IHSG Terjun Bebas 8%, BEI Hentikan Perdagangan Siang Hari Usai Pengumuman MSCI

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ist/Google

Foto : Ist/Google

JAKARTA- Guncangan hebat menghantam pasar saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok hingga 8 persen pada perdagangan Rabu (28/1), memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan trading halt di tengah jam bursa. Tekanan jual masif ini disebut berkaitan dengan pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dirilis pagi hari.

Pembekuan sementara perdagangan dilakukan BEI pada pukul 13.43.13 WIB waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan kembali dibuka 30 menit kemudian, tepatnya pukul 14.13.13 WIB, tanpa perubahan jadwal perdagangan harian.

Baca Juga :  Perlindungan Konsumen Diperkuat, OJK Bisa Gugat PUJK Tanpa Bebankan Biaya

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyatakan trading halt diberlakukan karena penurunan IHSG telah mencapai ambang batas 8 persen. Langkah ini diambil untuk menjaga agar perdagangan saham tetap berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien.

Sejak pembukaan perdagangan, tekanan jual sudah terasa kuat. Pada penutupan sesi pertama, IHSG tercatat anjlok 7,34 persen ke level 8.321. Data RTI Infokom menunjukkan mayoritas saham berada di zona merah, dengan 764 saham melemah, hanya 30 saham menguat, dan 10 saham stagnan.

Baca Juga :  BNI Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Diminta Beralih

Tekanan semakin dalam pada siang hari. Tepat pukul 13.43 WIB, IHSG kembali tersungkur hingga menyentuh level 8.261 atau turun 8 persen, memicu penghentian sementara perdagangan oleh BEI.

Dalam keterangan terpisah, Kautsar mengungkapkan kejatuhan tajam IHSG berkaitan dengan pengumuman MSCI yang memengaruhi sentimen investor. Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) disebut tengah melakukan diskusi intensif dengan MSCI untuk merespons dampak kebijakan tersebut terhadap pasar modal Indonesia. (**)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Harga Bitcoin dan Kripto Terbaru Hari Ini 27 Agustus 2026: BTC Rp1,39 Miliar, Ethereum dan BNB Menguat
Bidik Pasar BSD, Bank Sinarmas Buka Priority Lounge
IHSG Hari Ini 27 Agustus 2026: Dibuka Melemah, BBCA dan UNTR Justru Menguat, Simak Saham Pilihan dan Peluang Rebound
Harga Emas Hari Ini 27 Agustus 2026: Cek Harga Antam Terbaru, 1 Gram Rp2,72 Juta
Harga BBM Pertamina Hari Ini 27 Agustus 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau: Pertalite, Pertamax hingga Dexlite
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
Promo Terbaru Motor Listrik Honda Agustus 2026: Diskon Rp1,8 Juta, Cek Harga dan Cicilannya
PCE AS 27 Agustus 2026: Inflasi Jadi Penentu Suku Bunga The Fed?
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Harga Bitcoin dan Kripto Terbaru Hari Ini 27 Agustus 2026: BTC Rp1,39 Miliar, Ethereum dan BNB Menguat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Bidik Pasar BSD, Bank Sinarmas Buka Priority Lounge

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:23 WIB

IHSG Hari Ini 27 Agustus 2026: Dibuka Melemah, BBCA dan UNTR Justru Menguat, Simak Saham Pilihan dan Peluang Rebound

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Harga Emas Hari Ini 27 Agustus 2026: Cek Harga Antam Terbaru, 1 Gram Rp2,72 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 27 Agustus 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau: Pertalite, Pertamax hingga Dexlite

Berita Terbaru

Teknologi

Penguji iPhone Lipat Apple Puji Desain, Kamera Jadi Sorotan

Kamis, 27 Agu 2026 - 14:06 WIB

Bisnis

Bidik Pasar BSD, Bank Sinarmas Buka Priority Lounge

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:00 WIB