Elon Musk Bangun Pabrik Chip Terbesar Dunia, Nilainya Tembus Rp400 Triliun!

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Elon Musk kembali membuat gebrakan besar di industri teknologi global. Bos Tesla dan SpaceX ini mengumumkan rencana pembangunan pabrik chip terbesar di dunia bernama TeraFab dengan nilai investasi mencapai US$20-25 miliar atau setara ratusan triliun rupiah.

Proyek TeraFab menjadi langkah strategis Musk dalam memperkuat dominasi teknologi, khususnya di sektor kecerdasan buatan (AI) dan kendaraan listrik. Fasilitas ini akan dibangun di kawasan Texas, Amerika Serikat, dekat dengan pusat produksi Tesla yang sudah ada saat ini.

Tak tanggung-tanggung, TeraFab dirancang menggunakan teknologi semikonduktor 2 nanometer yang merupakan salah satu yang paling canggih di dunia. Kapasitas produksinya ditargetkan mencapai hingga 1 juta wafer chip per bulan, jauh melampaui produksi perusahaan besar seperti TSMC.

Baca Juga :  Rekor Baru Dunia: Kekayaan Elon Musk Lampaui Rp 12 Kuadriliun

Dengan kapasitas tersebut, Musk memperkirakan pabrik ini mampu menghasilkan sekitar 100 hingga 200 miliar chip AI dan memori setiap tahun. Produksi tersebut sebagian besar akan digunakan untuk mendukung pengembangan teknologi Tesla, termasuk mobil listrik, robot humanoid, hingga sistem kecerdasan buatan.

Langkah ini juga menjadi solusi atas ketergantungan industri terhadap pemasok chip global seperti Samsung Electronics dan Micron Technology. Musk menilai kapasitas produksi global saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan teknologi masa depan.

Tak hanya fokus di Bumi, Musk bahkan merancang distribusi komputasi dari TeraFab hingga ke luar angkasa. Sekitar 80 persen kapasitas komputasi akan ditempatkan di orbit melalui jaringan satelit AI milik SpaceX yang menggunakan tenaga surya.

Baca Juga :  Laptop AI Terbaru 2026: ASUS Vivobook 14 Usung Teknologi Copilot+ dan Desain Super Ringkas

Menurut Musk, ruang angkasa menawarkan efisiensi tinggi untuk komputasi karena pendinginan alami dan energi matahari yang melimpah. Hal ini membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi AI skala besar tanpa batasan infrastruktur di Bumi.

Dengan ambisi besar tersebut, TeraFab diproyeksikan menjadi tonggak baru dalam industri semikonduktor global. Proyek ini sekaligus menegaskan posisi Elon Musk sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam perkembangan teknologi masa depan.

Meta Description: Elon Musk bangun pabrik chip terbesar dunia TeraFab senilai Rp400 triliun. Produksi 200 miliar chip AI per tahun dengan teknologi 2nm. (*/Tim)

Berita Terkait

Earbud Noise Cancelling Terbaik 2026 di Tokopedia, Harga Mulai Rp300 Ribuan
Apple Gandeng Intel Produksi Chip MacBook Neo, Tinggalkan TSMC?
Smartwatch Baru Huawei Watch Fit 5 Pro Punya Fitur Deteksi Diabetes
Cara Mudah Login WA Web di Laptop dan HP Kedua dengan Mudah, Praktis untuk Kerja dan Chatting
ASUS ExpertBook Ultra Hadir di Indonesia, Laptop Bisnis AI Super Ringan dan Tahan Banting
Cara Belajar Data Science dari Nol untuk Pemula 2026
7 Tablet Murah Terbaik untuk Pelajar 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Tembus Rp31 Juta, Ini Bocoran Spesifikasinya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:00 WIB

Earbud Noise Cancelling Terbaik 2026 di Tokopedia, Harga Mulai Rp300 Ribuan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

Apple Gandeng Intel Produksi Chip MacBook Neo, Tinggalkan TSMC?

Senin, 11 Mei 2026 - 04:00 WIB

Smartwatch Baru Huawei Watch Fit 5 Pro Punya Fitur Deteksi Diabetes

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:02 WIB

Cara Mudah Login WA Web di Laptop dan HP Kedua dengan Mudah, Praktis untuk Kerja dan Chatting

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:00 WIB

ASUS ExpertBook Ultra Hadir di Indonesia, Laptop Bisnis AI Super Ringan dan Tahan Banting

Berita Terbaru

Crypto

Ketika Bitcoin Sukses Ciptakan 145 Ribu Orang Kaya Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:00 WIB