BBM Shell Masih Kosong Maret 2026, Ini Penjelasan Resmi dan Kapan Tersedia Lagi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Kondisi stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Shell hingga kini masih menjadi perhatian publik. Sejak awal tahun 2026, sejumlah jenis BBM seperti Shell Super hingga V-Power dilaporkan belum tersedia di banyak SPBU, membuat masyarakat bertanya-tanya kapan pasokan akan kembali normal.
Kelangkaan BBM Shell ini tidak hanya terjadi di satu wilayah, tetapi juga dirasakan di berbagai daerah. Situasi ini memicu keluhan dari pelanggan setia yang biasanya mengandalkan bahan bakar dengan kualitas tinggi dari Shell untuk kendaraan mereka.
Menanggapi hal tersebut, Shell Indonesia melalui akun media sosial resminya memberikan penjelasan kepada publik. Namun, perusahaan belum dapat memastikan kapan BBM mereka akan kembali tersedia secara normal di seluruh jaringan SPBU.
Shell menyampaikan bahwa saat ini mereka masih terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait proses perizinan impor BBM untuk tahun 2026. Proses tersebut harus mengikuti aturan dan tata kelola yang berlaku di Indonesia.
Sebelumnya, jajaran pimpinan Shell Indonesia juga telah memberikan pernyataan serupa. Mereka menegaskan bahwa upaya terus dilakukan agar berbagai varian BBM bisa kembali tersedia sesuai standar kualitas internasional yang selama ini dijaga.
Di sisi lain, pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut memberikan tanggapan terkait kondisi ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada pihak tertentu dalam hal distribusi energi.
Pemerintah justru mendorong skema kerja sama antar badan usaha atau business to business (B2B). Dengan skema ini, perusahaan seperti Shell dapat menjalin kolaborasi dengan pihak lain untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM di Indonesia.
Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya ketahanan energi dan distribusi yang stabil di dalam negeri. Masyarakat pun diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi sambil menunggu kepastian kapan BBM Shell kembali tersedia di SPBU secara normal. (*/Tim)
Baca Juga :  PLN Butuh 154 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Listrik Tetap Menyala

Berita Terkait

4 Saham Bank Big Caps yang Layak Dipantau Investor pada Semester II 2026
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Minggu 28 Juni 2026: Antam Tembus Rp2,66 Juta per Gram, Galeri 24 dan UBS Ikut Naik
PayLater atau Kartu Kredit, Mana Lebih Untung? Simak Perbandingan Bunga, Biaya, dan Keuntungannya
BI Rate Naik, Apa Dampaknya terhadap Dana Pensiun? OJK Ungkap Strategi Investasi agar Tetap Aman
Prediksi IHSG Besok: Waspadai Sentimen Global, Saham Perbankan dan Komoditas Berpotensi Jadi Penopang
WhatsApp Plus Resmi Hadir di Indonesia, Langganan Mulai Rp13.900 per Bulan, Fitur Premium Ini Jadi Incaran Pengguna
Investasi Dana Pensiun Tembus Rp1.617 Triliun, OJK Ungkap Alasan SBN Jadi Pilihan Utama
Kurs Dolar Hari Ini 27 Juni 2026 di BCA, Mandiri, BRI dan BNI, Cek Bank dengan Harga Terbaik
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:00 WIB

4 Saham Bank Big Caps yang Layak Dipantau Investor pada Semester II 2026

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:30 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Minggu 28 Juni 2026: Antam Tembus Rp2,66 Juta per Gram, Galeri 24 dan UBS Ikut Naik

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:00 WIB

BI Rate Naik, Apa Dampaknya terhadap Dana Pensiun? OJK Ungkap Strategi Investasi agar Tetap Aman

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:30 WIB

Prediksi IHSG Besok: Waspadai Sentimen Global, Saham Perbankan dan Komoditas Berpotensi Jadi Penopang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:00 WIB

WhatsApp Plus Resmi Hadir di Indonesia, Langganan Mulai Rp13.900 per Bulan, Fitur Premium Ini Jadi Incaran Pengguna

Berita Terbaru