Mengenal YECVT Yamaha dan Manfaat Y-Shift Saat Touring di Jalur Pegunungan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OTOMOTIF – Teknologi Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT) menjadi salah satu fitur yang menarik perhatian pada skutik Yamaha tertentu. Teknologi ini tidak hanya berkaitan dengan karakter akselerasi, tetapi juga menghadirkan fitur Y-Shift yang dapat membantu pengendara mengatur respons motor ketika menghadapi berbagai kondisi jalan.

Y-Shift menyediakan tiga tingkatan yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan efek akselerasi maupun deselerasi sesuai kebutuhan. Selain itu, Yamaha juga menghadirkan Riding Mode untuk membantu menyesuaikan karakter performa motor dengan kondisi berkendara.

Manfaat teknologi tersebut semakin terasa ketika skutik digunakan untuk perjalanan jarak jauh atau touring, terutama saat melewati jalur perbukitan yang memiliki kombinasi tanjakan, turunan dan tikungan tajam.

YECVT Membantu Menghadapi Tanjakan

Saat touring di daerah pegunungan, tanjakan menjadi salah satu kondisi jalan yang membutuhkan pengendalian motor secara tepat. Perubahan elevasi yang cukup ekstrem membuat pengendara perlu menyesuaikan kecepatan dan respons kendaraan.

Pada skutik Yamaha yang menggunakan YECVT, pengendara dapat memanfaatkan karakter Y-Shift untuk membantu mendapatkan respons yang sesuai ketika melewati tanjakan.

Tiga tingkatan Y-Shift memungkinkan pengendara memilih level sesuai kebutuhan berkendara. Dengan pengaturan tersebut, karakter respons motor dapat disesuaikan dengan situasi jalan yang sedang dihadapi.

Namun, penggunaan Y-Shift tetap perlu disesuaikan dengan kondisi jalan, kecepatan dan situasi lalu lintas. Fitur bantuan berkendara tidak menggantikan kebutuhan pengendara untuk tetap mengontrol kendaraan secara aman.

Manfaat Y-Shift Saat Melewati Turunan Panjang

Keunggulan Y-Shift bukan hanya dapat dirasakan ketika motor menghadapi tanjakan. Fitur tersebut juga dapat membantu ketika skutik melewati turunan panjang dan curam.

Pada kondisi seperti ini, pengendara dapat memanfaatkan efek deselerasi dari Y-Shift untuk membantu mengurangi laju kendaraan secara lebih terkontrol.

Baca Juga :  Honda Click 160 vs Yamaha Aerox SP: Mana Lebih Unggul? Ini Perbandingannya

Penggunaan deselerasi tersebut dapat menjadi bagian dari teknik pengendalian kecepatan, sehingga pengendara tidak harus terus-menerus menekan tuas rem sepanjang turunan.

Hal ini menjadi semakin relevan ketika jalur turunan juga memiliki tikungan tajam. Pengendara perlu menjaga kecepatan agar tetap terkendali sebelum memasuki tikungan.

Meski demikian, sistem pengereman tetap menjadi perangkat utama untuk mengendalikan dan menghentikan kendaraan. Y-Shift sebaiknya dipandang sebagai fitur pendukung, bukan pengganti rem.

Touring di Jalur Pegunungan Menguji Fitur Motor

Pengalaman penggunaan YECVT dalam perjalanan touring juga terlihat pada MAXI Tour Boemi Nusantara etape 9 yang melintasi kawasan Tana Toraja.

Rute tersebut memiliki karakter jalan yang beragam, termasuk tanjakan, turunan curam dan tikungan. Kondisi tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk merasakan penggunaan fitur pada skutik Yamaha dengan YECVT.

Salah satu peserta, Ainto Harry, menilai Y-Shift membantu ketika menghadapi turunan panjang dan tajam di kawasan perbukitan Buntu Burake serta Lembah Ollon, Tana Toraja.

Menurutnya, penggunaan Y-Shift hingga tiga level dapat membantu mengurangi kecepatan motor sehingga pengendalian kendaraan terasa lebih mudah ketika menghadapi medan yang menantang.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa fitur pada motor tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan performa, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari teknik berkendara sesuai karakter medan.

Apa Itu YECVT pada Motor Yamaha?

YECVT merupakan teknologi transmisi yang digunakan Yamaha pada sejumlah skutik tertentu. Teknologi ini menjadi bagian dari sistem pengendalian karakter berkendara dan memungkinkan hadirnya fitur seperti Y-Shift.

Sementara itu, Y-Shift memberikan pilihan tiga level yang dapat digunakan untuk mendapatkan respons deselerasi maupun akselerasi sesuai kebutuhan.

Karakter tersebut dapat memberikan pilihan tambahan bagi pengendara ketika menghadapi kondisi jalan yang berbeda. Misalnya, pengendara dapat memanfaatkan pengaturan yang sesuai ketika membutuhkan respons lebih cepat atau ketika ingin membantu mengendalikan laju kendaraan saat deselerasi.

Baca Juga :  Harga Honda PCX 160 dan Yamaha Nmax Agustus 2026

Riding Mode Menyesuaikan Karakter Berkendara

Selain Y-Shift, YECVT juga dikombinasikan dengan Riding Mode pada model Yamaha yang mendukung fitur tersebut.

Riding Mode memberikan pilihan karakter berkendara sehingga pengguna dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Dalam perjalanan touring, keberadaan pengaturan seperti ini dapat memberikan fleksibilitas lebih kepada pengendara. Namun, pilihan mode tetap perlu disesuaikan dengan kondisi jalan dan kemampuan pengendara.

Tips Menggunakan Y-Shift Saat Touring

Agar fitur Y-Shift dapat dimanfaatkan dengan tepat, pengendara sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Kenali karakter setiap level Y-Shift sebelum melakukan perjalanan jauh.
  2. Gunakan level sesuai kondisi jalan, terutama ketika menghadapi turunan panjang.
  3. Jangan mengandalkan Y-Shift sebagai pengganti rem. Sistem pengereman tetap diperlukan untuk mengendalikan kecepatan.
  4. Kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan tajam, khususnya di jalur pegunungan.
  5. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
  6. Perhatikan kondisi ban, rem dan komponen kendaraan sebelum touring.
  7. Sesuaikan kecepatan dengan kondisi cuaca dan permukaan jalan.

Dengan memahami fungsi YECVT dan Y-Shift, pengendara dapat memanfaatkan teknologi tersebut secara lebih optimal tanpa mengabaikan prinsip keselamatan berkendara.

YECVT Jadi Fitur Pendukung Touring

Perjalanan touring di jalur pegunungan membutuhkan kombinasi antara kemampuan pengendara, kondisi kendaraan dan pemanfaatan fitur yang tersedia.

Pada skutik Yamaha dengan YECVT, keberadaan Y-Shift memberikan opsi tambahan untuk mengatur respons motor, termasuk ketika menghadapi tanjakan dan membantu mengontrol laju saat melewati turunan panjang.

Teknologi tersebut dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih fleksibel. Namun, keselamatan tetap bergantung pada cara pengendara mengendalikan kendaraan, termasuk penggunaan rem, pemilihan kecepatan dan kewaspadaan terhadap kondisi jalan.

Berita Terkait

Daftar Harga Mobil Wuling September 2026, Mulai Rp155 Jutaan
Ninja ZX-6R 2027 Tampil Baru, Mesin 636 cc Tetap Jadi Andalan Kawasaki
Spesifikasi Mitsubishi Pajero 2026: Mesin Diesel, S-AWC hingga MI-PILOT
BYD Sealion 08 Resmi Meluncur, Bawa Baterai 115 kWh dan Jarak Tempuh hingga 900 Km
Yamaha NMAX 155 vs Honda PCX 160 vs Suzuki Burgman 150, Mana yang Paling Menarik?
Update Harga Motor Sport September 2026: Honda, Yamaha, Suzuki hingga Kawasaki
Suzuki Burgman 350 Kembali Jadi Sorotan, Akankah Tantang Forza 350 dan XMAX?
Honda CB350C Special Edition vs Royal Enfield Classic 350, Mana Lebih Unggul?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:00 WIB

Daftar Harga Mobil Wuling September 2026, Mulai Rp155 Jutaan

Jumat, 4 September 2026 - 12:00 WIB

Ninja ZX-6R 2027 Tampil Baru, Mesin 636 cc Tetap Jadi Andalan Kawasaki

Kamis, 3 September 2026 - 23:00 WIB

Spesifikasi Mitsubishi Pajero 2026: Mesin Diesel, S-AWC hingga MI-PILOT

Kamis, 3 September 2026 - 22:00 WIB

BYD Sealion 08 Resmi Meluncur, Bawa Baterai 115 kWh dan Jarak Tempuh hingga 900 Km

Kamis, 3 September 2026 - 20:00 WIB

Yamaha NMAX 155 vs Honda PCX 160 vs Suzuki Burgman 150, Mana yang Paling Menarik?

Berita Terbaru

Otomotif

Daftar Harga Mobil Wuling September 2026, Mulai Rp155 Jutaan

Jumat, 4 Sep 2026 - 14:00 WIB