Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini ke Rp17.900 per Dolar AS, BI Rate 5,75% Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Rupiah kembali menjadi perhatian investor pada Rabu, 19 Agustus 2026. Nilai tukar rupiah diprediksi melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Pada awal perdagangan, rupiah berada di sekitar Rp17.860 per dolar AS. Posisi tersebut menguat tipis dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.862.

Namun, penguatan rupiah diperkirakan belum sepenuhnya berlanjut. Pasar kini menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia atau RDG BI.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan rupiah bergerak dalam kisaran Rp17.850-Rp17.900 per dolar AS. Sikap investor cenderung hati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter BI.

Baca Juga :  QRIS 0 Persen Mulai 1 Oktober 2026, Cek Batas Transaksi dan Merchant yang Dapat Gratis

Salah satu perhatian utama pasar adalah BI Rate. Bank Indonesia diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan pada level 5,75 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan pasar keuangan.

Kebijakan BI menjadi penting karena rupiah masih menghadapi tekanan dari faktor global. Harga minyak yang tinggi dan kenaikan yield obligasi Amerika Serikat dapat meningkatkan daya tarik dolar AS.

Baca Juga :  KUR BRI Rp50 Juta: Syarat, Tenor, Bunga, dan Simulasi Cicilan

Kenaikan yield obligasi AS berpotensi mendorong aliran dana menuju aset berbasis dolar. Kondisi tersebut dapat memberikan tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Bagi masyarakat dan investor, pergerakan rupiah perlu dicermati karena dapat memengaruhi harga barang impor, biaya perjalanan luar negeri, emas, investasi, hingga aset kripto. Keputusan BI hari ini menjadi salah satu katalis penting untuk menentukan arah pasar selanjutnya. (*)

Berita Terkait

Astra ASII Tebar Dividen Interim Rp3,89 Triliun, Cum Date 12 Oktober 2026
Laba Bank Himbara Agustus 2026: Mandiri Rp37,48 Triliun, BRI Rp34,77 Triliun
IHSG Diprediksi Menguat 12 Oktober 2026, Saham BRPT, BUMI, MDKA dan ITMG Jadi Sorotan
Harga Emas Antam di Pegadaian 11 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,63 Juta, Ini Daftar Lengkapnya
Tabungan Emas BRImo vs Livin’ by Mandiri Oktober 2026: Modal Rp10 Ribu, Cek Biaya Admin dan Cara Beli
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 10 Oktober 2026 Naik, 1 Gram Rp2,61 Juta
Pinjol Tanpa BI Checking Langsung Approve 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Risiko yang Wajib Diketahui
Bunga Deposito Bank Digital Oktober 2026 hingga 9%, Cek Daftar dan Risiko LPS
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Astra ASII Tebar Dividen Interim Rp3,89 Triliun, Cum Date 12 Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Laba Bank Himbara Agustus 2026: Mandiri Rp37,48 Triliun, BRI Rp34,77 Triliun

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:00 WIB

IHSG Diprediksi Menguat 12 Oktober 2026, Saham BRPT, BUMI, MDKA dan ITMG Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian 11 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,63 Juta, Ini Daftar Lengkapnya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Tabungan Emas BRImo vs Livin’ by Mandiri Oktober 2026: Modal Rp10 Ribu, Cek Biaya Admin dan Cara Beli

Berita Terbaru