Harga Laptop 2026 Diprediksi Terus Naik, MacBook Pro M5 Sudah Lebih Mahal

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Apple.(Ist)

Logo Apple.(Ist)

TEKNOLOGI-Pasar laptop global memasuki 2026 dengan tantangan baru. Sejumlah produsen mulai melakukan penyesuaian harga di tengah tekanan biaya komponen dan kelangkaan chip memori dunia.

Salah satu sorotan datang dari peluncuran terbaru MacBook Pro dengan chip M5 series oleh Apple Inc.**. Harga lini anyar tersebut tercatat lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya, memperkuat prediksi tren kenaikan harga laptop tahun ini.

Harga MacBook Pro M5 Resmi Naik

Model 14 inci dengan chip M5 kini dibanderol mulai US$1.699, naik dari US$1.599 pada generasi sebelumnya. Meski harga meningkat, Apple meningkatkan kapasitas penyimpanan dasar menjadi 1TB.

Varian 14 inci dengan M5 Pro dipasarkan mulai US$2.199, sementara model 16 inci dengan M5 Pro dijual mulai US$2.699. Untuk versi tertinggi dengan M5 Max, harga mencapai US$3.599 (14 inci) dan US$3.899 (16 inci).

Baca Juga :  Saingan Baru Agya dan Ayla Muncul, Tawarkan Fitur Premium Harga Murah

Spesifikasi yang ditawarkan mencakup konfigurasi CPU hingga 18 inti dan GPU hingga 40 inti, serta RAM mulai 24GB dan 48GB.

Dampak Krisis Chip Global

Kenaikan harga ini terjadi di tengah kelangkaan chip memori yang dipicu lonjakan kebutuhan komputasi kecerdasan buatan (AI). Produsen chip kini lebih fokus memproduksi memori berteknologi tinggi seperti HBM (High Bandwidth Memory) yang digunakan untuk server AI.

Akibatnya, pasokan chip untuk laptop dan perangkat elektronik konsumen menjadi terbatas. Situasi ini mendorong biaya produksi meningkat secara signifikan.

Analis dari Morningstar dan JPMorgan Chase memperkirakan harga perangkat teknologi bisa naik 5–20 persen hingga 2027.

Baca Juga :  Kawasaki Rilis W175 ABS dan W175 Street 2026, Ini Spesifikasi dan Harga

Produsen Global Ikut Menyesuaikan

Penyesuaian harga tidak hanya dilakukan Apple. ASUS menyatakan akan melakukan penyesuaian harga laptop di Indonesia akibat dinamika rantai pasok global.

Sementara itu, Lenovo Group juga mengakui telah menaikkan harga untuk mengimbangi lonjakan biaya chip memori. CEO Lenovo, Yang Yuanqing, menyebut tekanan terhadap penjualan unit PC kemungkinan terjadi, meski perusahaan tetap menargetkan pertumbuhan pendapatan.

Dengan kondisi tersebut, 2026 diprediksi menjadi tahun penuh tantangan bagi konsumen yang ingin membeli laptop baru. Kenaikan harga tampaknya bukan fenomena sementara, melainkan bagian dari pergeseran besar dalam industri semikonduktor global.

Berita Terkait

Harga POCO X8 Series Terbaru, Cek Cicilan 3, 6 hingga 12 Bulan
Apple Dikabarkan Siapkan iPhone Lipat dan AirPods Berkamera, Meluncur Hari Ini
Lenovo Tab Plus Gen 2 dan Idea Tab Plus Resmi di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya
Demam GTA 6, Gamer Ambil Cuti hingga 10 Hari dan Tentara AS Dapat Libur Khusus
OPPO Find X10 Pro Max: Tiga Kamera 200MP, RAM 16 GB dan Chipset Terbaru
Huawei FreeBuds 7 Resmi, Bawa ANC AI dan Chip Audio Generasi Terbaru
Xiaomi Sky Nomad Hadir dengan Teknologi EREV, Sekali Isi Bisa 1.705 Km
5 Laptop Bisnis Tahan Banting 2026, Ringan dan Cocok untuk Mobilitas
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:00 WIB

Harga POCO X8 Series Terbaru, Cek Cicilan 3, 6 hingga 12 Bulan

Rabu, 9 September 2026 - 14:00 WIB

Apple Dikabarkan Siapkan iPhone Lipat dan AirPods Berkamera, Meluncur Hari Ini

Rabu, 9 September 2026 - 10:00 WIB

Lenovo Tab Plus Gen 2 dan Idea Tab Plus Resmi di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya

Rabu, 9 September 2026 - 08:00 WIB

Demam GTA 6, Gamer Ambil Cuti hingga 10 Hari dan Tentara AS Dapat Libur Khusus

Rabu, 9 September 2026 - 03:00 WIB

OPPO Find X10 Pro Max: Tiga Kamera 200MP, RAM 16 GB dan Chipset Terbaru

Berita Terbaru