EKONOMI — Kompensasi CEO perusahaan publik di Amerika Serikat mencatat kenaikan signifikan sepanjang 2025. Berdasarkan studi Equilar 100 yang dilakukan Equilar bersama The New York Times, median kompensasi 100 CEO dengan bayaran tertinggi mencapai US$39,4 juta atau naik 35,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Besaran tersebut tidak hanya berasal dari gaji dan bonus. Perhitungan kompensasi juga mencakup penghargaan saham, opsi saham, serta berbagai bentuk manfaat lain yang diberikan perusahaan kepada jajaran eksekutif.
Di antara para CEO tersebut, Elon Musk mencatat angka kompensasi yang sangat besar, yakni US$132,3 miliar.
Elon Musk Berada di Posisi Teratas
Elon Musk menjadi CEO dengan kompensasi tertinggi dalam daftar Equilar 100 untuk 2025. Nilai kompensasinya mencapai US$132,3 miliar.
Angka tersebut sekitar 153 kali lebih besar dibandingkan kompensasi CEO Figma, Dylan Field, yang berada di posisi berikutnya dengan US$864 juta.
Bahkan jika kompensasi CEO yang menempati posisi kedua hingga kesepuluh digabungkan, nilainya sekitar US$3,7 miliar. Nilai tersebut masih jauh di bawah angka kompensasi Musk yang tercatat dalam studi tersebut.
Namun, angka US$132,3 miliar perlu dipahami secara tepat karena bukan berarti Musk menerima uang tunai sebesar US$132,3 miliar pada 2025.
Kompensasi CEO Tidak Sama dengan Uang Tunai
Dalam studi Equilar, penghargaan saham dan opsi dihitung berdasarkan grant-date fair value, yaitu nilai penghargaan ketika diberikan.
Karena itu, nilai kompensasi yang tercatat dalam daftar tidak selalu menggambarkan jumlah uang tunai yang diterima seorang CEO pada tahun tersebut.
Nilai ekonomi yang akhirnya diperoleh dari penghargaan berbasis saham dapat berubah. Faktor yang memengaruhinya antara lain pencapaian target kinerja, ketentuan vesting, serta perubahan harga saham perusahaan.
Ketentuan Khusus pada Kompensasi Musk
Untuk penghargaan saham Musk, setiap tranche yang memenuhi persyaratan dapat berubah menjadi Earned Shares. Musk juga dapat mengarahkan hak suara atas saham tersebut.
Namun, hak suara tersebut berbeda dengan hak ekonomi penuh atas saham.
Tesla menetapkan periode vesting selama 7,5 atau 10 tahun, bergantung pada waktu tranche diperoleh. Musk juga harus tetap memenuhi ketentuan Eligible Service selama periode tersebut.
Pada dua tranche terakhir, terdapat persyaratan tambahan yang berkaitan dengan kerangka suksesi CEO yang dikembangkan Musk dan harus mendapatkan persetujuan dewan direksi Tesla.
Berapa Nilai yang Benar-Benar Diterima Musk?
Dengan metode tersebut, angka US$132,3 miliar merupakan nilai kompensasi berdasarkan grant-date fair value, bukan pembayaran tunai yang langsung diterima Musk sepanjang 2025.
Tesla mencatat nilai tersebut sebagai nilai maksimum dengan asumsi seluruh persyaratan kinerja dapat terpenuhi.
Dengan demikian, angka US$132,3 miliar lebih tepat dipahami sebagai nilai penghargaan berbasis saham pada saat diberikan untuk kepentingan pengukuran kompensasi.
Nilai ekonomi yang pada akhirnya diperoleh Musk dapat berbeda, bergantung pada pencapaian target, periode vesting, serta perkembangan harga saham Tesla.
CEO Figma dan Perusahaan Besar Lain Juga Masuk Daftar
Selain Musk, sejumlah CEO perusahaan publik AS juga memperoleh kompensasi dalam jumlah besar.
CEO Figma Dylan Field berada di posisi kedua dengan US$864 juta. Setelah itu terdapat CEO Welltower Shankh Mitra dengan US$821 juta dan CEO Opendoor Kasra Nejatian dengan US$741 juta.
CEO Rivian Robert J. Scaringe tercatat memperoleh US$403 juta, sedangkan CEO Wayfair Niraj Shah menerima US$281 juta.
CEO Broadcom Hock E. Tan tercatat dengan kompensasi US$205 juta. Berikutnya, CEO Warner Bros. Discovery David Zaslav memperoleh US$165 juta.
CEO Goldman Sachs David Solomon tercatat US$119 juta, sementara CEO Palo Alto Networks Nikesh Arora sekitar US$100 juta berdasarkan pembulatan dalam daftar.
Daftar Kompensasi CEO Perlu Dibaca dengan Konteks
Data Equilar menunjukkan besarnya paket kompensasi yang diberikan kepada CEO perusahaan publik AS pada 2025. Namun, nilai tersebut tidak dapat langsung disamakan dengan pendapatan tunai.
Terutama untuk paket yang didominasi saham dan opsi, nilai yang tercatat merupakan penilaian pada saat penghargaan diberikan. Realisasi nilai ekonominya masih bergantung pada berbagai persyaratan dan perkembangan harga saham.
Karena itu, perbandingan kompensasi CEO perlu memperhatikan jenis penghargaan, periode vesting, target kinerja, serta metode penilaian yang digunakan.
FAQ
1. Siapa CEO dengan kompensasi tertinggi pada 2025?
Berdasarkan studi Equilar 100, Elon Musk tercatat dengan kompensasi sebesar US$132,3 miliar.
2. Apakah US$132,3 miliar merupakan uang tunai yang diterima Elon Musk?
Tidak. Angka tersebut dihitung berdasarkan grant-date fair value dari penghargaan berbasis saham dan bukan berarti uang tunai sebesar itu dibayarkan kepada Musk pada 2025.
3. Siapa CEO dengan kompensasi terbesar setelah Elon Musk?
CEO Figma Dylan Field tercatat di posisi berikutnya dengan kompensasi US$864 juta.
4. Mengapa nilai kompensasi CEO bisa sangat besar?
Kompensasi CEO dapat mencakup gaji, bonus, saham, opsi saham, dan manfaat lainnya. Penghargaan saham dapat memberikan nilai yang sangat besar dalam perhitungan kompensasi.
5. Apakah nilai kompensasi saham pasti diterima sepenuhnya oleh CEO?
Tidak selalu. Realisasi nilai ekonomi dapat dipengaruhi pencapaian target kinerja, ketentuan vesting dan perubahan harga saham.









