Fakta Bilqis Saat Dijual ke Orang Rimba, KKI Warsi Minta Publik Tak Salahkan SAD

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI — Fakta baru terungkap dalam kasus penculikan Balita Bilqis Ramdhani yang hilang di Makassar dan ditemukan di Jambi. Setelah diculik, Bilqis ternyata dibawa ke wilayah Suku Anak Dalam (SAD) di Merangin dan dijual seharga Rp80 juta oleh dua pelaku.

Menurut penuturan Begendang, salah seorang warga SAD, istrinya didatangi orang asing yang membawa seorang anak perempuan. Pelaku mengaku Bilqis berasal dari keluarga miskin dan tidak mampu merawatnya, sehingga meminta kelompok SAD untuk mengasuh anak tersebut.

Penyerahan ini disertai selembar surat bermaterai Rp10 ribu yang seolah-olah ditandatangani oleh ibu kandung Bilqis. Surat itu berisi pernyataan bahwa penyerahan dilakukan tanpa ada tuntutan di kemudian hari.

“Dua hari setelah anak itu berada di kelompok SAD, muncul informasi penculikan. Begendang langsung menyerahkan anak itu ke pihak berwenang,” ungkap Robert Aritonang, Anggota KKI Warsi, Senin (10/11/2025).

Baca Juga :  Al Haris Ajak KKSS Jadi Mitra Strategis Pembangunan Jambi

Robert menegaskan bahwa dalam kasus ini, Orang Rimba atau SAD bukan pelaku, melainkan korban dari kerentanan ekonomi dan sosial. Mereka dimanfaatkan melalui narasi palsu dan janji-janji yang menyesatkan.

“Ada pihak yang memanfaatkan kondisi mereka. Orang Rimba dijadikan alat dalam jejaring kejahatan yang tidak mereka pahami,” tegas Robert.

KKI Warsi meminta aparat dan media berhati-hati dalam memberitakan kasus ini agar tidak menjadikan kelompok adat tersebut sebagai kambing hitam. Fokus penyelidikan seharusnya bukan hanya pada pelaku langsung, tetapi pada pihak yang menciptakan situasi yang menjerumuskan masyarakat SAD.

Robert juga berharap kasus Bilqis menjadi momentum untuk memperbaiki kondisi sosial Orang Rimba, termasuk akses pendidikan, layanan dasar, dan pemulihan hak-hak atas wilayah hidup.

Baca Juga :  PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Persoalan Proyek Pasar Sungaipenuh Hanya Miss Komunikasi

Bilqis Akhirnya Pulang ke Makassar

Bilqis diculik saat bermain di Taman Pakui Sayang, Makassar, Sabtu (8/11/2025). Setelah enam hari hilang, ia ditemukan di Tabir Selatan, Merangin, Jambi.

Pada Minggu (9/11/2025) siang, Balita tiga tahun itu tiba kembali di Makassar. Ia dibawa menggunakan kendaraan operasional kepolisian usai penerbangan dari Jambi dengan transit di Surabaya. Tangis haru pecah saat Bilqis turun dari mobil dan dipeluk kedua orang tuanya.

Pengamanan ketat dilakukan di Polrestabes Makassar karena warga berbondong-bondong menyaksikan kedatangan sang bocah.

Ayah Bilqis, Dwi Nurmas (34), menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolrestabes,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.(***)

Berita Terkait

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya
Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi Diperpanjang! Cukup Bayar 1 Tahun, Ini Rincian Diskon dan Bebas Dendanya
Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif 22 September 2026, Cek Jam Layanan dan Fitur Terbarunya
Keinginan Pisah dari Jambi dan Gabung Kembali ke Sumbar Kian Menguat? Edmanuddin dan Rombongan Kunjungi DPRD Sumbar
Antrian Pengambilan Gaji ASN di Bank Jambi Masih Terjadi, Nasabah Pertanyakan Kapan M-Banking Kembali Aktif
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya
BREAKING NEWS: Sekolah di Jambi Beralih ke Pembelajaran Daring Mulai 26 Agustus 2026
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi Diperpanjang! Cukup Bayar 1 Tahun, Ini Rincian Diskon dan Bebas Dendanya

Selasa, 22 September 2026 - 18:47 WIB

Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif 22 September 2026, Cek Jam Layanan dan Fitur Terbarunya

Rabu, 16 September 2026 - 09:40 WIB

Keinginan Pisah dari Jambi dan Gabung Kembali ke Sumbar Kian Menguat? Edmanuddin dan Rombongan Kunjungi DPRD Sumbar

Kamis, 3 September 2026 - 05:00 WIB

Antrian Pengambilan Gaji ASN di Bank Jambi Masih Terjadi, Nasabah Pertanyakan Kapan M-Banking Kembali Aktif

Berita Terbaru

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 75?

Ekonomi

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop

Kamis, 15 Okt 2026 - 00:08 WIB