Al Haris: Tugas Siswa Hanya Belajar, Pemerintah Siapkan Fasilitas Lengkap di Asrama

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUNGO – Komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kembali ditegaskan Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., saat meresmikan SMK Negeri Titian Teras Bungo di Babeko dan menyalurkan bantuan pendidikan program Dumisake, Kamis (04/12/2025).

Dalam agenda tersebut, Al Haris menekankan bahwa generasi muda merupakan aset strategis yang harus dipersiapkan dengan serius melalui pendidikan yang merata dan berkualitas.

“Pendidikan adalah kunci untuk membangun masa depan daerah. Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa melahirkan SDM yang unggul,” ujar Al Haris dalam sambutannya.

Kuota Siswa Meningkat, Fasilitas Asrama Akan Ditambah

Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa SMK N Titian Teras Bungo kini semakin diminati. Jumlah pendaftar terus meningkat, namun daya tampung baru mencapai 150 siswa karena keterbatasan fasilitas asrama.

Baca Juga :  “Sukses Itu Diproses”, Pesan Wako Alfin di Kuliah Umum UNJA

Ia memastikan tahun depan pemerintah provinsi menambah infrastruktur agar lebih banyak siswa berkesempatan mengenyam pendidikan unggulan.

“Sekolah ini berkembang pesat. Tahun depan asrama akan kita tambah supaya anak-anak yang mendaftar bisa lebih banyak diterima,” tegasnya.

532 Pelajar Terima Bantuan Dumisake Pendidikan

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyalurkan bantuan Dumisake Pendidikan untuk Kabupaten Bungo dengan total 532 pelajar, terdiri dari:

194 pelajar SMA

227 pelajar SMK

73 pelajar SLB

Ditambah bantuan SPP 38 pelajar sekolah swasta

Bantuan meliputi seragam, perlengkapan belajar, bantuan biaya pendidikan, dan dukungan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Siswa Diminta Fokus Belajar

Al Haris mengingatkan siswa agar memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah, termasuk makan dan keperluan dasar di asrama.

Baca Juga :  British Academy International Fellowship 2026 Dibuka, Peluang Riset Bergengsi di Inggris

“Tugas kalian hanya belajar. Semua kebutuhan sekolah sudah kami siapkan,” ucapnya.

Ia menargetkan pada 2026 sekolah memiliki perangkat Tes Kemampuan Akademik (TKA) sendiri sehingga tak lagi bergantung pada pinjaman laptop orang tua siswa.

Bupati Bungo Beri Apresiasi

Bupati Bungo, Dedy Putra, mengapresiasi perhatian Gubernur terhadap pendidikan di daerahnya. Ia menilai keberadaan SMKN Titian Teras Bungo menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat.

“Ini kebanggaan bagi kami. Sekolah unggulan kini hadir di Bungo, sejajar dengan Titian Teras di Kota Jambi,” ujarnya.

Acara berlangsung lancar ditandai peresmian fasilitas sekolah, pelantikan peserta didik baru, dan penyerahan bantuan pendidikan.(ded)

Berita Terkait

Rata-rata Gaji Alumni ITS 2024 Capai Rp 6,9 Juta, Berikut Daftar per Fakultas
KPK Bongkar Praktik Curang SPMB 2026, Orang Tua Diminta Waspada
Program MBG Tak Lagi Bergantung Dapur Baru, Kantin Sekolah Jadi Solusi
Daftar 10 Jurusan Kuliah yang Cepat Balik Modal, Nomor 1 Bukan Kedokteran
Kemendiktisaintek Ungkap 122 Program Studi Ditutup Sepanjang 2026, Ini Alasannya
Biaya Kuliah Jalur Mandiri 2026 Bikin Kaget, Jurusan Ini Tembus Ratusan Juta Rupiah
Daftar PTN yang Masih Buka Jalur Mandiri 2026, Pendaftaran Berakhir Pekan Ini
Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dijadwalkan Berakhir 5 Juni 2026, Calon Mahasiswa Masih Punya Kesempatan Masuk Kampus Favorit
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 20:10 WIB

Rata-rata Gaji Alumni ITS 2024 Capai Rp 6,9 Juta, Berikut Daftar per Fakultas

Senin, 8 Juni 2026 - 18:02 WIB

KPK Bongkar Praktik Curang SPMB 2026, Orang Tua Diminta Waspada

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:35 WIB

Program MBG Tak Lagi Bergantung Dapur Baru, Kantin Sekolah Jadi Solusi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:00 WIB

Daftar 10 Jurusan Kuliah yang Cepat Balik Modal, Nomor 1 Bukan Kedokteran

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:04 WIB

Kemendiktisaintek Ungkap 122 Program Studi Ditutup Sepanjang 2026, Ini Alasannya

Berita Terbaru