Jakarta-PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk mencatatkan pembayaran klaim kesehatan dan santunan meninggal dunia sebesar Rp1,07 triliun sepanjang 2025. Nilai tersebut dibayarkan kepada nasabah yang menghadapi risiko kesehatan maupun kepada keluarga tertanggung yang meninggal dunia di tengah lonjakan biaya medis yang signifikan.
Director and Chief Transformation Officer MSIG Life, Ken Terada, mengatakan pembayaran klaim tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan nyata kepada nasabah. Menurutnya, di tengah kenaikan biaya layanan kesehatan, peran asuransi menjadi semakin penting untuk menjaga stabilitas keuangan keluarga.
Berdasarkan laporan Health Trends 2026 dari Mercer Marsh Benefits, tren inflasi medis di Indonesia mencapai 17,9% pada 2025 dan diproyeksikan berada di level 17,8% pada 2026. Angka tersebut jauh melampaui proyeksi inflasi nasional yang berada di kisaran 1,5%–3,5% sesuai target Bank Indonesia untuk periode 2025–2026.
Lonjakan biaya medis ini dinilai memberikan tekanan besar terhadap pengeluaran rumah tangga. Dengan kondisi tersebut, asuransi kesehatan dan jiwa menjadi salah satu instrumen penting dalam perencanaan keuangan keluarga agar tidak terguncang saat risiko terjadi.
Dari sisi fundamental, MSIG Life mencatat tingkat Risk-Based Capital (RBC) sebesar 1.381% per akhir 2025. Angka tersebut jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menetapkan batas minimal 120%.
RBC yang tinggi menunjukkan kondisi permodalan perusahaan dalam keadaan sangat sehat dan memiliki kemampuan kuat untuk memenuhi seluruh kewajiban jangka panjang kepada pemegang polis. Hal ini juga mencerminkan pengelolaan risiko dan tata kelola perusahaan yang disiplin.
Sebagai bagian dari grup asuransi Jepang MS&AD Insurance Group, MSIG Life mengadopsi standar manajemen risiko global. Strategi tersebut bertujuan menjaga kesinambungan bisnis sekaligus memastikan perlindungan tetap optimal bagi nasabah.
Ke depan, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi perlindungan yang relevan di tengah dinamika ekonomi dan tren inflasi medis yang masih tinggi. Dengan fundamental yang solid, MSIG Life optimistis dapat terus menjaga ketahanan finansial keluarga Indonesia. (***)









