JAKARTA- Dean James dan Calvin Verdonk menjadi dua pemain Timnas Indonesia yang masih bertahan dan tampil di kompetisi kasta kedua Eropa, Liga Europa musim 2025/2026. Keduanya kembali membawa nama Indonesia di panggung sepak bola Eropa setelah jumlah pemain nasional di ajang tersebut mengalami penurunan dibandingkan musim lalu.
Dean James saat ini memperkuat klub Belanda Go Ahead Eagles, sementara Calvin Verdonk membela LOSC Lille dari Prancis. Kedua pemain tersebut dijadwalkan menjalani pertandingan penting pada pekan ini dan berpeluang tampil dalam laga Eropa yang menentukan posisi klub masing-masing.
Calvin Verdonk bersama Lille akan melakoni pertandingan tandang ke markas Celta Vigo di Spanyol pada Kamis (22/1) atau Jumat (23/1) dini hari WIB. Bek kiri Timnas Indonesia itu kembali masuk dalam skuad setelah sempat absen akibat cedera dan dinyatakan pulih oleh tim medis klub.
Kepulangan Verdonk ke skuad utama diumumkan langsung oleh Lille melalui media sosial resmi klub. Meski belum dapat dipastikan langsung menjadi starter, kehadirannya menjadi tambahan penting bagi Lille yang membutuhkan opsi di sektor bek sayap kiri.
Sementara itu, Dean James bersama Go Ahead Eagles akan menghadapi Nice di Prancis pada waktu yang sama. Laga tersebut menjadi peluang bagi klub asal Belanda itu untuk meraih hasil maksimal mengingat kondisi Nice yang tengah berada dalam tren negatif.
Nice saat ini menempati papan bawah klasemen sementara dan belum menunjukkan performa konsisten baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Situasi tersebut membuka kesempatan bagi Go Ahead Eagles untuk mencuri poin atau bahkan meraih kemenangan.
Keberadaan Dean James dan Calvin Verdonk di Liga Europa musim ini menegaskan bahwa pemain Timnas Indonesia masih memiliki daya saing di level kompetisi Eropa.
Meski jumlahnya berkurang, peran keduanya tetap menjadi perhatian publik sepak bola nasional. Liga Europa 2025/2026 menjadi panggung penting bagi Dean James dan Calvin Verdonk untuk membuktikan kualitas sekaligus menjaga eksistensi pemain Indonesia di pentas internasional.









