Belum Ada Kepastian Tes CPNS 2026, BKN Sebut Usulan Formasi Masih Minim

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Harapan masyarakat untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 masih harus bersabar. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pelaksanaan seleksi karena usulan formasi dari berbagai instansi pemerintah masih sangat minim. Kondisi ini membuat pemerintah belum bisa memastikan apakah rekrutmen CPNS tahun 2026 dapat digelar.

Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan bahwa seleksi CPNS hanya dapat dilaksanakan jika kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah mengajukan kebutuhan formasi resmi. Hingga awal Desember 2025, sebagian besar instansi tercatat belum mengirimkan usulan sehingga belum ada dasar kuat untuk memulai proses seleksi nasional.

Baca Juga :  Gaji PNS Kemenkeu 2026 Lengkap dengan Tukin dan Tunjangan

Zudan menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan seluruh kementerian dan lembaga serta pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk segera mempercepat pengajuan formasi. Menurutnya, tanpa permintaan formasi, pemerintah tidak dapat memproses tahapan perekrutan maupun menetapkan jadwal tes CPNS 2026.

Dalam penjelasannya, Zudan menyebut bahwa formasi merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebutuhan ASN secara nasional. Jumlah usulan yang masuk akan menentukan kuota penerimaan, jenis jabatan yang dibuka, serta distribusi kebutuhan ASN di berbagai daerah dan instansi pusat. Tanpa data ini, rekrutmen tidak dapat dipersiapkan dengan baik.

Baca Juga :  PNS Kemenag Kian Sejahtera, Gaji dan Tunjangan Bisa Tembus Puluhan Juta

Keterlambatan pengajuan formasi ini juga berdampak pada perencanaan anggaran dan teknis pelaksanaan seleksi yang membutuhkan waktu panjang. Pemerintah biasanya memerlukan proses verifikasi dan validasi sebelum formasi ditetapkan secara resmi melalui keputusan menteri. Karena itu, ketiadaan usulan membuat tahapan awal tidak bisa berjalan.

Masyarakat yang menantikan pembukaan CPNS 2026 diminta untuk tetap mengikuti perkembangan resmi dari BKN, KemenPAN-RB, dan kanal pemerintah lainnya. Zudan mengingatkan bahwa informasi seputar penerimaan ASN hanya akan diumumkan melalui sumber resmi untuk menghindari kabar palsu yang sering muncul menjelang rekrutmen nasional.

Berita Terkait

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu
LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara
Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia
MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 
Tiba di Tanjung Priok, Harga Pikap Impor India untuk Koperasi Merah Putih Diperkirakan Rp 200 Jutaan
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia, Tutup Usia 76 Tahun
Anggaran MBG Selama Ramadhan Rp. 8.000 – Rp. 10.000/ Porsi, Menunya Menu Kering 
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:00 WIB

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:09 WIB

LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:09 WIB

Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:59 WIB

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:55 WIB

MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 

Berita Terbaru