SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh Alfin Bakar mengungkapkan kekecewaannya terhadap progres pembangunan Pasar Beringin Jaya. Hal itu disampaikan Alfin saat meninjau langsung proyek tersebut pada Sabtu (26/9/2026) sore.
Alfin melihat langsung kondisi pembangunan pasar yang menurutnya masih belum sesuai harapan. Padahal, pembangunan Pasar Beringin Jaya menjadi salah satu proyek yang dinantikan masyarakat Kota Sungai Penuh.
Berdasarkan penelusuran Kayonews.co.id, anggaran pembangunan Pasar Beringin Jaya mencapai sekitar Rp54 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari APBN dan proses mendapatkannya dana sempat menghadapi kendala pada masa transisi pemerintahan.
Setelah Alfin menjabat sebagai Wali Kota Sungai Penuh, pemerintah daerah kembali mengurus anggaran tersebut. Berbagai kebutuhan perencanaan yang diminta Kementerian Pekerjaan Umum kemudian dipenuhi agar proses penganggaran dapat dilanjutkan.
Setelah seluruh kebutuhan perencanaan dipenuhi, anggaran pembangunan Pasar Beringin Jaya akhirnya disetujui pemerintah pusat. Proyek tersebut kemudian dilaksanakan untuk memenuhi harapan masyarakat dan pedagang di Kota Sungai Penuh.
Namun, melihat kondisi pekerjaan saat ini, Alfin mengaku kecewa. Ia juga mengingatkan pelaksana proyek agar serius mengejar penyelesaian pekerjaan karena pasar tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Para pedagang akan dipindahkan ke Pasar Beringin. Ini sudah bulan sembilan, kondisi pekerjaannya masih seperti ini,” tegas Alfin kepada pelaksana proyek, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Alfin, Pasar Beringin Jaya bukan sekadar tempat berdagang. Pasar tersebut merupakan salah satu pusat perekonomian masyarakat sekaligus bagian dari wajah Kota Sungai Penuh. Pekerjaan ini bersumber dari APBN tahun 2026 yang masa anggarannya akan berakhir pada 31 Oktober 2026. Karena itu, penyelesaian proyek menjadi perhatian serius pemerintah daerah. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









