Cara Warren Buffett Lawan Inflasi: Fokus pada 3 Aset Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Investor legendaris dunia Warren Buffett kembali membagikan strategi menghadapi tekanan inflasi yang kian meningkat. Tokoh yang memimpin Berkshire Hathaway ini menekankan pentingnya memilih aset yang tepat agar nilai kekayaan tidak tergerus.

Dalam berbagai kesempatan, Buffett menegaskan bahwa investasi terbaik bukan hanya soal uang, tetapi juga pengembangan diri. Menurutnya, kemampuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang merupakan aset yang tidak bisa tergerus inflasi.

“Investasi terbaik adalah pada diri sendiri. Apa yang Anda miliki dalam bentuk kemampuan tidak bisa diambil atau hilang karena inflasi,” ujarnya.

Investasi Diri Jadi Fondasi Utama

Buffett menilai, meningkatkan kualitas diri seperti pendidikan, keterampilan komunikasi, hingga pengalaman kerja adalah langkah paling aman dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Ia bahkan menyebut bahwa kemampuan komunikasi yang baik dapat meningkatkan nilai seseorang secara signifikan di dunia kerja maupun bisnis.

Dengan kata lain, sebelum berinvestasi pada instrumen keuangan, seseorang perlu memastikan bahwa dirinya memiliki “nilai tambah” yang terus berkembang.

Baca Juga :  Ingin Finansial Aman dan Bertumbuh di 2026? Ini Strategi Investasi Versi Pakar

Real Estat Dinilai Tahan Inflasi

Selain investasi diri, Buffett juga menyoroti sektor properti atau real estat sebagai salah satu aset yang relatif aman saat inflasi tinggi.

Properti dinilai memiliki keunggulan karena hanya membutuhkan investasi awal, sementara nilainya cenderung mengikuti kenaikan harga dalam jangka panjang. Selain itu, aset ini juga bisa menghasilkan pendapatan pasif, seperti dari sewa.

“Real estat adalah bisnis yang dibeli sekali dan tidak membutuhkan banyak tambahan modal setelahnya,” jelasnya.

Saham Perusahaan Berkualitas

Dalam dunia saham, Buffett menekankan pentingnya memilih perusahaan dengan fundamental kuat, terutama yang memiliki kemampuan menaikkan harga tanpa kehilangan pelanggan.

Ia mencontohkan perusahaan teknologi seperti Apple yang dinilai memiliki daya saing tinggi, efisiensi operasional, serta kekuatan merek yang mampu bertahan di tengah tekanan inflasi.

Menurutnya, perusahaan dengan kebutuhan modal rendah dan profitabilitas tinggi akan lebih tahan terhadap gejolak ekonomi.

Baca Juga :  Emas Rp 533 Miliar Raib dari Lab di Lyon Prancis

Emas Tetap Jadi Alternatif

Meskipun Buffett dikenal tidak terlalu menyukai emas, aset ini tetap dianggap sebagai lindung nilai (hedging) terhadap inflasi oleh banyak ahli keuangan.

Emas memiliki keunggulan dalam menjaga daya beli karena nilainya cenderung stabil dalam jangka panjang. Bahkan, Berkshire Hathaway sempat memiliki investasi pada perusahaan tambang emas beberapa tahun lalu.

Para pakar keuangan menilai, emas bisa menjadi pelengkap portofolio untuk mengurangi risiko saat kondisi ekonomi tidak menentu.

Strategi Hadapi Inflasi

Secara keseluruhan, Buffett menekankan bahwa menghadapi inflasi tidak cukup hanya dengan menyimpan uang tunai. Dibutuhkan strategi yang tepat melalui kombinasi investasi diri dan aset produktif.

Diversifikasi aset, memilih instrumen dengan nilai jangka panjang, serta terus meningkatkan kemampuan pribadi menjadi kunci utama agar keuangan tetap stabil di tengah tekanan ekonomi.

Berita Terkait

ICONNET Terapkan Sistem Tagihan Baru, Telat Bayar Bisa Kena Pemutusan Sementara
PHK Massal Oracle Capai 30 Ribu Karyawan, Ini Penyebabnya
Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000 per Dolar AS! Ini Penyebab Utamanya yang Bikin Pasar Deg-Degan
Berapa Ideal Uang di Rekening? Ini Saran Ahli Keuangan Terbaru
Bioskop Alfamart Viral! Tiket Rp15 Ribu dan Bisa Bawa Jajanan Sendiri
KUR BRI 2026 Resmi Update! Pinjaman Rp100 Juta Cicilan Rp1,9 Jutaan, Cek Tabel Angsuran Lengkap
Wilder Tumbangkan Chisora Lewat Split Decision di Duel Sengit London
Simulasi KUR BRI 50 Juta Terbaru 2026: Cicilan Ringan Mulai 900 Ribuan per Bulan, Ini Rinciannya!
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 16:06 WIB

Cara Warren Buffett Lawan Inflasi: Fokus pada 3 Aset Ini

Senin, 6 April 2026 - 15:08 WIB

ICONNET Terapkan Sistem Tagihan Baru, Telat Bayar Bisa Kena Pemutusan Sementara

Senin, 6 April 2026 - 14:00 WIB

PHK Massal Oracle Capai 30 Ribu Karyawan, Ini Penyebabnya

Senin, 6 April 2026 - 12:21 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000 per Dolar AS! Ini Penyebab Utamanya yang Bikin Pasar Deg-Degan

Senin, 6 April 2026 - 10:00 WIB

Berapa Ideal Uang di Rekening? Ini Saran Ahli Keuangan Terbaru

Berita Terbaru

Teknologi

Review Infinix XPAD 20 Pro, Tablet Murah Rasa Laptop 2026

Senin, 6 Apr 2026 - 18:13 WIB

Bisnis

Cara Warren Buffett Lawan Inflasi: Fokus pada 3 Aset Ini

Senin, 6 Apr 2026 - 16:06 WIB

Ekonomi

PHK Massal Oracle Capai 30 Ribu Karyawan, Ini Penyebabnya

Senin, 6 Apr 2026 - 14:00 WIB