Harga Kripto Hari Ini Jumat 5 Juni 2026: Bitcoin Rp1,14 Miliar, Saat Tepat Investasi atau Tunggu Lagi?

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pasar aset kripto kembali menjadi sorotan pada Juni 2026 setelah mengalami tekanan jual yang cukup besar. Harga Bitcoin (BTC), yang selama ini menjadi acuan utama pasar kripto global, turun ke kisaran US$62.000–US$63.000 atau sekitar Rp1,14 miliar per koin. Koreksi tersebut memicu kekhawatiran investor sekaligus membuka peluang bagi sebagian pelaku pasar yang mencari aset digital dengan harga lebih murah.

Penurunan harga Bitcoin terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global serta aksi ambil untung dari investor institusi. Dalam perdagangan terbaru, Bitcoin tercatat melemah lebih dari 5 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Meski demikian, kapitalisasi pasar Bitcoin masih menjadi yang terbesar di industri kripto dengan nilai mencapai lebih dari US$1,2 triliun.

Tak hanya Bitcoin, Ethereum (ETH) juga ikut tertekan. Kripto terbesar kedua di dunia itu diperdagangkan di bawah level psikologis US$2.000. Harga Ethereum saat ini berada di sekitar US$1.764 atau setara Rp31,7 juta per koin. Kondisi tersebut membuat banyak investor mulai mempertimbangkan strategi investasi jangka panjang di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.

Data pasar menunjukkan sejumlah aset kripto besar lainnya seperti BNB, Solana (SOL), dan XRP juga mengalami koreksi. BNB diperdagangkan di kisaran Rp10,8 juta, Solana sekitar Rp1,23 juta, sedangkan XRP berada di level Rp20 ribuan per token. Sementara itu, stablecoin Tether (USDT) tetap stabil di kisaran Rp18.000 karena nilainya dipatok terhadap dolar Amerika Serikat.

Baca Juga :  BREAKING NEWS! Keputusan Fed Dini Hari 20 Agustus 2026: Suku Bunga Tetap, Ini Sinyal untuk Emas dan Bitcoin

Analis menilai salah satu faktor terbesar yang memicu pelemahan pasar adalah aksi jual dari investor korporasi dan institusi besar. Ketika pelaku pasar dengan kepemilikan besar mulai mengurangi posisi mereka, tekanan jual otomatis meningkat dan memengaruhi psikologi investor ritel. Akibatnya, banyak trader memilih keluar sementara dari pasar untuk menghindari risiko kerugian lebih besar.

Selain aksi jual institusi, arus dana keluar dari ETF Bitcoin juga menjadi perhatian. Produk investasi berbasis Bitcoin tersebut dilaporkan mengalami penarikan dana dalam jumlah besar sepanjang tahun 2026. Fenomena ini mengindikasikan sebagian investor profesional sedang melakukan rebalancing portofolio atau memindahkan dana ke instrumen investasi lain yang dianggap lebih menarik.

Di sisi lain, sektor teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) justru menarik perhatian investor global. Banyak dana yang sebelumnya masuk ke pasar kripto kini mulai mengalir ke saham perusahaan teknologi AI. Perpindahan modal tersebut ikut mengurangi likuiditas di pasar aset digital dan memperbesar tekanan terhadap harga kripto.

Meski pasar sedang terkoreksi, sejumlah analis tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang Bitcoin dan Ethereum. Mereka menilai adopsi teknologi blockchain, meningkatnya penggunaan aset digital, serta perkembangan regulasi yang lebih jelas masih menjadi faktor pendukung pertumbuhan industri kripto dalam beberapa tahun mendatang. Namun investor tetap disarankan memahami risiko sebelum melakukan pembelian.

Baca Juga :  Best Same-Day Payday Loans in the USA (2026) — Even for Bad Credit

Bagi investor pemula, kondisi pasar saat ini menjadi pengingat penting bahwa investasi kripto memiliki tingkat volatilitas yang tinggi. Diversifikasi portofolio, manajemen risiko, serta pemilihan aset yang tepat menjadi kunci untuk menghadapi fluktuasi harga yang dapat terjadi kapan saja. Dengan strategi yang matang, koreksi pasar justru dapat menjadi peluang untuk mengakumulasi aset pada harga yang lebih rendah.

FAQ Harga Kripto Juni 2026

1. Berapa harga Bitcoin hari ini?

Harga Bitcoin berada di kisaran US$62.000–US$63.000 atau sekitar Rp1,14 miliar per koin.

2. Mengapa harga Bitcoin turun?

Penurunan dipicu oleh aksi jual investor institusi, arus dana keluar dari ETF Bitcoin, serta ketidakpastian ekonomi global.

3. Berapa harga Ethereum saat ini?

Ethereum diperdagangkan sekitar US$1.764 atau setara Rp31,7 juta per koin.

4. Apakah saat ini waktu yang tepat membeli kripto?

Keputusan investasi bergantung pada profil risiko masing-masing investor. Banyak analis melihat koreksi sebagai peluang, namun risiko tetap tinggi.

5. Kripto apa yang paling banyak diperhatikan investor?

Bitcoin, Ethereum, Solana, XRP, dan BNB masih menjadi aset digital yang paling banyak dipantau pelaku pasar.

 

Berita Terkait

Harga Emas Hari Ini 19 Oktober 2026: Ini Perbandingan Antam, UBS dan Galeri 24
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Terbaru Tembus Rp9,3 Juta, Ini Rinciannya
Daftar Biaya Perbaikan iPhone Duo 2026, Tanpa AppleCare+ Bisa Rp27 Juta
Harga Mobil Keluarga Oktober 2026, Avanza Mulai Rp244 Juta, BYD M6 DM Rp298 Juta
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Pengendara Diminta Waspada Longsor Susulan
Harga BBM Hari Ini 11 Oktober 2026: Pertalite, Pertamax, Solar dan Dexlite, Cek Daftar Lengkapnya
Harga iPhone 16 128GB Oktober 2026 Terbaru, Mulai Rp15 Jutaan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Harga Emas Hari Ini 19 Oktober 2026: Ini Perbandingan Antam, UBS dan Galeri 24

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Terbaru Tembus Rp9,3 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Daftar Biaya Perbaikan iPhone Duo 2026, Tanpa AppleCare+ Bisa Rp27 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Harga Mobil Keluarga Oktober 2026, Avanza Mulai Rp244 Juta, BYD M6 DM Rp298 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Pengendara Diminta Waspada Longsor Susulan

Berita Terbaru