RI Resmi Terapkan BBM B50 Juli 2026, Ini Dampaknya ke Mesin Kendaraan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan implementasi bahan bakar biodiesel B50 mulai Juli 2026.

B50 merupakan campuran bahan bakar solar dengan 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit.

Pemerintah menyebut kebijakan ini menjadi langkah besar menuju kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi impor solar.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan seluruh sektor pengguna mesin diesel nantinya akan menggunakan B50 secara serentak mulai 1 Juli 2026.

“Semua sektor B50 jadi tidak ada yang 40 terus 50 begitu itu infrastrukturnya malah kesusahan sehingga mulainya serentak,” ujar Eniya.


Apa Itu B50?

B50 adalah bahan bakar diesel yang dicampur 50 persen biodiesel berbasis sawit atau fatty acid methyl ester (FAME).

Sebelumnya Indonesia sudah menerapkan:

  • B35
  • B40

Kini pemerintah menaikkan campuran biodiesel menjadi 50 persen untuk mengurangi ketergantungan impor solar.


Efek B50 ke Kendaraan Diesel

Pemerintah mengklaim hasil uji coba B50 menunjukkan performa kendaraan tetap aman dan optimal.

Bahkan beberapa komponen kendaraan disebut memiliki daya tahan lebih baik dibanding penggunaan solar biasa.

Baca Juga :  iPhone 17 Pro atau Pro Max? Cek Perbedaan Layar, Kamera, Baterai dan Harga

Menurut Eniya, filter kendaraan yang biasanya harus diganti setiap 10 ribu kilometer ternyata mampu bertahan hingga 30 ribu kilometer saat menggunakan B50.


Mesin Tetap Aman di Suhu Dingin

Kementerian ESDM juga telah melakukan pengujian cold start engine di kawasan Gunung Bromo.

Hasilnya, mesin kendaraan tetap responsif saat dinyalakan di suhu dingin.

Pengujian menunjukkan waktu starter mesin bahkan kurang dari satu detik.

Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa B50 dinilai aman untuk kendaraan diesel modern.


Indonesia Ingin Stop Impor Solar

Pemerintah berharap implementasi B50 bisa mengurangi bahkan menghentikan impor solar.

Selain itu, penggunaan biodiesel berbasis sawit juga diproyeksikan menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun.

Program ini juga diperkirakan mampu menciptakan lebih dari 2,2 juta lapangan kerja baru.


Dampak Lingkungan

Selain manfaat ekonomi, penggunaan B50 juga ditargetkan menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 46,72 juta ton CO2 pada 2026.

Karena itu, program biodiesel menjadi salah satu strategi pemerintah dalam transisi energi nasional.

Baca Juga :  Duet Maut Saham Batu Bara: AADI dan PTBA Diborong Investor Asing

Uji Coba Masih Berjalan

Saat ini pemerintah masih menyelesaikan serangkaian uji coba pada sektor:

  • Otomotif
  • Alat berat
  • Perkeretaapian

Sektor otomotif ditargetkan rampung pada Juni 2026, sementara sektor lain menyusul hingga akhir tahun.


Standar Baru B50

Pemerintah juga memperketat spesifikasi teknis B50 untuk menjaga kualitas bahan bakar.

Beberapa standar baru meliputi:

  • Kadar air maksimal 300 ppm
  • Monogliserida maksimal 0,47 persen massa
  • Stabilitas oksidasi minimal 900 menit

Standar tersebut dibuat agar kualitas B50 tetap stabil selama penyimpanan dan distribusi.


FAQ

Apa itu B50?

B50 adalah bahan bakar diesel yang terdiri dari 50 persen solar dan 50 persen biodiesel sawit.

Kapan B50 mulai berlaku?

Target implementasi nasional dimulai 1 Juli 2026.

Apakah B50 aman untuk kendaraan?

Pemerintah mengklaim hasil uji coba menunjukkan performa mesin tetap aman dan optimal.

Apa tujuan penerapan B50?

Untuk mengurangi impor solar, meningkatkan penggunaan sawit domestik, dan menekan emisi.

Kendaraan apa yang menggunakan B50?

Semua sektor pengguna mesin diesel, termasuk kendaraan dan alat berat.

Berita Terkait

ADVAN AIR NEO Resmi Meluncur, Laptop 0,99 Kg dengan Intel Core Series 3
MODA Sporters S Resmi Meluncur, Skutik 244 Cc dengan Fitur Premium
OPPO A7 Pro Resmi Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh, Ini Spesifikasinya
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB
Kawasaki W230 2027 Ganti Warna, Mesin 233 cc dan Desain Retro Tetap Dipertahankan
Honda CB750 Hornet 2027 Dapat Empat Warna Baru, Tenaga 67,5 kW dan Torsi 75 Nm
Morgan Stanley Genggam 7,59 Persen Saham GOTO Setelah Tambah 21,92 Miliar Saham
Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

ADVAN AIR NEO Resmi Meluncur, Laptop 0,99 Kg dengan Intel Core Series 3

Kamis, 10 September 2026 - 18:00 WIB

MODA Sporters S Resmi Meluncur, Skutik 244 Cc dengan Fitur Premium

Kamis, 10 September 2026 - 13:00 WIB

OPPO A7 Pro Resmi Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh, Ini Spesifikasinya

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WIB

Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB

Kamis, 10 September 2026 - 08:00 WIB

Kawasaki W230 2027 Ganti Warna, Mesin 233 cc dan Desain Retro Tetap Dipertahankan

Berita Terbaru