Drainase Masjid Agung Meluap, Wako Alfin Tegas: Stop Buang Sampah ke Parit dan Sungai

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH-Saluran drainase di sekitar Masjid Agung Pondok Tinggi, Sungai Penuh, kembali meluap pada Sabtu sore setelah tersumbat oleh tumpukan sampah rumah tangga.

Luapan air membuat badan jalan di Desa Pondok Agung tergenang dan mengganggu aktivitas warga yang melintas. Kejadian ini menambah daftar panjang persoalan klasik kota, di mana sampah yang dibuang sembarangan terus menjadi pemicu banjir di kawasan padat penduduk tersebut.

Walikota Sungai Penuh, Alfin Bakar, kembali menegaskan imbauan yang sudah berulang kali ia sampaikan kepada masyarakat.

Ia mengatakan bahwa kebiasaan membuang sampah ke drainase maupun sungai tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga memicu persoalan darurat seperti banjir, genangan, dan kerusakan infrastruktur. Menurutnya, perilaku itu tidak boleh terulang jika Kota Sungai Penuh ingin keluar dari persoalan banjir yang terus berulang setiap tahun.

Baca Juga :  Beredar Video 5 Rumah Terbawa Longsor di KM 13 Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan

Ia menegaskan bahwa persoalan kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh warga. “STOP membuang sampah ke sungai atau drainase. Ini tugas kita bersama agar lingkungan bersih dan kita terbebas dari banjir,” ujarnya.

Petugas Satgas drainase dan tim dari Bidang Tata Ruang PUTR Kota Sungai Penuh langsung diterjunkan ke lokasi setelah laporan genangan masuk.

Mereka membersihkan tumpukan plastik, dedaunan, dan material sisa rumah tangga yang menyumbat aliran air. Setelah pembersihan dilakukan, saluran kembali berfungsi normal dan genangan cepat surut, membuat akses warga kembali aman dilalui.

Sejumlah warga yang menyaksikan pembersihan itu mengaku prihatin dengan kebiasaan sebagian masyarakat yang masih membuang sampah ke parit. Mereka berharap pemerintah memperbanyak edukasi dan memperketat pengawasan, terutama di titik-titik rawan tumpukan sampah yang sering menjadi sumber penyumbatan.

Baca Juga :  Malam Takbiran, Pusat Kota Padat Pedagang Kebanjiran Rezeki

Warga juga menilai upaya cepat pemerintah patut diapresiasi meski perbaikan jangka panjang tetap diperlukan. Menurut mereka, drainase di kawasan Masjid Agung merupakan jalur penting yang menampung aliran dari berbagai titik sehingga pembersihan berkala dan peningkatan kapasitas saluran menjadi kebutuhan mendesak.

Walikota Alfin menambahkan bahwa dalam waktu dekat pemerintah berencana memperbaiki pintu air di kawasan tersebut untuk memastikan aliran air lebih terkendali.

Ia menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan perubahan perilaku masyarakat agar banjir tidak terus menghantui kota, terutama saat curah hujan tinggi.

Dengan kejadian ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali mengingatkan seluruh masyarakat agar menjaga lingkungan bersama. Meluapnya drainase di Masjid Agung menjadi peringatan bahwa persoalan banjir tidak hanya disebabkan faktor alam, tetapi juga ulah manusia yang abai membuang sampah sembarangan.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi, Tata Kelola dan Akuntabilitas Jadi Sorotan
DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta
Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah
Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan
Jalan Sungai Penuh–Tapan Belum Bisa Dilewati Pagi Ini, Mobil Menumpuk di Jangki Ayam dan Puncak
Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi, Tata Kelola dan Akuntabilitas Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:02 WIB

DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan

Berita Terbaru