Pasar Gim Indonesia Tembus Rp32 Triliun, 68 Juta Gamer Jadi Kekuatan Ekonomi Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Industri gim Indonesia semakin menunjukkan perannya dalam pertumbuhan ekonomi digital nasional. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebut nilai pasar industri gim di Indonesia telah mencapai Rp32 triliun pada 2025.

Pertumbuhan tersebut memperlihatkan bahwa gim tidak lagi sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi telah berkembang menjadi industri yang membuka peluang bisnis, pekerjaan, serta profesi baru di sektor digital.

Komdigi juga melihat ekosistem esports dan gim daring memiliki prospek yang semakin besar dalam beberapa tahun mendatang.

Pasar Gim Indonesia Terus Berkembang

Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Aryo Pamoragung, mengatakan perkembangan industri gim perlu didukung agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indonesia.

Menurutnya, esports kini telah menjadi bagian dari ekosistem digital nasional.

Pertumbuhan tersebut tidak hanya berasal dari aktivitas bermain gim. Di belakang industri esports terdapat berbagai pekerjaan seperti penyelenggara turnamen, manajer tim, wasit, caster, kreator konten hingga pengembang gim.

Dengan semakin besarnya jumlah pemain, peluang bagi talenta digital Indonesia untuk masuk ke industri tersebut juga semakin terbuka.

68 Juta Pengguna Gim Jadi Potensi Besar

Ketua Umum Pengurus Nasional Indonesia Esports Association (IESPA), Ibnu Sulistyo Riza Pradipto, menyebut Indonesia memiliki potensi pengguna gim yang sangat besar.

Baca Juga :  Cara Top Up dan Tarik Tunai DANA di ATM Terbaru 2026

Jumlah pengguna aktif gim yang disebut mencapai 68 juta orang menjadi salah satu modal penting bagi pertumbuhan industri esports dan ekonomi digital.

Besarnya basis pengguna tersebut dapat menciptakan pasar bagi pengembang gim lokal sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.

Namun, tantangannya adalah bagaimana Indonesia tidak hanya menjadi konsumen gim dari luar negeri.

Penguatan developer lokal, kreator konten, serta industri pendukung menjadi penting agar nilai ekonomi dari pasar domestik dapat lebih banyak dinikmati pelaku usaha di dalam negeri.

Koneksi Internet Jadi Kunci Industri Esports

Pertumbuhan industri gim juga tidak bisa dilepaskan dari perkembangan infrastruktur telekomunikasi.

Permainan daring membutuhkan koneksi internet yang stabil, kecepatan tinggi dan latensi rendah. Karena itu, kualitas jaringan menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan esports.

Penguatan infrastruktur telekomunikasi diyakini dapat ikut mendorong aktivitas industri gim, terutama permainan kompetitif yang membutuhkan koneksi real-time.

Pasar Esports Diproyeksikan Semakin Besar

Prospek industri ini juga didukung oleh proyeksi pertumbuhan pasar esports Indonesia.

Mengacu pada laporan PwC yang dikutip dalam pemberitaan tersebut, nilai pasar esports Indonesia diproyeksikan dapat mencapai US$2,4 miliar pada 2029.

Angka tersebut menunjukkan besarnya peluang ekonomi yang dapat muncul dari industri esports apabila ekosistemnya terus dikembangkan.

Baca Juga :  Tablet Compaq Terbaru 2026 Punya Layar AMOLED 12,6 Inci, RAM 12GB, Harga Rp8 Jutaan

Peluang tersebut mencakup industri gim, penyelenggaraan kompetisi, periklanan digital, streaming, sponsorship, teknologi jaringan hingga produksi konten.

Turnamen Esports Dorong Talenta Digital

Sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhakti Postel ke-81, Komdigi bersama sejumlah pihak juga menggelar turnamen esports yang diikuti 27 tim.

Kompetisi tersebut menyediakan total hadiah Rp30,5 juta dan melibatkan peserta dari instansi pemerintah, perusahaan telekomunikasi serta media.

Tim PT Telkom Infrastruktur Indonesia (Infranexia) keluar sebagai juara setelah mengalahkan PT Amron Citinet (ACT) dengan skor 2-0.

Kegiatan seperti ini dinilai dapat menjadi sarana untuk mempertemukan komunitas, profesional, perusahaan teknologi dan talenta digital.

Peluang Ekonomi Digital Indonesia

Dengan nilai pasar yang sudah mencapai puluhan triliun rupiah, industri gim berpotensi menjadi salah satu sektor penting dalam ekonomi digital Indonesia.

Tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan tersebut turut menghasilkan lebih banyak developer gim lokal, kreator, tenaga profesional esports dan perusahaan digital Indonesia.

Jika ekosistem tersebut berkembang secara konsisten, besarnya jumlah gamer di Indonesia bukan hanya menjadi pasar konsumsi, tetapi juga dapat berubah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja baru. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Kode Redeem MLBB 6 September 2026 Terbaru, Cek Kode Aktif dan Cara Klaim Hadiah Gratis
Kode Redeem Free Fire Resmi Garena 6 September 2026, Buruan Klaim Sebelum Kedaluwarsa
Tiket Gratis MLBB 10th Anniversary Festival Dibuka, Ini Cara Daftar dan Jadwalnya
Tiket Gratis FFWS SEA 2026 Fall Point Rush Sudah Bisa Diambil, Catat Jadwal dan Lokasinya
Kode Redeem MLBB Terbaru 5 September 2026: Klaim Hadiah Gratis Sebelum Kehabisan
Kode Redeem FF 5 September 2026 Terbaru: 23 Kode Bisa Dicoba, Buruan Klaim!
Kode Redeem MLBB 4 September 2026 Terbaru, Klaim Diamond dan Hadiah Gratis Sebelum Kehabisan
17 Kode Redeem FF 4 September 2026 Terbaru, Buruan Klaim Sebelum Expired
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 05:02 WIB

Pasar Gim Indonesia Tembus Rp32 Triliun, 68 Juta Gamer Jadi Kekuatan Ekonomi Digital

Minggu, 6 September 2026 - 00:45 WIB

Kode Redeem MLBB 6 September 2026 Terbaru, Cek Kode Aktif dan Cara Klaim Hadiah Gratis

Minggu, 6 September 2026 - 00:02 WIB

Kode Redeem Free Fire Resmi Garena 6 September 2026, Buruan Klaim Sebelum Kedaluwarsa

Sabtu, 5 September 2026 - 23:02 WIB

Tiket Gratis MLBB 10th Anniversary Festival Dibuka, Ini Cara Daftar dan Jadwalnya

Sabtu, 5 September 2026 - 19:01 WIB

Tiket Gratis FFWS SEA 2026 Fall Point Rush Sudah Bisa Diambil, Catat Jadwal dan Lokasinya

Berita Terbaru