Bank Panin (PNBN) Bukukan Laba Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025, Naik Tipis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Panin (PNBN) Catat Laba Rp2,87 Triliun di 2025. Foto : Ist

Bank Panin (PNBN) Catat Laba Rp2,87 Triliun di 2025. Foto : Ist

Jakarta – PT Bank Panin Tbk (PNBN) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp2,87 triliun, tumbuh tipis 0,13% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan tahun sebelumnya Rp2,86 triliun.

Presiden Direktur Bank Panin Herwidayatmo mengatakan pertumbuhan laba terutama didorong oleh peningkatan fee-based income. Pendapatan berbasis komisi tersebut tercatat naik 3,47% YoY menjadi Rp2,30 triliun.

Selain itu, pendapatan bunga bersih juga menunjukkan perbaikan. Sepanjang 2025, net interest income Panin Bank tumbuh 0,19% YoY menjadi Rp8,95 triliun, sejalan dengan kenaikan pendapatan bunga.

Baca Juga :  Livin' by Mandiri Tembus 40,3 Juta Pengguna, Nilai Transaksi Capai Rp2.083 Triliun

Dari sisi efisiensi, Bank Panin berhasil menekan beban operasional. Beban operasional perseroan turun 2,83% YoY menjadi Rp5,02 triliun dari sebelumnya Rp5,16 triliun. Penurunan signifikan terjadi pada beban promosi yang menyusut 49,33% YoY.

Impairment atau cadangan kerugian penurunan nilai juga mengalami penurunan. Hingga akhir 2025, impairment tercatat Rp1,433 triliun, turun 14,79% YoY dibandingkan Rp1,68 triliun pada 2024.

Secara operasional, laba usaha Bank Panin tumbuh 4,34% YoY menjadi Rp3,92 triliun. Sementara laba nonoperasional berbalik positif menjadi Rp8,25 miliar setelah sebelumnya mencatatkan rugi Rp109,42 miliar.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas Baru

Namun, penyaluran kredit mengalami kontraksi. Kredit yang diberikan Panin Bank turun 2,56% YoY menjadi Rp145,08 triliun. Meski demikian, kualitas kredit membaik dengan rasio non-performing loan (NPL) gross turun ke level 2,82% dari 3,05%.

Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) Bank Panin meningkat 2,98% YoY menjadi Rp156,91 triliun. Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang tetap terjaga di tengah dinamika industri perbankan. (***)

Berita Terkait

Starlink vs Fiber Optik, Mana yang Lebih Cepat dan Hemat pada 2026?
Bitcoin, Ethereum, Solana Malam Ini: Harga Terbaru dan Prediksi Pekan Depan
Harga Emas Antam Hari Ini 25 Juli 2026 Naik, Prediksi Pekan Depan Masih Berpeluang Menguat
IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak di 6.000–6.222, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis
Suku Bunga Deposito Bank Terbaru 25 Juli 2026, Bank Digital Tawarkan Hingga 8 Persen
Harga BBM Hari Ini 25 Juli 2026 di Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, Cek Daftar Lengkap Jelang Penyesuaian 1 Agustus
Harga Pertamax Hari Ini 25 Juli 2026, Cek Daftar Lengkap Tarif di Seluruh Indonesia
harga emas perhiasan hari ini 25 Juli 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:00 WIB

Starlink vs Fiber Optik, Mana yang Lebih Cepat dan Hemat pada 2026?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bitcoin, Ethereum, Solana Malam Ini: Harga Terbaru dan Prediksi Pekan Depan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:32 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Juli 2026 Naik, Prediksi Pekan Depan Masih Berpeluang Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:30 WIB

IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak di 6.000–6.222, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:00 WIB

Suku Bunga Deposito Bank Terbaru 25 Juli 2026, Bank Digital Tawarkan Hingga 8 Persen

Berita Terbaru

Teknologi

Apple Siapkan Mode Pengunci Khusus iPhone yang Tunggak Cicilan

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:00 WIB