EKONOMI – Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau ITS Surabaya kembali menjadi sorotan setelah hasil Tracer Study ITS 2024 mengungkap rata-rata penghasilan alumninya yang mencapai hampir Rp 7 juta per bulan.
Kampus teknologi ternama di Indonesia tersebut memang dikenal memiliki lulusan yang banyak terserap di dunia kerja, mulai dari perusahaan swasta nasional, multinasional, BUMN, hingga sektor pemerintahan.
Berdasarkan hasil Tracer Study ITS 2024, rata-rata gaji bersih alumni ITS yang sudah bekerja mencapai Rp6.947.914 per bulan.
Fakultas dengan Gaji Alumni Tertinggi
Dari seluruh fakultas di ITS, lulusan Fakultas Teknik Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) tercatat memiliki rata-rata penghasilan tertinggi.
Rata-rata gaji alumni FTEIC mencapai Rp8.051.041 per bulan.
Tingginya penghasilan lulusan FTEIC dinilai sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di bidang teknologi digital, informatika, kecerdasan buatan, hingga industri berbasis teknologi.
Posisi kedua ditempati Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) dengan rata-rata penghasilan alumni sebesar Rp7.237.035 per bulan.
Sementara rata-rata penghasilan alumni fakultas lainnya sebagai berikut:
- Fakultas Teknologi Kelautan (FTK): Rp6.897.250
- Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK): Rp6.769.047
- Fakultas Vokasi: Rp6.449.740
- Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD): Rp6.442.315
- Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD): Rp6.251.084
Mayoritas Alumni ITS Sudah Bekerja
Tracer Study ITS 2024 juga menunjukkan mayoritas alumni telah terserap ke dunia kerja.
Sebanyak 81,80 persen responden tercatat bekerja, baik penuh waktu maupun paruh waktu. Sementara 11,39 persen alumni masih mencari pekerjaan.
Adapun alumni yang memilih jalur wirausaha mencapai 3,02 persen. Sebanyak 0,58 persen lainnya melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.
Jika dilihat dari sektor pekerjaan, sebagian besar alumni ITS bekerja di perusahaan swasta dengan persentase mencapai 73,25 persen.
Sementara itu:
- 19,57 persen bekerja di BUMN/BUMD
- 5,30 persen bekerja di instansi pemerintah
- 0,50 persen di organisasi non-profit atau LSM
- 0,64 persen di lembaga multilateral
Alumni Wirausaha Justru Berpenghasilan Lebih Tinggi
Menariknya, alumni ITS yang memilih menjadi wirausaha justru memiliki rata-rata penghasilan lebih besar dibanding pekerja kantoran.
Dalam survei tersebut, rata-rata pendapatan alumni yang berwirausaha mencapai Rp9.365.787 per bulan.
ITS menilai temuan ini menunjukkan kewirausahaan bisa menjadi pilihan karier yang menjanjikan bagi lulusan perguruan tinggi.
Tingkat Partisipasi Alumni Sangat Tinggi
Tracer Study ITS 2024 menyasar lulusan tahun 2023 dengan total target 4.134 alumni.
Sebanyak 4.110 alumni ikut berpartisipasi dalam survei sehingga tingkat respons mencapai 99,49 persen.
Fakultas dengan jumlah responden terbanyak berasal dari FTIRS, disusul FTEIC dan FTSPK.
Tingginya tingkat partisipasi tersebut membuat hasil survei dinilai cukup representatif dalam menggambarkan kondisi alumni ITS setelah lulus kuliah.
FAQ
Berapa rata-rata gaji lulusan ITS?
Rata-rata gaji alumni ITS berdasarkan Tracer Study 2024 mencapai Rp6,9 juta per bulan.
Fakultas ITS dengan gaji tertinggi apa?
Fakultas Teknik Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) memiliki rata-rata gaji alumni tertinggi, yakni sekitar Rp8 juta per bulan.
Berapa persen alumni ITS yang sudah bekerja?
Sebanyak 81,80 persen alumni ITS tercatat sudah bekerja, baik penuh waktu maupun paruh waktu.
Apakah alumni ITS banyak bekerja di perusahaan swasta?
Ya. Sekitar 73,25 persen alumni ITS bekerja di perusahaan swasta nasional maupun multinasional.
Apakah lulusan ITS yang berwirausaha penghasilannya lebih besar?
Berdasarkan survei, alumni ITS yang berwirausaha memiliki rata-rata penghasilan sekitar Rp9,3 juta per bulan, lebih tinggi dibanding rata-rata pekerja kantoran.









