JAKARTA – Tim nasional Iran disebut memutuskan tidak berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia FIFA 2026. Kabar tersebut muncul setelah pemerintah Iran menyampaikan adanya pertimbangan serius terkait kondisi politik dan keamanan menjelang turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menjelaskan bahwa situasi hubungan negaranya dengan Amerika Serikat menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan. Menurutnya, kondisi yang terjadi saat ini membuat partisipasi Iran di turnamen tersebut dinilai tidak memungkinkan.
Ia menilai keamanan para pemain, staf pelatih, dan ofisial tim harus menjadi prioritas utama. Pemerintah Iran disebut khawatir jika tim tetap tampil di turnamen yang sebagian pertandingan digelar di Amerika Serikat.
Padahal sebelumnya Iran telah dipastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Team Melli itu tergabung di Grup G bersama beberapa negara kuat seperti Timnas Belgia, Timnas Mesir, dan Timnas Selandia Baru.Seluruh pertandingan dalam grup tersebut dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Hal inilah yang kemudian memunculkan kekhawatiran dari pihak Iran mengenai kondisi keamanan selama kompetisi berlangsung.Sebelumnya Presiden FIFA, Gianni Infantino, sempat menyampaikan bahwa Iran tetap diharapkan bisa tampil di turnamen tersebut.
Ia menyebut pihaknya telah mendapat jaminan bahwa tim Iran tetap diperbolehkan bertanding.Infantino juga mengungkapkan bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah menyatakan tim Iran tetap disambut untuk ikut dalam kompetisi..
Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang yang mampu menyatukan berbagai negara.Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait status akhir Iran di Piala Dunia 2026. Jika benar mundur, FIFA kemungkinan akan menyiapkan skenario pengganti untuk mengisi slot yang ditinggalkan Iran di turnamen tersebut. (***)