Jakarta-Harga Bitcoin hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026, melemah ke kisaran Rp1,47 miliar per BTC. Penurunan ini menjadi perhatian investor kripto setelah harga aset digital terbesar tersebut terkoreksi 2,63 persen dalam sehari.
Berdasarkan data Google yang terlihat pada pukul 23.43 WIB, harga Bitcoin berada di level Rp1.474.393.488. Nilai tersebut turun Rp39.812.811 dibandingkan harga sebelumnya dalam periode harian yang ditampilkan.
Grafik pergerakan harga menunjukkan Bitcoin sempat berada di kisaran Rp1,52 miliar pada awal perdagangan. Namun, harga kemudian bergerak turun dan mendekati Rp1,47 miliar pada sore hari. Pergerakan ini memperlihatkan tekanan jual yang terjadi sepanjang periode pengamatan.
Meski demikian, penurunan harga dalam sehari belum cukup untuk memastikan Bitcoin akan terus melemah. Harga kripto dapat berubah dengan cepat karena sentimen pasar, aktivitas perdagangan, kondisi ekonomi global, serta perubahan minat investor terhadap aset berisiko.
Investor juga perlu memahami bahwa harga Bitcoin dalam rupiah dipengaruhi oleh dua faktor utama. Selain perubahan harga Bitcoin dalam dolar AS, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut memengaruhi nilai konversinya.
Bagi investor pemula, kondisi pasar seperti ini perlu disikapi dengan perencanaan yang matang. Membeli Bitcoin hanya karena harganya turun tidak menjamin keuntungan. Harga masih berpotensi melemah sehingga investor perlu mempertimbangkan toleransi risiko dan jangka waktu investasinya.
Selain itu, investor sebaiknya tidak menggunakan dana kebutuhan sehari-hari, uang sekolah, dana darurat, atau pinjaman untuk membeli aset kripto. Bitcoin memiliki volatilitas tinggi dan dapat mengalami penurunan tajam dalam waktu singkat. Karena itu, keputusan investasi harus berdasarkan kemampuan finansial, bukan sekadar mengikuti tren pasar.
Dengan harga yang berada di kisaran Rp1,47 miliar per BTC, pelaku pasar perlu mencermati perkembangan harga berikutnya. Data pada tangkapan layar ini menunjukkan pelemahan harian, tetapi belum cukup untuk memastikan arah pergerakan Bitcoin selanjutnya. Investor sebaiknya memeriksa harga terbaru pada platform perdagangan sebelum mengambil keputusan. (*)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : FANDA YOSEPHTA









