Sungaipenuh-Penataan Pasar Tanjung Bajure yang dilakukan Pemerintah Kota Sungai Penuh mendapat apresiasi luas dari masyarakat, khususnya emak-emak. Pasar yang sebelumnya semrawut kini berubah menjadi lebih rapi, bersih, dan tidak lagi sumpek, sehingga aktivitas belanja harian menjadi jauh lebih nyaman.
Salah satu perubahan paling terasa adalah berkurangnya pedagang yang berjualan di trotoar. Akses jalan yang sebelumnya sempit dan macet kini kembali lancar. Emak-emak pun bisa berjalan dengan leluasa tanpa harus berdesakan saat masuk maupun keluar dari area pasar.
Namun di balik kepuasan tersebut, muncul harapan baru dari para pengunjung. Emak-emak meminta agar Pemkot tidak hanya menata sekali saja, tetapi juga melakukan patroli setiap hari. Hal ini penting karena masih ada sebagian pedagang yang membandel dan berpotensi kembali berjualan di area terlarang jika tidak diawasi secara rutin.
Menurut para pengunjung, penataan yang sudah baik ini harus dijaga secara konsisten. Jika tidak ada pengawasan harian, kondisi pasar dikhawatirkan bisa kembali semrawut seperti sebelumnya. Karena itu, patroli rutin dinilai menjadi kunci agar ketertiban tetap terjaga dalam jangka panjang.
Selain itu, emak-emak juga mengapresiasi sistem pengelompokan pedagang yang mulai diterapkan. Penjual ayam, sayur, ikan, dan kebutuhan lainnya kini ditempatkan berdasarkan jenis dagangan. Bahkan, konsep seperti los khusus ayam, los sayur, hingga los ikan yang berada dalam satu area dinilai sangat membantu.
Dengan sistem zonasi tersebut, pembeli bisa langsung menuju tujuan tanpa harus berkeliling mencari barang. Aktivitas belanja menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien. Kondisi ini sangat menguntungkan terutama bagi emak-emak yang ingin berbelanja dengan hemat waktu.
Tak hanya itu, suasana pasar yang kini lebih lega dan tidak pengap juga menjadi nilai tambah. Lorong yang lebih luas dan tertata membuat sirkulasi udara berjalan baik, sehingga pengunjung merasa lebih nyaman meski berada di tengah keramaian.
Dari sisi kebersihan, pasar juga terlihat lebih terjaga. Area yang sebelumnya becek kini lebih kering, sementara sampah tidak lagi berserakan. Hal ini membuat pengalaman belanja menjadi lebih higienis dan aman bagi semua kalangan.
Penataan Pasar Tanjung Bajure pun dinilai sebagai langkah tepat dalam meningkatkan kualitas pasar tradisional. Namun, emak-emak berharap langkah ini tidak berhenti di sini. Dengan patroli harian dan pengawasan ketat, pasar yang sudah rapi ini bisa tetap nyaman, tertib, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sungai Penuh. (Tim)









