OLAHRAGA – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencatatkan hasil membanggakan dalam ajang Moto3 Malaysia 2026. Pembalap Honda Team Asia tersebut sukses finis di posisi kedua setelah melewati persaingan ketat sepanjang balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026).
Veda menunjukkan kemampuan kompetitif saat menghadapi para pebalap dari berbagai negara. Ia mampu memperbaiki posisi secara bertahap hingga akhirnya mengamankan podium kedua di belakang Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team.
Dalam balapan yang berlangsung selama 15 lap tersebut, Veda mencatatkan selisih waktu 3,734 detik dari sang pemenang. Sementara posisi ketiga ditempati Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo dengan selisih 4,184 detik.
Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Veda sekaligus menambah catatan positif perjalanan pebalap Indonesia di kompetisi balap motor dunia.
Veda Ega Memulai Balapan dengan Persaingan Ketat
Balapan Moto3 Malaysia 2026 berlangsung sengit sejak lampu start dipadamkan. Sejumlah pebalap langsung berusaha mengambil posisi terbaik untuk menguasai kelompok terdepan.
Insiden sudah terjadi pada awal perlombaan. Jesus Rios mengalami kecelakaan di tikungan kedua sehingga harus mengakhiri perjuangannya lebih awal.
Pada lap pertama, Daniel Holgado Almansa sempat memimpin jalannya balapan. Maximo Quiles berada di posisi kedua, disusul Alvaro Carpe. Sementara Hakim Danish menempati urutan keempat.
Veda yang memulai balapan dari posisi kedelapan berdasarkan hasil kualifikasi memperlihatkan perkembangan positif. Ia secara bertahap memperbaiki posisinya dan berhasil masuk ke kelompok persaingan depan.
Memasuki awal balapan, Veda naik ke posisi keenam. Pada lap kedua, pebalap Indonesia tersebut kembali memperbaiki posisinya hingga berada di urutan kelima.
Jaraknya dengan Hakim Danish yang berada di depan hanya sekitar 0,7 detik. Situasi tersebut membuat peluang Veda untuk bersaing memperebutkan posisi podium semakin terbuka.
Persaingan Semakin Panas, Veda Terlibat Duel dengan Hakim Danish
Memasuki lap kedua, persaingan di barisan depan semakin ketat. Maximo Quiles dan Alvaro Carpe sempat terlibat senggolan, tetapi keduanya masih mampu melanjutkan balapan.
Drama kembali terjadi pada lap ketiga setelah Matteo Bertelle mengalami kecelakaan. Insiden tersebut menambah ketat persaingan di tengah upaya para pebalap mempertahankan posisi.
Pada lap kelima, Almansa masih memimpin perlombaan. Quiles berada di urutan kedua, diikuti Carpe, Veda, dan Danish.
Veda kemudian berusaha memperbaiki posisinya dengan melewati Hakim Danish. Namun, pebalap Malaysia tersebut memberikan perlawanan dan mampu melakukan manuver balasan.
Duel antara Veda dan Danish menjadi salah satu bagian menarik dalam balapan. Keduanya saling berusaha mencari celah untuk mendapatkan posisi lebih baik.
Persaingan tidak hanya melibatkan kedua pebalap tersebut. Alvaro Carpe juga berada dalam kelompok yang sama sehingga perebutan posisi podium berlangsung semakin kompetitif.
Veda Berhasil Naik ke Posisi Kedua
Memasuki lap kesembilan, Veda kembali menunjukkan performa impresif. Ia berhasil naik ke posisi ketiga dan mulai memberikan tekanan kepada pebalap di depannya.
Sementara itu, Hakim Danish masih berusaha menjaga peluang untuk merebut podium dengan menempati posisi kelima.
Perubahan posisi kembali terjadi pada lap kesepuluh. Veda berhasil menempati urutan kedua, sedangkan Danish naik ke posisi ketiga.
Pada fase tersebut, Maximo Quiles masih menguasai posisi terdepan. Veda berusaha mempertahankan tempat kedua, sementara Carpe dan Danish terus memberikan tekanan.
Memasuki lima lap terakhir, jarak Veda dengan Quiles tercatat sekitar dua detik. Meski demikian, posisi kedua belum sepenuhnya aman karena persaingan dari para pebalap di belakang masih berlangsung.
Pada lap-lap akhir, Veda, Carpe, dan Danish terlibat pertarungan sengit. Mereka beberapa kali saling menyalip untuk memperebutkan posisi podium.
Danish sempat memberikan ancaman kepada Veda. Namun, pada bagian akhir perlombaan, pebalap Malaysia tersebut melebar sehingga Veda dan Carpe mampu mengamankan posisi kedua dan ketiga.
Veda akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kedua, sekaligus memastikan podium untuk Indonesia pada Moto3 GP Malaysia 2026.
Hasil Lengkap Moto3 GP Malaysia 2026
Berikut 10 pebalap teratas dalam hasil balapan Moto3 Malaysia 2026 berdasarkan data yang dipublikasikan:
| Posisi | Pebalap | Tim | Selisih Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 33:07.630 |
| 2 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | +3,734 detik |
| 3 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo | +4,184 detik |
| 4 | Hakim Danish | MT Helmets-MSI | +4,410 detik |
| 5 | David Almansa | Intact GP | +4,914 detik |
| 6 | Joel Esteban | LEVEL UP-MTA | +9,403 detik |
| 7 | Adrian Fernandez | Leopard Racing | +9,514 detik |
| 8 | David Muñoz | Intact GP | +9,533 detik |
| 9 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | +9,650 detik |
| 10 | Eddie O’Shea | GRYD Racing | +12,064 detik |
Hasil tersebut memperlihatkan ketatnya persaingan Moto3 di Sirkuit Sepang. Veda mampu bersaing dengan para pebalap papan atas dan menuntaskan perlombaan di posisi kedua.
Prestasi Veda Jadi Kabar Positif bagi Balap Motor Indonesia
Podium kedua di Malaysia menjadi kabar menggembirakan bagi penggemar balap motor Tanah Air. Veda memperlihatkan kemampuan untuk bersaing dalam kejuaraan dunia melalui performa yang terus berkembang.
Keberhasilannya memperbaiki posisi dari barisan belakang kelompok depan hingga finis kedua menunjukkan pentingnya konsistensi, strategi, dan keberanian mengambil peluang saat balapan berlangsung.
Hasil di Sepang juga menjadi modal positif bagi perjalanan Veda bersama Honda Team Asia dalam menghadapi seri-seri berikutnya.
Bagi Indonesia, pencapaian tersebut menjadi salah satu momen yang patut diapresiasi. Kehadiran pebalap muda Tanah Air di podium kompetisi internasional memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki talenta yang mampu bersaing di level dunia.
Editor : Dedi Dora








