Deposito 1 Tahun Masih Menarik? Ini Perbandingan Bunga BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan Permata Bank 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Di tengah kondisi ekonomi yang masih dipengaruhi pergerakan suku bunga dan inflasi, deposito tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih masyarakat Indonesia. Selain menawarkan risiko yang relatif rendah, deposito juga memberikan imbal hasil yang pasti dibandingkan tabungan biasa.

Bagi masyarakat yang ingin menyimpan dana selama satu tahun, perbandingan suku bunga deposito menjadi faktor penting sebelum menentukan pilihan bank. Sejumlah bank besar seperti BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan Permata Bank masih menawarkan produk deposito dengan tenor 12 bulan yang kompetitif pada tahun 2026.

Berdasarkan informasi yang tersedia, suku bunga deposito tenor 12 bulan di BCA berada di kisaran 3 persen per tahun. Sementara itu, BRI dan BNI menawarkan bunga sekitar 2,5 persen hingga 3 persen per tahun, tergantung nominal simpanan dan kebijakan yang berlaku. Bank Mandiri menawarkan bunga sekitar 2,5 persen per tahun, sedangkan Permata Bank menjadi salah satu yang menawarkan bunga lebih tinggi, yakni sekitar 3,25 persen per tahun melalui layanan tertentu.

Perbedaan suku bunga tersebut memang terlihat kecil. Namun, jika dihitung untuk dana dalam jumlah besar, selisih imbal hasil yang diterima nasabah bisa cukup signifikan. Oleh karena itu, calon deposan perlu memperhatikan tingkat bunga, biaya administrasi, ketentuan pencairan, serta perlindungan dana sebelum membuka deposito.

Baca Juga :  Harga Emas Naik Turun, Kapan Waktu Terbaik untuk Membeli? Ini Strateginya

Sebagai contoh, deposito senilai Rp100 juta dengan bunga 3,25 persen per tahun akan menghasilkan bunga kotor sekitar Rp3,25 juta dalam satu tahun. Setelah dipotong pajak deposito sebesar 20 persen, bunga bersih yang diterima nasabah menjadi sekitar Rp2,6 juta. Dengan demikian, nilai dana yang diterima saat jatuh tempo menjadi sekitar Rp102,6 juta.

Meski imbal hasil deposito lebih rendah dibandingkan beberapa instrumen investasi berisiko tinggi seperti saham atau kripto, banyak investor tetap memilih deposito untuk menjaga stabilitas portofolio. Deposito juga menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki tujuan keuangan jangka pendek hingga menengah dan mengutamakan keamanan dana.

Pengamat keuangan menilai deposito masih relevan pada 2026, terutama bagi masyarakat yang ingin menghindari fluktuasi pasar. Selain itu, potensi perubahan kebijakan suku bunga acuan oleh bank sentral juga dapat memengaruhi tingkat bunga deposito yang ditawarkan perbankan dalam beberapa bulan ke depan.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk membandingkan penawaran dari berbagai bank sebelum menempatkan dana. Selain mengejar bunga tertinggi, penting juga memastikan bahwa dana tersimpan di bank yang memenuhi ketentuan penjaminan sehingga memberikan perlindungan tambahan bagi nasabah.

Baca Juga :  Awal Pekan Cerah! Harga Emas Antam Lompat ke Rp2,51 Juta per Gram

Perbandingan Bunga Deposito 1 Tahun 2026

Bank Bunga Deposito 12 Bulan
BCA Sekitar 3,00% per tahun
BNI Sekitar 2,50%–3,00% per tahun
BRI Sekitar 2,50%–3,00% per tahun
Mandiri Sekitar 2,50% per tahun
Permata Bank Sekitar 3,25% per tahun

FAQ

Apakah deposito masih menguntungkan pada 2026?

Ya. Deposito masih menjadi pilihan investasi berisiko rendah yang cocok untuk menjaga nilai dana dan mendapatkan imbal hasil tetap.

Bank mana yang menawarkan bunga deposito tertinggi?

Dari perbandingan saat ini, Permata Bank termasuk yang menawarkan bunga deposito tenor 12 bulan paling tinggi, sekitar 3,25 persen per tahun.

Apakah bunga deposito dikenakan pajak?

Ya. Bunga deposito dikenakan pajak sebesar 20 persen sesuai ketentuan yang berlaku.

Berapa keuntungan deposito Rp100 juta selama 1 tahun?

Dengan bunga 3,25 persen per tahun, bunga kotor sekitar Rp3,25 juta dan bunga bersih setelah pajak sekitar Rp2,6 juta.

Apa risiko deposito?

Risiko deposito relatif rendah. Namun, pencairan sebelum jatuh tempo biasanya dikenakan penalti sesuai kebijakan bank.

Berita Terkait

Cara Merawat Perhiasan Emas Putih agar Tetap Berkilau, Ini 10 Tips yang Wajib Diketahui
Harga Emas Perhiasan 24 Karat Hari Ini 22 Agustus 2026, Cek Harga 18K dan 9K per Gram
Harga Bitcoin dan Kripto Terbaru Hari Ini 22 Agustus 2026: XRP dan Polkadot Melonjak
Harga Emas Antam di Pegadaian 22 Agustus 2026: Cek Harga Jual dan Buyback 0,5 Gram hingga 100 Gram
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Agustus 2026 Naik atau Turun? Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg
Harga BBM Pertamina Hari Ini 22 Agustus 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau, Pertamax Turun
Gold Price Hits $4,600: Is the Precious Metal Rally Just Getting Started?
Pertalite Bakal Dibatasi, Bukan Cuma BMW dan Mercy: Ini Kriteria Mobil yang Berpotensi Tak Bisa Beli BBM Subsidi
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Cara Merawat Perhiasan Emas Putih agar Tetap Berkilau, Ini 10 Tips yang Wajib Diketahui

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Harga Bitcoin dan Kripto Terbaru Hari Ini 22 Agustus 2026: XRP dan Polkadot Melonjak

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian 22 Agustus 2026: Cek Harga Jual dan Buyback 0,5 Gram hingga 100 Gram

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Agustus 2026 Naik atau Turun? Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 22 Agustus 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau, Pertamax Turun

Berita Terbaru

Otomotif

Harga Motor Listrik Nasional Molinas Ditargetkan Rp18 Juta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:02 WIB