Emas Batangan vs Emas Perhiasan, Mana Lebih Untung untuk Investasi? Ini Perbandingannya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Emas masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia karena dinilai stabil dan mampu melindungi nilai aset dari inflasi. Namun, banyak yang masih bingung memilih antara emas batangan atau emas perhiasan untuk tujuan investasi jangka panjang.

Emas batangan cenderung lebih menguntungkan untuk investasi jangka panjang karena memiliki kadar 24 karat atau setara 99,99% emas murni. Selain itu, emas jenis ini tidak dikenakan biaya pembuatan saat dijual kembali, sehingga selisih harga beli dan jual relatif lebih kecil. Harga emas batangan juga mengikuti pergerakan pasar global, membuatnya transparan dan mudah dipantau.

Sementara itu, emas perhiasan lebih cocok digunakan sebagai aksesoris karena memiliki nilai estetika. Meski demikian, harga emas perhiasan umumnya lebih mahal karena adanya biaya desain dan pembuatan. Hal ini membuat nilai jual kembali cenderung lebih rendah dibanding emas batangan.

Berikut ini perbandingan lengkap antara emas batangan dan emas perhiasan:

1. Emas Batangan (Lebih Menguntungkan untuk Investasi)

Kadar: Biasanya 24 karat atau setara 99,99% emas murni, sebagaimana dijelaskan oleh OCBC NISP dan Logam Mulia.

Baca Juga :  Laba Bank Himbara Agustus 2026: Mandiri Rp37,48 Triliun, BRI Rp34,77 Triliun

Biaya: Tidak memiliki ongkos pembuatan, sehingga selisih antara harga beli dan jual kembali relatif kecil.

Tujuan: Sangat cocok untuk investasi jangka panjang dan menjaga nilai aset.

Kekurangan: Tidak dapat digunakan sebagai perhiasan atau aksesoris.

2. Emas Perhiasan (Lebih Cocok untuk Dipakai)

Kadar: Umumnya berada di kisaran 18 hingga 22 karat agar lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.

Biaya: Terdapat biaya pembuatan atau desain yang bisa mencapai sekitar 20% dari harga, dan biaya ini tidak diperhitungkan saat dijual kembali.

Tujuan: Selain sebagai investasi, juga memiliki fungsi estetika karena bisa dipakai sehari-hari, seperti yang dijelaskan oleh Logam Mulia.

Kekurangan: Nilai jual kembali biasanya lebih rendah karena adanya potongan biaya pembuatan dan proses peleburan.

Dengan memahami perbedaan ini, masyarakat diharapkan dapat memilih jenis emas yang sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing, baik untuk investasi murni maupun kebutuhan gaya hidup.

Baca Juga :  Rekening Bank Aman dari Pembobolan, Ini 7 Cara Melindungi Uang dan Data Pribadi

Kesimpulannya, jika tujuan utama adalah memperoleh keuntungan maksimal dalam jangka panjang, maka emas batangan menjadi pilihan terbaik. Namun, jika ingin menggabungkan fungsi investasi sekaligus gaya, maka emas perhiasan bisa menjadi alternatif.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah emas perhiasan tetap bisa dijadikan investasi?

Bisa, tetapi keuntungannya tidak sebesar emas batangan karena adanya biaya pembuatan yang tidak kembali saat dijual.

2. Mengapa emas batangan lebih menguntungkan?

Karena tidak memiliki biaya tambahan seperti ongkos desain dan memiliki kadar emas yang lebih tinggi.

3. Apakah harga emas selalu naik?

Tidak selalu, tetapi dalam jangka panjang cenderung meningkat mengikuti kondisi ekonomi global.

4. Mana yang lebih aman untuk disimpan?

Keduanya aman, namun emas batangan biasanya lebih mudah disimpan dan dijual kembali.

5. Kapan waktu terbaik membeli emas?

Saat harga sedang turun atau stabil, serta disesuaikan dengan tujuan investasi jangka panjang.

Tag: emas batangan, emas perhiasan, investasi emas, harga emas, logam mulia, emas 24 karat

Berita Terkait

Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam
Dolar AS Tembus Rp18.150, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Daya Beli Masyarakat
Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Rp11.000, Buyback Ikut Melemah
IHSG Dibuka Menguat ke 5.286, Saham GOTO dan BUMI Naik, The Fed Jadi Sorotan
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Oktober 2026: Antam Rp2,6 Juta, Cek Tabel UBS dan Galeri 24
The Fed Tahan Suku Bunga di 4%, Rupiah Tertekan dan Investor Menanti Keputusan Berikutnya
Harga Emas Antam di Pegadaian 29 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,6 Juta, 100 Gram Tembus Rp254 Juta
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.150, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Daya Beli Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Rp11.000, Buyback Ikut Melemah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:33 WIB

IHSG Dibuka Menguat ke 5.286, Saham GOTO dan BUMI Naik, The Fed Jadi Sorotan

Berita Terbaru