Mekah-Suhu udara di Makkah pada Rabu, 6 Mei 2026, dilaporkan sedikit lebih rendah dibanding beberapa hari sebelumnya. Meski demikian, cuaca di Tanah Suci masih tergolong panas dengan temperatur siang hari mencapai 38 derajat Celcius. Kondisi ini membuat jemaah haji Indonesia diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko dehidrasi, kelelahan akibat panas, hingga heat stroke selama menjalankan ibadah.
Berdasarkan data prakiraan cuaca dari sistem Early Warning System (EWS) Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang mengacu pada AccuWeather, suhu udara pagi hari berada di kisaran 25 derajat Celcius. Memasuki siang hingga sore, suhu meningkat cukup signifikan dan bertahan di angka 37 sampai 38 derajat Celcius sebelum kembali turun pada malam hari menjadi sekitar 30 derajat Celcius.
Meski lebih sejuk dibanding awal pekan yang sempat menyentuh 43 derajat Celcius, kondisi cuaca di Makkah tetap menjadi perhatian serius bagi jemaah haji, khususnya kelompok lanjut usia dan penderita penyakit komorbid. Tingkat kelembaban udara yang hanya sekitar 29 persen membuat udara terasa sangat kering dan dapat mempercepat hilangnya cairan tubuh.
Cuaca panas selama musim haji memang menjadi tantangan utama yang selalu dihadapi jutaan umat Muslim dari berbagai negara. Aktivitas ibadah yang padat, ditambah mobilitas tinggi di area terbuka, membuat risiko gangguan kesehatan meningkat apabila tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup. Karena itu, petugas haji Indonesia terus mengimbau jemaah untuk menjaga pola istirahat dan memperbanyak minum air putih maupun air zamzam.
Hingga awal Mei 2026, lebih dari 97 ribu jemaah haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi. Sebagian besar masih berada di Madinah, sementara lebih dari 34 ribu jemaah lainnya sudah berada di Makkah untuk menjalani rangkaian ibadah umrah wajib dan persiapan menuju puncak haji. Kondisi cuaca yang panas diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan seiring memasuki musim panas di kawasan Timur Tengah.
Selain suhu tinggi, kecepatan angin di Makkah yang hanya sekitar 13 kilometer per jam juga membuat hawa panas tetap terasa menyengat pada siang hari. Paparan panas berlebih dapat menyebabkan tubuh cepat lelah, pusing, hingga kehilangan cairan secara drastis jika jemaah tidak segera beristirahat atau mengonsumsi minuman elektrolit.
Pemerintah Arab Saudi bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia mengingatkan jemaah agar tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunnah di luar ruangan pada waktu siang. Jemaah lansia dan penderita penyakit tertentu disarankan melaksanakan salat di hotel demi menjaga kondisi fisik tetap stabil menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Penggunaan perlengkapan pelindung diri juga sangat dianjurkan selama berada di luar ruangan. Jemaah diminta menggunakan payung, masker, sandal yang nyaman, pelembap kulit, hingga menyemprotkan air ke wajah dan tubuh untuk membantu mengurangi efek panas. Selain itu, konsumsi air putih sedikit demi sedikit namun rutin setiap jam dinilai efektif mencegah dehidrasi saat cuaca ekstrem.
Prakiraan cuaca untuk Kamis, 7 Mei 2026, menunjukkan suhu di Makkah masih berada di kisaran 25 hingga 38 derajat Celcius. Kondisi panas kering diperkirakan bertahan dalam beberapa hari mendatang dengan potensi suhu mendekati 40 derajat Celcius pada siang hari. Oleh sebab itu, seluruh jemaah diharapkan tetap disiplin menjaga kesehatan agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan aman dan lancar.
Selain faktor kesehatan, cuaca ekstrem di Makkah juga menjadi perhatian bagi keluarga jemaah di Indonesia. Banyak masyarakat rutin memantau informasi cuaca dan kondisi terkini jemaah haji melalui layanan resmi pemerintah maupun media daring. Informasi prakiraan cuaca seperti ini dinilai penting agar jemaah dapat mempersiapkan perlengkapan dan pola aktivitas secara lebih baik selama berada di Tanah Suci.
FAQ
Berapa suhu Makkah hari ini?
Suhu di Makkah pada 6 Mei 2026 diperkirakan mencapai 38 derajat Celcius pada siang hari.
Mengapa jemaah haji harus waspada cuaca panas?
Karena suhu tinggi dan udara kering dapat menyebabkan dehidrasi, kelelahan, hingga heat stroke.
Berapa tingkat kelembaban udara di Makkah?
Kelembaban udara berada di kisaran 29 persen sehingga udara terasa cukup kering.
Apa imbauan penting untuk jemaah haji?
Jemaah dianjurkan rutin minum air putih, menggunakan payung, masker, pelembap kulit, dan tidak terlalu lama beraktivitas di bawah terik matahari.
Apakah suhu Makkah akan semakin panas?
Ya, dalam beberapa hari ke depan suhu diprediksi tetap tinggi dan berpotensi mendekati 40 derajat Celcius pada siang hari.









