ASUS ROG NUC 2025 Review: Mini PC Gaming Kencang, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI-ASUS ROG NUC 2025 menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan komputer gaming berperforma tinggi dalam bodi yang jauh lebih ringkas dibandingkan PC desktop konvensional.

Konsep tersebut menjadi daya tarik utama perangkat ini. Pengguna tidak harus menyediakan casing tower berukuran besar untuk membangun setup gaming, tetapi tetap mendapatkan perangkat dengan prosesor kelas atas dan kartu grafis diskret.

Dalam pengujian yang dilakukan Gizmologi, ASUS ROG NUC 2025 digunakan untuk memainkan sejumlah game, termasuk Far Cry 6 dan Apex Legends, serta menjalani pengujian menggunakan aplikasi benchmark seperti 3DMark, PCMark, dan Cinebench R23.

Hasil penggunaan menunjukkan performa gaming yang mampu menangani kebutuhan berat. Namun, perangkat ini juga memiliki beberapa kompromi, terutama pada temperatur prosesor, kebisingan kipas ketika bekerja dalam mode Turbo, kemampuan upgrade, serta ukuran adaptor daya.

Desain ASUS ROG NUC 2025

Salah satu keunggulan utama ASUS ROG NUC 2025 adalah dimensinya yang relatif kecil untuk sebuah PC gaming.

Perangkat ini memiliki ukuran sekitar 282,4 x 187,7 x 56,5 mm berdasarkan spesifikasi yang dicantumkan. Dengan bentuk tersebut, ROG NUC dapat ditempatkan di meja tanpa mengambil ruang sebesar PC desktop dengan casing tower.

Bobot perangkat tercatat sekitar 3,12 kilogram pada tabel spesifikasi. Angka tersebut membuatnya masih memungkinkan untuk dipindahkan ketika pengguna ingin mengubah posisi setup.

Desainnya menggunakan karakter khas keluarga Republic of Gamers atau ROG, dengan bodi dominan hitam dan sejumlah elemen pencahayaan yang memberikan kesan gaming.

ASUS juga membekali perangkat dengan mekanisme ROG Q-Latch dan konstruksi yang dirancang untuk kebutuhan komputer performa tinggi.

Salah satu hal yang turut disebut dalam pengujian adalah sertifikasi MIL-STD-810H. Sertifikasi ini berkaitan dengan pengujian ketahanan terhadap kondisi tertentu, tetapi bukan berarti perangkat kebal terhadap kerusakan akibat benturan atau terjatuh.

Konektivitas Lengkap untuk Gaming dan Produktivitas

Meskipun berukuran mini, ASUS ROG NUC 2025 menyediakan pilihan konektivitas yang cukup banyak.

Pada bagian depan terdapat:

  • 2 x USB 3.2 Gen 2 Type-A
  • 1 x USB 3.2 Gen 2 Type-C
  • 1 x jack audio 3,5 mm
  • Tombol daya
  • LED Light Bar
  • ROG ARGB LED Panel

Sementara bagian belakang menyediakan konektivitas yang lebih lengkap untuk perangkat gaming, monitor dan jaringan.

Port yang tersedia mencakup Thunderbolt 4 Type-C dengan DisplayPort 2.1, USB 3.2 Gen 2, HDMI 2.1 FRL, DisplayPort 2.1, RJ45 LAN dan DC-in.

Untuk koneksi jaringan nirkabel, perangkat menggunakan Intel Wi-Fi 7 BE200 dan Bluetooth 5.4.

Ketersediaan beberapa port video membuat ROG NUC dapat digunakan dalam konfigurasi multi-monitor. Sumber pengujian menyebut perangkat ini mampu mendukung hingga lima layar 4K secara simultan, sehingga cukup menarik untuk pengguna yang membutuhkan workstation dengan banyak monitor.

Performa Gaming ASUS ROG NUC 2025

Performa menjadi bagian yang paling menarik dari perangkat ini.

Dalam sumber pengujian, konfigurasi yang dibahas menggunakan prosesor Intel Core Ultra 9 275HX. Prosesor tersebut dipadukan dengan GPU NVIDIA GeForce RTX Laptop Series untuk menangani kebutuhan grafis.

Konfigurasi yang tercantum pada tabel spesifikasi ASUS ROG NUC 15JNK menunjukkan:

  • CPU: Intel Core Ultra 9 275HX
  • GPU: NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU
  • RAM: 16 GB DDR5-6400
  • Storage: 1 TB M.2 NVMe PCIe 4.0 SSD
  • OS: Windows 11 Home

Perlu dicatat, terdapat ketidaksesuaian informasi konfigurasi dalam materi sumber. Bagian review menyebut penggunaan RTX 5080 dan RAM 32 GB, sedangkan tabel spesifikasi mencantumkan RTX 5070 Laptop GPU dan RAM 16 GB. Perbedaan tersebut kemungkinan berkaitan dengan varian atau unit pengujian yang berbeda.

Baca Juga :  GPU China Lisuan LX 7G100 Resmi Diuji, Harga Rp8,5 Juta

Karena itu, calon pembeli sebaiknya memeriksa nomor model dan konfigurasi pada unit yang akan dibeli sebelum melakukan transaksi.

Gaming AAA hingga Game Kompetitif

ROG NUC 2025 dirancang untuk menangani game dengan tuntutan grafis tinggi.

Dalam pengujian, perangkat digunakan untuk memainkan Far Cry 6 serta Apex Legends. Pengalaman yang dilaporkan menunjukkan permainan dapat berjalan dengan performa yang responsif dan tidak mengalami penurunan frame rate yang mengganggu dalam skenario penggunaan yang diuji.

Selain pengujian game, perangkat juga diuji menggunakan beberapa aplikasi benchmark.

3DMark Time Spy digunakan untuk melihat kemampuan grafis, sementara PCMark memberikan gambaran performa untuk penggunaan komputer sehari-hari. Pengujian Cinebench R23 juga digunakan untuk melihat kemampuan prosesor dalam pekerjaan rendering.

Kombinasi tersebut memberikan gambaran bahwa ROG NUC bukan hanya ditujukan untuk bermain game, tetapi juga dapat digunakan untuk pekerjaan yang membutuhkan performa komputasi cukup tinggi.

Bagaimana dengan Suhu dan Kebisingan?

Performa tinggi pada perangkat berukuran kecil tentu memiliki konsekuensi terhadap sistem pendinginan.

ASUS menggunakan sistem ROG QuietFlow Cooling dengan tiga kipas untuk membantu menjaga temperatur komponen ketika bekerja dengan beban tinggi.

Namun, berdasarkan pengujian yang disampaikan dalam sumber, temperatur CPU dapat mencapai sekitar 100 derajat Celsius ketika menjalankan beban all-core berat seperti rendering video. Kondisi tersebut dapat menyebabkan thermal throttling sehingga performa diturunkan untuk menjaga sistem tetap bekerja dalam batas termal.

Kebisingan kipas juga menjadi salah satu kekurangan yang perlu diperhatikan.

Pada penggunaan ringan dan gaming standar, tingkat suara kipas masih relatif terkendali. Namun, ketika mode Turbo digunakan dan seluruh kemampuan perangkat dipacu, suara kipas meningkat cukup signifikan.

Artinya, pengguna yang mengutamakan komputer gaming yang benar-benar senyap perlu mempertimbangkan karakter perangkat ini.

Adaptor 330W Menjadi Konsekuensi Desain Mini

Ada satu bagian lain yang mungkin kurang praktis, yaitu adaptor daya eksternal.

ROG NUC 2025 menggunakan power adapter 330W yang ukurannya cukup besar. Keberadaan adaptor tersebut memang membantu ASUS mempertahankan ukuran bodi utama tetap ringkas.

Namun, konsekuensinya pengguna tetap harus menyediakan ruang tambahan untuk menempatkan adaptor.

Bagi pengguna dengan meja minimalis, aspek ini patut dipertimbangkan karena ukuran perangkat yang kecil tidak otomatis membuat seluruh perlengkapan pendukungnya juga berukuran kecil.

Kapasitas Upgrade Perlu Diperhatikan

Konsep mini PC juga membawa konsekuensi pada aspek upgrade.

Ruang internal yang lebih terbatas membuat kemampuan peningkatan komponen tidak seluas PC desktop konvensional. Karena itu, pengguna yang terbiasa mengganti kartu grafis, sistem pendingin atau komponen lain secara bebas sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang sebelum memilih mini PC gaming.

Sebaliknya, bagi pengguna yang lebih menyukai sistem siap pakai dan ingin menghemat ruang meja, konsep seperti ROG NUC justru memiliki daya tarik tersendiri.

Harga ASUS ROG NUC 2025

Materi spesifikasi yang menjadi sumber mencantumkan harga sekitar Rp70 juta untuk konfigurasi yang dibahas.

Namun, harga PC gaming sangat bergantung pada konfigurasi, distributor, periode penjualan dan promo. Selain itu, adanya perbedaan informasi antara konfigurasi review dan tabel spesifikasi membuat calon pembeli perlu memastikan kembali varian serta komponen yang ditawarkan.

Baca Juga :  24 Kode Redeem Free Fire Jumat, 13 Februari 2026 Banjir Hadiah Gratis

Dengan harga di kelas premium, ASUS ROG NUC 2025 jelas bukan ditujukan untuk pengguna yang sekadar membutuhkan komputer untuk pekerjaan ringan.

Perangkat ini lebih relevan bagi pengguna yang membutuhkan gaming PC berperforma tinggi dalam ukuran ringkas dan bersedia membayar lebih untuk desain tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

  • Desain jauh lebih ringkas dibandingkan PC gaming tower.
  • Prosesor kelas atas.
  • GPU diskret untuk gaming.
  • Pilihan port cukup lengkap.
  • Mendukung konfigurasi multi-monitor.
  • Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4.
  • Cocok untuk gaming dan pekerjaan produktivitas berat.

Kekurangan

  • Harga relatif tinggi.
  • Temperatur CPU dapat mencapai sekitar 100°C dalam beban berat berdasarkan pengujian.
  • Kipas cukup bising ketika mode Turbo digunakan.
  • Adaptor daya 330W berukuran besar.
  • Kemampuan upgrade lebih terbatas dibandingkan PC desktop biasa.
  • Terdapat perbedaan informasi konfigurasi GPU dan RAM dalam materi sumber yang perlu dikonfirmasi sebelum pembelian.

Kesimpulan

ASUS ROG NUC 2025 menawarkan pendekatan berbeda untuk komputer gaming berperforma tinggi. Alih-alih menggunakan casing desktop berukuran besar, ASUS mengemas komponen berperforma tinggi ke dalam bodi yang jauh lebih ringkas.

Kombinasi prosesor Intel Core Ultra 9 275HX, GPU NVIDIA GeForce RTX Laptop Series, RAM DDR5 dan SSD NVMe membuat perangkat ini memiliki kemampuan untuk menangani gaming serta pekerjaan produktivitas berat.

Konektivitasnya juga menjadi salah satu nilai tambah karena tersedia berbagai port USB, Thunderbolt, HDMI, DisplayPort, LAN dan koneksi nirkabel modern.

Meski demikian, calon pengguna harus mempertimbangkan beberapa kompromi. Sistem pendinginan dapat menghasilkan temperatur tinggi ketika beban kerja sangat berat, suara kipas meningkat pada mode Turbo, sementara adaptor daya 330W membutuhkan ruang tambahan.

Dengan harga sekitar Rp70 juta berdasarkan materi sumber, ROG NUC 2025 lebih cocok untuk pengguna yang memang membutuhkan kombinasi performa tinggi, ukuran ringkas dan setup meja minimalis.

Sementara bagi pengguna yang mengutamakan kemudahan upgrade atau ingin mendapatkan performa maksimal dengan anggaran lebih efisien, PC desktop konvensional masih layak dipertimbangkan.

FAQ ASUS ROG NUC 2025

1. Apa itu ASUS ROG NUC 2025?
ASUS ROG NUC 2025 adalah mini PC gaming dari lini ROG yang dirancang untuk menawarkan performa tinggi dalam bodi yang lebih ringkas dibandingkan desktop gaming konvensional.

2. Apakah ASUS ROG NUC 2025 cocok untuk gaming AAA?
Ya. Perangkat ini menggunakan prosesor kelas atas dan GPU diskret sehingga ditujukan untuk menjalankan game dengan kebutuhan grafis tinggi.

3. Berapa RAM ASUS ROG NUC 2025?
Materi sumber mencantumkan konfigurasi berbeda. Tabel spesifikasi menyebut 16 GB DDR5-6400, sedangkan bagian review menyebut 32 GB. Konfigurasi harus dikonfirmasi berdasarkan nomor model atau varian yang dijual.

4. Berapa harga ASUS ROG NUC 2025?
Materi sumber mencantumkan sekitar Rp70 juta. Harga aktual dapat berbeda berdasarkan konfigurasi, toko, distributor dan promo.

5. Apakah ASUS ROG NUC 2025 bisa digunakan untuk editing?
Secara kemampuan hardware, perangkat dengan prosesor kelas atas dan GPU diskret dapat digunakan untuk pekerjaan seperti editing video dan rendering. Namun, performa aktual bergantung pada software, resolusi, codec dan beban kerja.

6. Apakah ASUS ROG NUC 2025 mudah di-upgrade?
Kemampuan upgrade mini PC umumnya lebih terbatas dibandingkan PC desktop tower. Karena itu, pengguna sebaiknya memilih konfigurasi yang sesuai kebutuhan sejak awal.

Berita Terkait

Huawei MatePad Air 2026 Resmi Hadir di Indonesia 18 September, Ini Spesifikasinya
iPhone 18 Pro Resmi, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harga Mulai Rp20 Jutaan
Infinix XPAD 30 Pro Resmi Global, Tablet 11 Inci 2.5K dengan Fitur AI
Tecno Megapad 2 dan SE 2 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp3,19 Juta
ADVAN AIR NEO Resmi Meluncur, Laptop 0,99 Kg dengan Intel Core Series 3
OPPO A7 Pro Resmi Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh, Ini Spesifikasinya
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB
Apple Event 2026 Digelar Dini Hari, Ini Bocoran iPhone 18 Pro dan iPhone Lipat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:03 WIB

ASUS ROG NUC 2025 Review: Mini PC Gaming Kencang, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Jumat, 11 September 2026 - 08:00 WIB

iPhone 18 Pro Resmi, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harga Mulai Rp20 Jutaan

Jumat, 11 September 2026 - 04:00 WIB

Infinix XPAD 30 Pro Resmi Global, Tablet 11 Inci 2.5K dengan Fitur AI

Kamis, 10 September 2026 - 22:00 WIB

Tecno Megapad 2 dan SE 2 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp3,19 Juta

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

ADVAN AIR NEO Resmi Meluncur, Laptop 0,99 Kg dengan Intel Core Series 3

Berita Terbaru