Mengenal Cyberdeck, Komputer Rakitan yang Jadi Tren Baru di Kalangan Gen Z

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI – Dunia teknologi kembali diramaikan oleh tren baru yang menarik perhatian kalangan muda, khususnya Generasi Z (Gen Z). Tren tersebut adalah cyberdeck, komputer rakitan portabel dengan desain unik yang menggabungkan nuansa retro-futuristik dan konsep do it yourself (DIY).

Berbeda dari laptop atau komputer produksi pabrikan, cyberdeck dirakit sendiri menggunakan berbagai komponen yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Fleksibilitas inilah yang membuat perangkat tersebut semakin populer di kalangan pecinta teknologi dan komunitas maker.

Apa Itu Cyberdeck?

Cyberdeck merupakan komputer portabel rakitan yang umumnya dibangun menggunakan single-board computer seperti Raspberry Pi, dipadukan dengan layar berukuran kecil, keyboard, baterai, dan casing buatan sendiri.

Perangkat ini tidak memiliki desain baku. Setiap cyberdeck memiliki bentuk, warna, serta fungsi yang berbeda sesuai kreativitas pembuatnya.

Sebagian besar pembuat cyberdeck juga memanfaatkan komponen bekas maupun material daur ulang sehingga perangkat yang dihasilkan memiliki karakter yang benar-benar unik.

Filosofi Cyberdeck: Teknologi yang Personal

Salah satu alasan cyberdeck diminati adalah filosofi di balik pembuatannya.

Cyberdeck dipandang sebagai bentuk ekspresi diri yang menolak konsep produksi massal. Pengguna bebas menentukan desain, fungsi, hingga tampilan perangkat sesuai kebutuhan masing-masing.

Komunitas pembuat cyberdeck lebih menekankan kreativitas dibanding nilai komersial. Karena itu, banyak penggemar yang menilai produksi massal cyberdeck justru akan menghilangkan esensi utama dari hobi tersebut.

Baca Juga :  Huawei MatePad Mini 2 Hadir dengan Kamera Canggih untuk Video Call

Berasal dari Dunia Cyberpunk

Meski baru viral di media sosial, konsep cyberdeck sebenarnya bukan hal baru.

Inspirasinya berasal dari dunia cyberpunk, terutama novel Neuromancer karya William Gibson yang menggambarkan komputer portabel futuristik sebagai alat utama para peretas.

Konsep tersebut kemudian berkembang menjadi budaya DIY di kalangan penghobi komputer yang senang memodifikasi perangkat sesuai kebutuhan.

Fungsi Cyberdeck Sangat Beragam

Meski tampil unik, cyberdeck bukan sekadar pajangan.

Berbagai fungsi yang dapat dijalankan antara lain:

  • Konsol game retro
  • Server pribadi
  • Media belajar coding
  • Penyimpanan data offline
  • Perangkat kerja lapangan
  • Laboratorium keamanan siber portabel
  • Komputer untuk eksperimen perangkat lunak

Karena menggunakan sistem terbuka, hampir seluruh komponennya dapat dimodifikasi atau diganti sesuai kebutuhan pengguna.

Mengapa Gen Z Menyukainya?

Popularitas cyberdeck di kalangan Gen Z tidak lepas dari beberapa faktor berikut:

1. Kebebasan Berkreasi

Pengguna dapat mendesain sendiri bentuk perangkat tanpa harus mengikuti standar pabrikan.

2. Tampilan Retro-Futuristik

Desain cyberdeck identik dengan nuansa cyberpunk yang saat ini kembali populer di media sosial.

3. Belajar Teknologi Secara Langsung

Merakit cyberdeck membuat pengguna memahami cara kerja perangkat keras maupun perangkat lunak secara lebih mendalam.

4. Ramah Lingkungan

Banyak cyberdeck memanfaatkan komponen bekas sehingga membantu mengurangi limbah elektronik.

5. Tidak Bergantung pada Produk Massal

Cyberdeck menawarkan pengalaman menggunakan perangkat yang benar-benar personal dan berbeda dari laptop komersial.

Baca Juga :  Spesifikasi Oppo A7 Terungkap, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh dan Kamera 50 MP

Bukan Pengganti Laptop

Meski semakin populer, cyberdeck bukan ditujukan untuk menggantikan laptop konvensional.

Sebaliknya, perangkat ini lebih cocok digunakan sebagai proyek hobi, media belajar elektronika, eksperimen pemrograman, hingga sarana mengekspresikan kreativitas dalam dunia teknologi.

Bagi sebagian pengguna, cyberdeck juga menjadi simbol kemandirian dalam membangun teknologi yang benar-benar sesuai kebutuhan sendiri.

Kesimpulan

Cyberdeck menjadi bukti bahwa teknologi tidak selalu harus berasal dari pabrikan besar. Dengan kreativitas, pengetahuan dasar elektronika, dan komponen yang relatif mudah diperoleh, siapa pun dapat merakit komputer portabel sesuai kebutuhan pribadi.

Popularitasnya di kalangan Gen Z menunjukkan adanya pergeseran minat dari sekadar menggunakan teknologi menjadi ikut menciptakan dan memodifikasinya.


FAQ

Apa itu cyberdeck?
Cyberdeck adalah komputer portabel rakitan yang dibuat sendiri menggunakan berbagai komponen seperti Raspberry Pi, layar kecil, keyboard, dan casing buatan sendiri.

Mengapa cyberdeck populer di kalangan Gen Z?
Karena menawarkan kebebasan berkreasi, desain unik, mudah dimodifikasi, serta menjadi media belajar teknologi.

Apakah cyberdeck menggunakan komponen bekas?
Banyak pembuat cyberdeck memanfaatkan material dan komponen bekas, meski tidak seluruh perangkat dibuat dari barang daur ulang.

Apakah cyberdeck bisa menggantikan laptop?
Tidak sepenuhnya. Cyberdeck lebih ditujukan untuk kebutuhan khusus, eksperimen, belajar coding, server pribadi, atau proyek hobi.

Berita Terkait

Microsoft Decision-1 Resmi Diperkenalkan, Bisa Menilai Jawaban AI dengan Cepat
Elon Musk Perluas Bisnis Seluler, Ini Strategi SpaceX Kembangkan Starlink Mobile
Sony ECM-AX10, Mikrofon Smartphone 24 Gram yang Bisa Rekam Audio 360 Derajat Sony ECM-A
Produksi iPhone 18 Pro Dipangkas hingga 20 Persen, Harga Chip Memori Melonjak
ASUS ProArt GR1X, Mini PC Ringkas untuk Gaming, Kreator Konten, dan AI
Internet 5G Telkomsel untuk Liburan dan WFA, Ini Keunggulannya
Xiaomi NPB1055R Meluncur, Power Bank 10.000mAh dengan Fast Charging 55W
Trump Anugerahkan Penghargaan Sains dan Teknologi kepada 6 Bos Teknologi
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Microsoft Decision-1 Resmi Diperkenalkan, Bisa Menilai Jawaban AI dengan Cepat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Elon Musk Perluas Bisnis Seluler, Ini Strategi SpaceX Kembangkan Starlink Mobile

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Sony ECM-AX10, Mikrofon Smartphone 24 Gram yang Bisa Rekam Audio 360 Derajat Sony ECM-A

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Produksi iPhone 18 Pro Dipangkas hingga 20 Persen, Harga Chip Memori Melonjak

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:00 WIB

ASUS ProArt GR1X, Mini PC Ringkas untuk Gaming, Kreator Konten, dan AI

Berita Terbaru