Jakarta-Kabar baik bagi lulusan SMA, SMK, dan sederajat yang bercita-cita menjadi aparatur sipil negara (ASN). Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 akan segera dibuka. Meski jadwal resmi belum diumumkan, masyarakat diminta mulai mempersiapkan dokumen dan memahami seluruh tahapan seleksi agar tidak tertinggal ketika pendaftaran resmi dibuka.
Melalui pengumuman resminya, BKN menyebut terdapat sembilan kementerian dan lembaga yang akan membuka penerimaan taruna maupun mahasiswa baru. Kesembilan instansi tersebut meliputi Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Badan Pusat Statistik, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Minat masyarakat terhadap sekolah kedinasan selalu tinggi karena sebagian besar biaya pendidikan ditanggung pemerintah. Selain itu, lulusan sekolah kedinasan memiliki peluang untuk diangkat sebagai calon ASN sesuai ketentuan yang berlaku setelah memenuhi seluruh persyaratan dan ikatan dinas pada masing-masing instansi. Ketentuan penerimaan tahun ini juga mengacu pada regulasi terbaru mengenai penerimaan peserta didik sekolah kedinasan.
Calon peserta disarankan mulai menyiapkan dokumen penting sejak sekarang. Dokumen yang umumnya diperlukan meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), pas foto terbaru, alamat email aktif, nomor telepon aktif, hingga dokumen tambahan sesuai ketentuan masing-masing sekolah kedinasan. Persiapan lebih awal akan mengurangi risiko kendala saat proses pendaftaran berlangsung.
Pendaftaran nantinya dilakukan melalui portal SSCASN milik BKN. Peserta wajib membuat akun menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), melengkapi data pribadi, memilih satu sekolah kedinasan, mengunggah dokumen persyaratan, kemudian mencetak kartu pendaftaran sebagai bukti telah mengikuti proses registrasi.
Setelah lolos seleksi administrasi, peserta akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN. Beberapa sekolah juga menambahkan tahapan lanjutan berupa tes kesehatan, psikotes, tes kesamaptaan, tes akademik, hingga wawancara sesuai kebutuhan instansi masing-masing. Sistem CAT diterapkan untuk menjaga proses seleksi berlangsung transparan dan objektif.
Karena jadwal resmi belum dirilis, calon peserta diminta hanya mengikuti informasi melalui kanal resmi BKN dan portal SSCASN. Hindari informasi dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan agar terhindar dari penipuan maupun hoaks terkait jadwal pendaftaran, kuota, ataupun syarat seleksi.
Bagi peserta yang ingin meningkatkan peluang lolos, persiapan sejak dini menjadi kunci utama. Mulailah mempelajari materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), menjaga kesehatan, serta memastikan seluruh dokumen administrasi telah lengkap sebelum portal pendaftaran dibuka. Dengan persaingan yang diperkirakan kembali ketat pada tahun ini, kesiapan sejak awal dapat menjadi faktor penentu keberhasilan mengikuti seleksi sekolah kedinasan 2026.
FAQ
Kapan pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dibuka?
BKN menyatakan pendaftaran akan segera dibuka, namun tanggal resminya belum diumumkan.
Ada berapa instansi yang membuka seleksi?
Sebanyak sembilan kementerian dan lembaga akan membuka penerimaan sekolah kedinasan tahun 2026.
Di mana pendaftaran dilakukan?
Melalui portal SSCASN BKN setelah pengumuman resmi diterbitkan.
Apakah lulusan sekolah kedinasan langsung menjadi ASN?
Lulusan berpeluang diusulkan menjadi calon ASN sesuai ketentuan, kebutuhan instansi, dan ikatan dinas yang berlaku. Tim
Editor : Fanda Yosephta









