IHSG Hari Ini Melonjak 1,53%, Saham TLKM dan BREN Melejit, Investor Mulai Borong Lagi?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG hari ini menguat 1,53 persen dengan penguatan saham TLKM dan BREN di Bursa Efek Indonesia.

IHSG hari ini menguat 1,53 persen dengan penguatan saham TLKM dan BREN di Bursa Efek Indonesia.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Selasa (9/6/2026) dengan kenaikan tajam sebesar 1,53 persen. Penguatan ini menjadi angin segar bagi pelaku pasar setelah sehari sebelumnya IHSG mengalami tekanan cukup dalam akibat aksi jual investor.

Pada awal perdagangan, IHSG bergerak naik ke level 5.432,97. Penguatan tersebut didorong oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar atau big caps yang kembali menjadi incaran investor. Saham TLKM menjadi salah satu penggerak utama dengan lonjakan lebih dari 9 persen.

Selain TLKM, saham BREN dan DSSA juga mencatat kenaikan yang membantu mendorong indeks bergerak lebih tinggi. Penguatan ini menunjukkan mulai pulihnya kepercayaan pasar setelah gejolak yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Tidak hanya saham sektor telekomunikasi dan energi, sejumlah emiten unggulan lainnya seperti ASII, AMMN, dan BBNI juga bergerak di zona hijau. Kondisi ini memberikan sentimen positif bagi pergerakan pasar secara keseluruhan.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Sideways, Ini 4 Saham Potensial yang Wajib Dipantau Investor

Analis menilai penguatan IHSG kali ini tidak lepas dari aksi bargain hunting atau pembelian saham pada harga murah setelah koreksi tajam sebelumnya. Investor memanfaatkan momentum pelemahan harga untuk kembali masuk ke pasar dengan harapan memperoleh keuntungan saat indeks pulih.

Meski demikian, pelaku pasar tetap diminta berhati-hati. Faktor eksternal seperti pergerakan nilai tukar rupiah, kebijakan suku bunga global, hingga kondisi ekonomi dunia masih berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar saham Indonesia dalam jangka pendek.

Sejumlah analis memperkirakan IHSG masih memiliki peluang menguji area resistance psikologis di kisaran 5.500. Jika berhasil menembus level tersebut, peluang penguatan lanjutan akan semakin terbuka. Namun jika gagal, risiko koreksi masih perlu diwaspadai investor.

Bagi investor pemula, momentum penguatan IHSG saat ini menjadi pengingat penting untuk tetap memperhatikan fundamental perusahaan dan tidak hanya mengikuti tren pasar. Diversifikasi portofolio dan manajemen risiko tetap menjadi strategi utama dalam menghadapi volatilitas pasar modal.

Baca Juga :  IHSG Tembus 6.000 Lagi! Saham DSSA hingga BBCA Jadi Penopang, Investor Mulai Optimistis

FAQ

Mengapa IHSG naik hari ini?

IHSG menguat karena didorong kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti TLKM, BREN, DSSA, ASII, AMMN, dan BBNI.

Saham apa yang paling banyak mendorong kenaikan IHSG?

Saham TLKM menjadi salah satu kontributor terbesar setelah mencatat kenaikan lebih dari 9 persen pada awal perdagangan.

Apakah saat ini waktu yang tepat membeli saham?

Keputusan investasi harus disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor. Banyak investor memanfaatkan koreksi sebelumnya untuk melakukan akumulasi saham.

Berapa target resistance IHSG?

Sejumlah analis memperkirakan IHSG berpotensi menguji area resistance di kisaran 5.400 hingga 5.500.

Apa risiko yang perlu diperhatikan investor?

Pergerakan rupiah, kondisi ekonomi global, kebijakan bank sentral, serta sentimen pasar internasional masih menjadi faktor utama yang dapat memengaruhi IHSG. (Tim)

Berita Terkait

Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya
5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Cara Menurunkan Desil Lewat HP September 2026, Cek DTSEN dan Bansos
Harga BBM Hari Ini 3 September 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau: Pertamax, Pertalite hingga Dexlite
Skema Bagi Hasil Ojol Berubah, GoTo Mulai Kurangi Ketergantungan pada Gojek
Gudang Garam Tunda Pembelian Tembakau hingga 2030
Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya

Minggu, 6 September 2026 - 10:00 WIB

5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 08:00 WIB

KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar

Sabtu, 5 September 2026 - 20:30 WIB

Cara Menurunkan Desil Lewat HP September 2026, Cek DTSEN dan Bansos

Kamis, 3 September 2026 - 09:33 WIB

Harga BBM Hari Ini 3 September 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau: Pertamax, Pertalite hingga Dexlite

Berita Terbaru