JAKARTA – Kebutuhan akan perlindungan kendaraan bekas semakin meningkat pada tahun 2026. Banyak pemilik mobil bekas kini mulai menyadari pentingnya asuransi untuk menghindari risiko kerugian besar akibat kecelakaan maupun pencurian.
Sejumlah perusahaan asuransi di Indonesia menyediakan produk khusus untuk mobil bekas, baik dengan skema Total Loss Only (TLO) maupun All Risk (comprehensive). Kedua jenis perlindungan ini dapat disesuaikan dengan usia kendaraan dan kebutuhan pemilik.
Beberapa perusahaan asuransi yang dikenal memiliki layanan terpercaya antara lain Garda Oto, Oona Insurance, Allianz, Toyota Insurance, Lippo Insurance, serta MPM Insurance.
Pilihan Perlindungan Sesuai Kebutuhan
Produk Total Loss Only (TLO) menjadi pilihan populer bagi pemilik mobil bekas yang berusia di atas lima tahun. Asuransi ini memberikan ganti rugi jika kendaraan mengalami kerusakan parah dengan nilai perbaikan di atas 75 persen atau hilang akibat pencurian.
Sementara itu, asuransi All Risk lebih cocok untuk mobil bekas dengan usia relatif muda, sekitar satu hingga lima tahun. Perlindungan ini mencakup kerusakan ringan hingga berat, sehingga memberikan keamanan lebih menyeluruh.
Faktor Penting dalam Memilih Asuransi
Pengamat industri asuransi menyebutkan bahwa ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memilih produk asuransi mobil bekas. Salah satunya adalah reputasi perusahaan serta kemudahan proses klaim.
Selain itu, jaringan bengkel rekanan juga menjadi pertimbangan utama. Semakin luas jaringan bengkel, semakin mudah pemilik kendaraan mendapatkan layanan perbaikan.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah premi dan manfaat tambahan yang ditawarkan, seperti perlindungan banjir, huru-hara, hingga tanggung jawab hukum pihak ketiga.
Survei Kendaraan Jadi Syarat Utama
Berbeda dengan mobil baru, pengajuan asuransi untuk mobil bekas biasanya memerlukan proses survei terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi kendaraan sebelum polis disetujui.
Dengan adanya survei ini, perusahaan asuransi dapat menentukan nilai pertanggungan serta risiko yang mungkin terjadi di kemudian hari.
Kesadaran Masyarakat Terus Meningkat
Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi kendaraan menjadi sinyal positif bagi industri asuransi di Indonesia. Mobil bekas yang sebelumnya dianggap tidak perlu diasuransikan, kini mulai dilindungi untuk meminimalisir kerugian finansial.
Dengan berbagai pilihan produk dan perusahaan yang tersedia, masyarakat diimbau untuk memilih asuransi sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial agar mendapatkan perlindungan optimal.









