OTOMOTIF – Yamaha kembali memperkenalkan kendaraan listrik terbaru melalui ajang EICMA 2026. Kali ini, pabrikan asal Jepang tersebut menghadirkan Yamaha XENTER E, sebuah skuter listrik yang dirancang untuk menunjang mobilitas harian di kawasan perkotaan.
Berbeda dari skuter listrik dengan desain kompak pada umumnya, Yamaha XENTER E mengusung konsep high-wheel scooter atau skuter dengan roda berdiameter besar. Desain ini dipadukan dengan dek kaki rata, rangka underbone, serta posisi berkendara tegak untuk memberikan kenyamanan saat digunakan sehari-hari.
Salah satu daya tarik utamanya adalah jarak tempuh yang diklaim mencapai 108 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Selain itu, motor ini juga dilengkapi berbagai fitur modern untuk mendukung keamanan dan kemudahan pengendara.
Desain Yamaha XENTER E Mengutamakan Kepraktisan
Yamaha XENTER E memiliki tampilan yang berbeda dibandingkan skuter listrik kebanyakan. Motor ini menggunakan roda depan berukuran 100/80-16 dan ban belakang 120/80-16.
Penggunaan roda berdiameter 16 inci tersebut menjadi salah satu karakter utama desainnya. Konfigurasi ini dipadukan dengan suspensi depan teleskopik yang memiliki jarak gerak 100 mm serta suspensi belakang dengan travel 97 mm.
Yamaha juga menghadirkan dek kaki rata sehingga pengendara memiliki ruang kaki lebih leluasa. Posisi duduk tegak diharapkan dapat memberikan kenyamanan ketika menghadapi perjalanan di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan.
Dari segi ukuran, XENTER E mempunyai jarak sumbu roda 1.485 mm, tinggi jok 790 mm, dan jarak terendah ke tanah 145 mm. Dimensi tersebut menjadi bagian dari rancangan motor yang mengutamakan kemudahan akses serta kenyamanan berkendara.
Motor Listrik Bertenaga Maksimal 7,5 kW
Untuk sektor penggerak, Yamaha XENTER E menggunakan motor listrik tipe mid motor dengan sistem pendingin udara.
Motor tersebut menghasilkan tenaga nominal sebesar 6,7 kW. Sementara tenaga puncaknya diklaim mencapai 7,5 kW pada putaran 3.500 rpm.
Adapun torsi maksimum yang tercantum mencapai 33,3 Nm pada 500 rpm. Tenaga dari motor listrik disalurkan menuju roda belakang melalui sistem penggerak sabuk atau belt drive.
Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan karakter penggerak yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas perkotaan, seperti perjalanan harian dan penggunaan di jalan yang padat.
Baterai 3,5 kWh, Jarak Tempuh Diklaim 108 Km
Sumber energi Yamaha XENTER E berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 3,5 kWh. Baterai tersebut ditempatkan secara permanen di bagian tengah rangka sehingga tidak dirancang untuk dilepas-pasang oleh pengguna.
Berdasarkan informasi spesifikasi yang dipublikasikan, jarak tempuh motor ini mencapai 108 km dalam satu kali pengisian berdasarkan standar pengujian WMTC.
Angka tersebut merupakan hasil pengujian standar, bukan jaminan jarak tempuh dalam seluruh kondisi pemakaian. Jarak aktual dapat dipengaruhi oleh kecepatan, beban pengendara, kondisi jalan, suhu, serta gaya berkendara.
Untuk pengisian daya, Yamaha membekali XENTER E dengan pengisi daya internal berkapasitas 800 watt. Pengisian dapat dilakukan menggunakan sumber listrik rumah tangga 220 volt maupun fasilitas pengisian umum yang memiliki konektor Type 2.
Waktu pengisian baterai dari kondisi kosong hingga penuh diklaim membutuhkan sekitar 5,5 jam.
Fitur Modern, Ada ABS dan Kontrol Traksi
Tidak hanya mengandalkan desain dan kemampuan baterai, Yamaha XENTER E juga dibekali sejumlah fitur pendukung.
Pada bagian kokpit, tersedia panel instrumen TFT berukuran 5 inci. Layar tersebut dapat terhubung dengan aplikasi Yamaha Motor On untuk mendukung konektivitas dan menampilkan navigasi petunjuk arah secara bertahap atau turn-by-turn navigation.
Motor ini juga menggunakan sistem kunci pintar atau smart key. Pengendara tidak perlu memasukkan anak kunci konvensional untuk mengoperasikan sistem tersebut.
Untuk menyesuaikan karakter berkendara, tersedia tiga pilihan mode, yaitu S, T, dan E. Namun, fungsi serta karakter masing-masing mode perlu dipastikan melalui keterangan teknis resmi Yamaha.
Fitur keselamatan yang disematkan meliputi ABS dan kontrol traksi. Selain itu, tersedia sistem pengereman regeneratif yang membantu memulihkan energi saat motor melambat.
Yamaha juga menghadirkan reverse assist. Fitur ini berguna untuk membantu pengendara menggerakkan motor ke arah belakang ketika hendak memarkirkan kendaraan atau keluar dari ruang parkir yang terbatas.
Bagasi Muat Helm Full-Face
Kepraktisan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan Yamaha dalam pengembangan XENTER E.
Di bawah jok tersedia ruang penyimpanan yang diklaim mampu menampung helm full-face. Meski demikian, kemampuan tersebut tetap bergantung pada ukuran dan bentuk helm yang digunakan.
Fitur tambahan lainnya meliputi port pengisian daya USB Type-C serta gantungan tas lipat. Kehadiran perlengkapan tersebut ditujukan untuk menunjang kebutuhan pengendara ketika beraktivitas sehari-hari.
Dengan kombinasi ruang penyimpanan, dek kaki rata, dan fitur konektivitas, XENTER E diposisikan sebagai skuter listrik yang tidak hanya menawarkan teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek fungsional.
Dijual di Eropa Mulai Musim Semi 2027
Yamaha XENTER E 2027 direncanakan hadir dalam dua pilihan warna, yakni Platinum Silver dan Midnight Black. Keduanya dipadukan dengan aksen warna Aqua untuk memberikan tampilan yang lebih modern.
Untuk jadwal pemasaran, skuter listrik ini direncanakan mulai tersedia di pasar Eropa pada musim semi 2027.
Sampai informasi yang menjadi acuan artikel ini dipublikasikan, Yamaha belum mengumumkan harga resmi XENTER E.
Belum ada pula kepastian mengenai kemungkinan motor listrik ini dipasarkan di Indonesia. Karena itu, konsumen Tanah Air masih perlu menunggu pengumuman resmi Yamaha terkait rencana distribusi, spesifikasi versi Indonesia, dan harga jualnya.








