Nvidia Masuk Pasar CPU AI, Nilainya Tembus Rp3.500 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI-Raksasa teknologi chip AI, Nvidia, kembali menemukan sumber pendapatan baru di tengah dominasi pasar kecerdasan buatan (AI) global. Kali ini bukan berasal dari GPU (Graphic Processing Unit), melainkan CPU khusus AI bernama Vera yang disebut memiliki potensi pasar hingga US$200 miliar atau sekitar Rp3.500 triliun.

CEO sekaligus pendiri Nvidia, Jensen Huang, mengungkapkan bahwa Vera menjadi prosesor pertama Nvidia yang dirancang khusus untuk mendukung teknologi AI agentic, yakni sistem AI yang mampu bekerja dan mengambil keputusan secara mandiri tanpa intervensi manusia secara terus-menerus.

Pernyataan tersebut disampaikan Huang usai Nvidia melaporkan pendapatan fantastis sebesar US$81,6 miliar pada kuartal terbaru dan memproyeksikan pendapatan berikutnya mencapai US$91 miliar.

CPU Vera Jadi Ladang Bisnis Baru Nvidia

Menurut Jensen Huang, Vera membuka pasar baru yang sebelumnya belum pernah dimasuki Nvidia.

“Vera membuka pasar baru senilai US$200 miliar bagi Nvidia. Ini adalah peluang yang sebelumnya belum pernah kami sentuh,” ujar Huang seperti dikutip dari TechCrunch.

Baca Juga :  Pixel Tag Meluncur dengan UWB dan Find Hub, Ini Harga dan Spesifikasinya

Ia menambahkan, hampir seluruh hyperscaler besar dan produsen sistem global kini mulai bekerja sama dengan Nvidia untuk mengadopsi teknologi tersebut.

Dunia AI Masuk Era Baru

Huang menilai dunia saat ini sedang memasuki fase baru transformasi komputasi berbasis AI agentic dan robotika fisik.

Selama ini GPU Nvidia dikenal sebagai otak utama untuk melatih model AI dan memproses komputasi berat. Namun CPU Vera nantinya akan mengambil peran penting dalam menjalankan operasional harian AI secara langsung.

Menurut Huang, masa depan akan dipenuhi miliaran agen AI yang membutuhkan perangkat komputasi layaknya manusia membutuhkan komputer pribadi saat ini.

“Ke depan bukan hanya ada satu miliar pengguna manusia, tetapi juga miliaran agen AI yang memerlukan alat komputasi sendiri,” katanya.

Persaingan Chip AI Semakin Sengit

Masuknya Nvidia ke pasar CPU AI membuat persaingan industri semikonduktor global semakin panas. Selama ini pasar CPU masih didominasi Intel dan AMD.

Baca Juga :  Xiaomi Pad 9 Series Dikabarkan Hadir 3 Model, Ada Pro Max dengan Layar 13 Inci

Di sisi lain, perusahaan cloud besar seperti Amazon Web Services (AWS) juga agresif mengembangkan chip AI internal untuk mengurangi ketergantungan pada vendor eksternal.

Meski demikian, Nvidia mengklaim penjualan CPU Vera secara standalone telah mencapai US$20 miliar sepanjang tahun ini.

Nilai tersebut disebut baru permulaan mengingat permintaan komputasi AI global terus meningkat sangat cepat.

AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Industri Teknologi

Ledakan perkembangan AI membuat kebutuhan infrastruktur komputasi meningkat drastis. Tidak hanya untuk chatbot dan generative AI, tetapi juga untuk robotika, otomasi industri, kendaraan pintar, hingga pusat data cloud global.

Kondisi tersebut membuat Nvidia semakin kokoh sebagai pemain utama industri AI dunia.

Selain GPU dan CPU AI, Nvidia juga terus memperluas ekosistem perangkat lunak dan layanan AI guna mempertahankan dominasinya di pasar global.

Berita Terkait

Elon Musk Siapkan Saham SpaceX untuk Anak-Anak Amerika, Ini Rencananya
ITS Kembangkan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Berbasis AI
Xiaomi Redmi Band 4 Resmi, Baterai 21 Hari dan Harga Rp450 Ribuan
iPad Mini 8 Segera Rilis? Ini Bocoran Spesifikasi dan Perkiraan Harganya
Samsung Galaxy A07s Rp2,69 Juta, Ini Spesifikasi Lengkap dan Bonus Pembeliannya
Lenovo IdeaPad Vibe Punya 7 Warna Pantone, Ini Bocoran Spesifikasinya
Galaxy S26 FE vs S25 FE, Mana yang Lebih Layak Dibeli pada 2026?
Kargo Nvidia RTX 5090 Senilai Rp 7,8 Miliar Hilang di Bandara Brasil
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Elon Musk Siapkan Saham SpaceX untuk Anak-Anak Amerika, Ini Rencananya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Berbasis AI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Xiaomi Redmi Band 4 Resmi, Baterai 21 Hari dan Harga Rp450 Ribuan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:00 WIB

iPad Mini 8 Segera Rilis? Ini Bocoran Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Samsung Galaxy A07s Rp2,69 Juta, Ini Spesifikasi Lengkap dan Bonus Pembeliannya

Berita Terbaru