Arus Modal Global Berubah, Pasar Negara Berkembang Tetap Diuji

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA-Perubahan arus modal global kembali menjadi perhatian pelaku pasar keuangan. Investor menyesuaikan strategi seiring dinamika suku bunga, inflasi, dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Pergerakan dana global cenderung fluktuatif, dengan investor lebih selektif dalam memilih tujuan investasi. Faktor risiko dan stabilitas makroekonomi menjadi pertimbangan utama.

Pasar negara berkembang menghadapi tantangan dalam menarik arus modal. Ketergantungan pada dana asing membuat pasar sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Baca Juga :  PU Teken Kontrak Pembangunan 152 Dapur MBG Rp 1,23 T, Jambi Masuk Daftar Prioritas

Indonesia termasuk negara yang terus diuji oleh dinamika ini. Fundamental ekonomi yang relatif stabil menjadi penopang, meski tekanan eksternal tetap ada.

Otoritas keuangan berupaya menjaga stabilitas pasar melalui kebijakan yang terukur. Transparansi dan konsistensi kebijakan menjadi kunci mempertahankan kepercayaan investor.

Bagi pelaku usaha, perubahan arus modal memengaruhi akses pembiayaan dan biaya dana. Strategi bisnis perlu disesuaikan dengan kondisi pasar yang lebih selektif.

Baca Juga :  Spesifikasi Vivo X300 Ultra Terungkap Usai Lolos TKDN

Investor domestik juga berperan penting menjaga stabilitas pasar. Partisipasi investor lokal membantu meredam volatilitas akibat arus dana asing.

Ke depan, pasar negara berkembang diperkirakan tetap menarik, namun penuh tantangan. Kemampuan menjaga stabilitas dan reformasi struktural akan menentukan daya saing di mata investor global. (fyo)

Berita Terkait

Paramount Menang Tawar, Netflix Mundur dari Akuisisi Warner Bros
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Raup Laba Bersih Rp1,70 Triliun Sepanjang 2025
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 27 Februari 2026 Naik, 1 Gram Tembus Rp3,283 Juta
Anak Usaha BRI Sumbang Rp10 Triliun Laba
Resmi Masuk Indonesia, Ini Harga Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra
LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara
Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari
Harga Emas Antam Naik Lagi Hari Ini, 1 Gram Tembus Rp 2.944.000
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:00 WIB

Paramount Menang Tawar, Netflix Mundur dari Akuisisi Warner Bros

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:00 WIB

PT Bank Maybank Indonesia Tbk Raup Laba Bersih Rp1,70 Triliun Sepanjang 2025

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:53 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 27 Februari 2026 Naik, 1 Gram Tembus Rp3,283 Juta

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:04 WIB

Anak Usaha BRI Sumbang Rp10 Triliun Laba

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:01 WIB

Resmi Masuk Indonesia, Ini Harga Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra

Berita Terbaru

Internasional

Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Duel Raksasa Tersaji

Sabtu, 28 Feb 2026 - 06:05 WIB

Nasional

Fenomena Blood Moon Akan Terangi Langit Indonesia Awal Maret

Sabtu, 28 Feb 2026 - 03:02 WIB

Teknologi

Layak Ganti? Ini Beda Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra

Jumat, 27 Feb 2026 - 23:30 WIB