | Harga promosi peluncuran |
|---|---|---|
| Infinix XENERGY S320 | Rp 2.499.000 | Rp 2.199.000 |
| Infinix XENERGY L1000 | Rp 6.999.000 | Rp 5.999.000 |
Berdasarkan harga tersebut, XENERGY S320 lebih terjangkau bagi pengguna yang membutuhkan sumber daya portabel untuk perangkat elektronik berdaya rendah. Adapun XENERGY L1000 ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan kapasitas lebih besar dan fitur UPS.
Harga promosi merupakan harga yang disebutkan dalam informasi peluncuran. Ketersediaan promo, periode penawaran, dan harga akhir perlu dikonfirmasi melalui kanal penjualan resmi Infinix.
Kedua produk disebut tersedia melalui kanal penjualan resmi Infinix, baik secara daring maupun luring di Indonesia.
Mana yang Lebih Cocok, XENERGY S320 atau L1000?
Pemilihan power station sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan daya dan jenis perangkat yang akan digunakan.
XENERGY S320 dapat dipertimbangkan bagi pengguna yang mengutamakan bobot lebih ringan, portabilitas, dan kebutuhan listrik sederhana saat bepergian. Kapasitas 320Wh serta keluaran AC 200W membuatnya lebih sesuai untuk perangkat berdaya rendah yang kompatibel.
Sebaliknya, XENERGY L1000 menawarkan kapasitas 1.000Wh dan keluaran AC hingga 500W. Perangkat ini lebih relevan untuk kebutuhan listrik cadangan di rumah atau tempat usaha, terutama ketika fitur UPS diperlukan.
Sebelum membeli, pengguna perlu menghitung kebutuhan daya perangkat dalam watt dan memperkirakan durasi pemakaian. Kapasitas baterai dalam Wh menunjukkan besarnya energi yang tersimpan, sedangkan angka watt menunjukkan besarnya daya yang dapat disalurkan pada suatu waktu.
Pengguna juga perlu memperhatikan bahwa kapasitas energi yang dapat digunakan biasanya lebih rendah daripada kapasitas nominal karena adanya rugi-rugi konversi dan batas operasional baterai.
Dengan dua pilihan kapasitas tersebut, Infinix berupaya memperluas pilihan sumber listrik portabel di Indonesia. Namun, keputusan pembelian tetap sebaiknya didasarkan pada kebutuhan aktual, kompatibilitas perangkat, harga, dan ketentuan garansi.
FAQ Infinix XENERGY S320 dan L1000
1. Berapa harga Infinix XENERGY S320?
Harga resmi yang diumumkan adalah Rp 2.499.000, dengan harga promosi peluncuran Rp 2.199.000.
2. Berapa harga Infinix XENERGY L1000?
XENERGY L1000 dibanderol Rp 6.999.000, sedangkan harga promosi peluncurannya disebut sebesar Rp 5.999.000.
3. Apa perbedaan XENERGY S320 dan L1000?
S320 memiliki kapasitas 320Wh dan keluaran AC hingga 200W. L1000 memiliki kapasitas 1.000Wh, keluaran AC hingga 500W, serta fitur UPS dengan waktu peralihan kurang dari 20 milidetik.
4. Apa kelebihan baterai LiFePO₄?
Baterai LiFePO₄ dikenal memiliki karakteristik stabil dan dapat mendukung banyak siklus pengisian. Umur pemakaian sebenarnya tetap dipengaruhi kondisi operasional dan perawatan.
5. Apakah Infinix XENERGY bisa digunakan saat listrik padam?
Keduanya dapat menjadi sumber daya portabel selama kapasitas energi dan keluaran dayanya mencukupi. Untuk penggunaan sebagai UPS, XENERGY L1000 memiliki fitur peralihan daya otomatis yang perlu disesuaikan dengan perangkat yang akan dilindungi.
6. Apakah XENERGY S320 dapat diisi menggunakan panel surya?
Ya. Perangkat ini mendukung masukan panel surya hingga 100W. XENERGY L1000 mendukung masukan panel surya hingga 400W, sesuai spesifikasi yang diumumkan.
7. Apakah power station dapat menggantikan genset?
Power station dapat menjadi alternatif untuk kebutuhan listrik tertentu, terutama ketika pengguna menginginkan perangkat portabel tanpa mesin pembakaran. Namun, kapasitasnya terbatas dan tidak otomatis dapat menggantikan genset untuk peralatan berdaya besar atau pemakaian berkepanjangan.
Catatan: Informasi harga dan spesifikasi dalam artikel ini mengacu pada materi peluncuran yang tersedia dan dapat berubah sesuai kebijakan penjual.









