OTOMOTIF – BYD Indonesia dikabarkan tengah menyiapkan model SUV baru untuk memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif Tanah Air. Mobil yang menjadi sorotan adalah BYD Ti7, sebuah SUV berkapasitas tujuh penumpang dengan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
Kehadiran BYD Ti7 berpotensi menarik perhatian konsumen keluarga yang membutuhkan kendaraan berukuran besar, kabin lapang, serta teknologi penggerak yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik.
Menariknya, sejumlah tenaga penjual BYD dilaporkan sudah mulai menawarkan pemesanan awal atau pre-booking kepada calon konsumen. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa booking fee untuk memesan mobil tersebut mencapai Rp20 juta.
Meski demikian, BYD belum mengumumkan secara resmi harga, jadwal peluncuran, maupun spesifikasi final Ti7 untuk pasar Indonesia.
BYD Ti7 mulai ditawarkan melalui pemesanan awal
Informasi mengenai rencana kehadiran BYD Ti7 di Indonesia mulai mencuat menjelang akhir Oktober 2026. Sejumlah tenaga penjual mengungkapkan bahwa konsumen yang tertarik sudah dapat menyampaikan minat pemesanan.
Salah seorang tenaga penjual BYD di Jakarta menyebutkan bahwa Ti7 merupakan SUV tujuh penumpang dengan teknologi plug-in hybrid. Ia juga menyampaikan estimasi peluncuran pada 2027 dan booking fee sebesar Rp20 juta.
Namun, tenaga penjual lainnya memberikan informasi berbeda. BYD Ti7 disebut berpeluang diperkenalkan bersamaan dengan ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan November 2026.
Dari informasi tersebut, harga awal mobil ini diperkirakan berada di kisaran Rp700 juta. Pengiriman unit bahkan disebut berpeluang dimulai pada Desember 2026.
Perbedaan informasi mengenai waktu peluncuran menunjukkan bahwa jadwal tersebut masih berupa perkiraan. Konsumen sebaiknya menunggu pengumuman resmi dari BYD Indonesia sebelum mengambil keputusan pembelian atau menyerahkan uang pemesanan.
Mengandalkan teknologi plug-in hybrid DM-p
Salah satu daya tarik utama BYD Ti7 adalah penggunaan teknologi plug-in hybrid dengan sistem DM-p atau Dual Mode Performance.
Teknologi tersebut menggabungkan mesin pembakaran internal berbahan bakar bensin dengan motor listrik. Berbeda dari mobil hybrid biasa, kendaraan PHEV juga dapat mengisi daya baterainya melalui sumber listrik eksternal.
Dengan sistem tersebut, mobil dapat digunakan dalam mode berkendara listrik pada kondisi tertentu. Ketika membutuhkan tenaga tambahan atau menempuh perjalanan lebih jauh, mesin bensin dapat ikut bekerja sesuai strategi pengoperasian sistem penggerak.
Berdasarkan spesifikasi global yang dikutip dalam pemberitaan sumber, BYD Ti7 menggunakan mesin bensin 1.500 cc turbo yang dipadukan dengan tiga motor listrik. Konfigurasi yang disebutkan terdiri dari satu motor di bagian depan dan dua motor di bagian belakang pada varian tertentu.
Untuk versi yang dipasarkan di Inggris, sistem penggeraknya menghasilkan tenaga gabungan hingga 408 PS atau sekitar 402 TK. Tenaga tersebut disalurkan melalui sistem penggerak empat roda atau all-wheel drive (AWD).
Dengan konfigurasi tersebut, akselerasi 0–100 kilometer per jam diklaim dapat dicapai dalam waktu 4,8 detik. Kecepatan maksimum yang disebutkan mencapai 190 kilometer per jam.
Angka performa tersebut merupakan spesifikasi versi pasar Inggris dan belum tentu sama dengan konfigurasi yang akan dijual di Indonesia.
Menggunakan BYD Blade Battery
Sebagai kendaraan plug-in hybrid, BYD Ti7 dibekali baterai yang dapat diisi ulang menggunakan sumber listrik eksternal.
Versi global yang menjadi acuan pemberitaan menggunakan BYD Blade Battery. Teknologi baterai ini menjadi salah satu komponen penting dalam sistem elektrifikasi kendaraan BYD.
Keberadaan mesin bensin memberikan fleksibilitas tambahan untuk perjalanan jarak jauh, sementara motor listrik memungkinkan penggunaan energi listrik dalam kondisi berkendara yang sesuai.
Kombinasi tersebut membuat PHEV menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang ingin merasakan pengalaman berkendara elektrifikasi tanpa sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian kendaraan listrik umum.
Namun, kapasitas baterai, jarak tempuh dalam mode listrik, serta waktu pengisian BYD Ti7 untuk Indonesia masih perlu menunggu informasi resmi.
Dimensi besar, cocok untuk kebutuhan keluarga
Dari sisi ukuran, BYD Ti7 memiliki karakter SUV berpostur besar dengan desain bodi mengotak. Tampilan tersebut memberikan kesan tangguh sekaligus menawarkan ruang kabin yang dirancang untuk kebutuhan keluarga.
Mengacu pada spesifikasi versi Inggris, panjang kendaraan mencapai sekitar 4.999 mm, lebar 1.995 mm, dan jarak sumbu roda 2.920 mm.
Dimensi tersebut memberikan gambaran mengenai ruang interior yang ditawarkan, meskipun ukuran dan konfigurasi unit Indonesia masih perlu dikonfirmasi.
Mobil ini juga menawarkan kapasitas tujuh penumpang. Dengan jumlah kursi tersebut, Ti7 berpotensi menjadi pilihan bagi keluarga yang membutuhkan kendaraan dengan ruang duduk lebih banyak.
Kabin dilengkapi layar besar dan fitur modern
Interior BYD Ti7 pada versi Inggris dibekali sejumlah perangkat teknologi untuk menunjang kenyamanan pengemudi dan penumpang.
Sistem hiburannya menggunakan layar sentuh berukuran 15,6 inci. Sementara itu, informasi berkendara ditampilkan melalui panel instrumen digital berukuran 10,25 inci.
Fitur lainnya mencakup dua perangkat pengisian daya nirkabel untuk ponsel dengan daya hingga 50 watt. Terdapat pula kulkas terintegrasi di dalam kabin yang diklaim mampu mendinginkan hingga minus 6 derajat Celsius.
Fitur tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan bersama keluarga.
Meski demikian, kelengkapan perangkat hiburan, pengisian daya, dan kulkas kabin pada model Indonesia belum dapat dipastikan. Perbedaan spesifikasi antarnegara merupakan hal yang perlu diperhatikan sebelum membandingkan harga dan fitur.
Kapasitas bagasi mencapai 1.830 liter
Selain ruang penumpang, kapasitas bagasi menjadi salah satu aspek yang ditawarkan BYD Ti7.
Pada versi Inggris, kapasitas bagasi tercatat sekitar 126 liter ketika seluruh tujuh kursi digunakan. Ruang penyimpanan meningkat menjadi 970 liter setelah kursi baris ketiga dilipat.
Jika kursi baris kedua dan ketiga dilipat, kapasitas bagasi diklaim dapat mencapai 1.830 liter.
Konfigurasi tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan ruang tambahan untuk membawa barang bawaan, perlengkapan perjalanan, atau kebutuhan keluarga.
Angka kapasitas bagasi tersebut mengacu pada spesifikasi versi Inggris sehingga masih perlu dipastikan kesesuaiannya dengan unit yang nantinya dipasarkan di Indonesia.
Harga BYD Ti7 diperkirakan Rp700 jutaan
Informasi awal dari tenaga penjual menyebutkan bahwa BYD Ti7 berpeluang ditawarkan dengan harga sekitar Rp700 juta.
Jika perkiraan tersebut terealisasi, Ti7 akan masuk ke segmen SUV elektrifikasi dengan kapasitas tujuh penumpang. Namun, harga tersebut belum merupakan banderol resmi dari BYD Indonesia.
Konsumen juga perlu memperhatikan bahwa harga akhir dapat dipengaruhi varian, fitur, pajak, serta kebijakan penjualan ketika kendaraan resmi diluncurkan.
Sampai ada pengumuman perusahaan, informasi mengenai harga, spesifikasi, pilihan warna, dan jadwal distribusi sebaiknya diperlakukan sebagai informasi awal.
Kehadiran BYD Ti7 akan menambah persaingan di segmen SUV keluarga berteknologi elektrifikasi. Jika spesifikasi global dapat dipertahankan untuk pasar Indonesia, mobil ini berpotensi menarik perhatian konsumen yang menginginkan kombinasi ruang kabin luas, performa, dan fleksibilitas teknologi plug-in hybrid.









