Bandung Barat – Polda Jawa Barat bergerak cepat menangani fase identifikasi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, dengan mengoperasikan Pos Disaster Victim Identification (DVI). Langkah ini dilakukan untuk memastikan identitas korban dapat diketahui secara profesional, akurat, dan manusiawi.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa hingga Sabtu (24/1/2026), tim DVI telah menerima 10 kantong jenazah. Dari jumlah tersebut, enam korban berhasil diidentifikasi, terdiri atas lima jenazah utuh dan satu bagian tubuh.
Enam korban yang telah teridentifikasi masing-masing bernama Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), dan M. Kori (30).
Selain melakukan identifikasi korban, Polda Jabar juga mendirikan Pos Pelayanan Kesehatan di lokasi pengungsian. Pos ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan medis darurat serta mendukung pemulihan kesehatan warga terdampak bencana.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan tetap manusiawi. Kehadiran pos kesehatan juga merupakan wujud kepedulian Polri agar pengungsi mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” tegas Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Saat ini, tim DVI Polda Jabar masih melanjutkan proses identifikasi terhadap empat kantong jenazah lainnya dengan dukungan teknologi forensik mutakhir. (***)









