OTOMOTIF – Pilihan motor listrik di Indonesia semakin beragam. Salah satu produsen yang menawarkan beberapa model kendaraan listrik adalah Polytron melalui keluarga Fox yang terdiri dari Fox 200, Fox 350, dan Fox 500.
Ketiga motor listrik tersebut memiliki perbedaan dari sisi harga, kapasitas baterai, tenaga, kecepatan, hingga fitur pendukung. Konsumen juga dapat memilih dua skema kepemilikan, yakni sewa baterai atau Buy To Own (BTO) yang sudah mencakup baterai.
Berdasarkan daftar harga yang dikutip dari toko resmi Polytron untuk wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), harga paling terjangkau ditawarkan oleh Fox 200, yakni Rp12,6 juta dengan skema sewa baterai.
Sementara itu, model tertinggi dalam keluarga tersebut adalah Fox 500. Motor listrik ini dipasarkan dengan harga Rp41,7 juta untuk skema sewa baterai dan mencapai Rp59,2 juta apabila konsumen memilih pembelian Buy To Own.
Perbedaan harga tersebut penting diperhatikan calon pembeli karena skema kepemilikan baterai akan memengaruhi biaya penggunaan kendaraan dalam jangka panjang.
Daftar Harga Motor Listrik Polytron November 2026
Berikut rincian harga tiga model motor listrik Polytron berdasarkan skema pembelian untuk wilayah Jadetabek.
| Model | Sewa baterai | Buy To Own |
|---|---|---|
| Polytron Fox 200 | Rp12,6 juta | Rp21,6 juta |
| Polytron Fox 350 | Rp17,5 juta | Rp29 juta |
| Polytron Fox 500 | Rp41,7 juta | Rp59,2 juta |
Harga tersebut merupakan acuan untuk wilayah Jadetabek dan dapat berubah mengikuti kebijakan penjualan serta program promosi yang berlaku.
Polytron juga menerapkan biaya sewa baterai bulanan untuk model tertentu. Fox 200 dikenakan tarif Rp125 ribu per bulan, sedangkan Fox 350 sebesar Rp200 ribu per bulan.
Dengan demikian, konsumen sebaiknya tidak hanya melihat harga awal kendaraan, tetapi juga menghitung biaya penggunaan baterai sesuai rencana kepemilikan.
Spesifikasi Polytron Fox 200, Jarak Tempuh hingga 85 Kilometer
Polytron Fox 200 menjadi pilihan paling ekonomis dalam keluarga Fox. Motor listrik ini menggunakan penggerak dengan daya 1.500 watt dan baterai LFP berkapasitas 1,94 kWh atau 72V 27Ah.
Dalam spesifikasi yang dipublikasikan, Fox 200 diklaim mampu menempuh jarak hingga 85 kilometer dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam. Kecepatan maksimalnya mencapai 70 km/jam.
Untuk pengisian baterai, waktu yang dibutuhkan sekitar empat hingga lima jam.
Dari sisi kelengkapan, Fox 200 memiliki desain bodi ramping, bagasi berkapasitas 13 liter, serta rem cakram pada roda depan dan belakang.
Model ini juga dilengkapi Fox Alert, fitur yang memberikan peringatan ketika penggunaan lampu sein tidak sesuai.
Dengan harga mulai Rp12,6 juta melalui skema sewa baterai, Fox 200 dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik untuk mobilitas harian.
Polytron Fox 350 Tawarkan Tenaga dan Jarak Tempuh Lebih Besar
Bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi, Polytron menyediakan Fox 350.
Motor listrik ini dibekali penggerak berkekuatan 3.000 watt dengan tenaga puncak mencapai 6.409 watt. Sumber energinya berasal dari baterai LiFePO4 berkapasitas 3,75 kWh atau 72V 52Ah.
Berdasarkan spesifikasi yang dipasarkan, Fox 350 memiliki kemampuan jarak tempuh hingga 130 kilometer pada kecepatan 40 km/jam. Kecepatan maksimalnya diklaim mencapai 95 km/jam.
Dibandingkan Fox 200, model ini menawarkan sejumlah fitur tambahan untuk menunjang kenyamanan berkendara.
Beberapa kelengkapannya meliputi Smart Start, Passive Keyless Technology, Hill Start Assist, regenerative braking, dan cruise control.
Harga Fox 350 dipasarkan Rp17,5 juta dengan skema sewa baterai. Sementara itu, konsumen yang memilih Buy To Own perlu menyiapkan dana sekitar Rp29 juta.
Biaya sewa baterainya ditetapkan Rp200 ribu per bulan.
Polytron Fox 500, Model dengan Performa Paling Tinggi
Polytron Fox 500 menjadi model dengan kemampuan performa paling tinggi di antara tiga pilihan tersebut.
Motor listrik ini menggunakan penggerak 5.000 watt dengan tenaga puncak mencapai 14.700 watt. Sistem penggeraknya mengandalkan teknologi Mid Drive.
Fox 500 dibekali baterai LiFePO4 berkapasitas 3,89 kWh atau 72V 54Ah. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 130 kilometer, sedangkan kecepatan maksimal dapat menyentuh 130 km/jam.
Waktu pengisian baterai diperkirakan sekitar enam jam.
Menariknya, Polytron mengklaim Fox 500 mampu berakselerasi dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam dalam waktu 13,63 detik.
Pengendara juga mendapatkan tiga pilihan mode berkendara, yakni Eco, Drive, dan Sport. Selain itu, tersedia tiga tingkat pengaturan pemulihan energi atau regenerative braking.
Dengan kemampuan tersebut, Fox 500 menyasar konsumen yang menginginkan motor listrik dengan tenaga dan kecepatan lebih besar.
Harga model ini mencapai Rp41,7 juta dengan skema sewa baterai, sedangkan pembelian Buy To Own dibanderol Rp59,2 juta.
Perbedaan Sewa Baterai dan Buy To Own Polytron
Salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli motor listrik Polytron adalah sistem kepemilikan baterai.
Pada skema sewa baterai, konsumen membayar harga awal kendaraan yang lebih rendah, tetapi harus mengeluarkan biaya sewa setiap bulan.
Sebaliknya, skema Buy To Own menawarkan harga pembelian lebih tinggi karena baterai sudah termasuk dalam kepemilikan kendaraan.
Untuk Fox 200, selisih harga kedua skema mencapai Rp9 juta. Dengan biaya sewa Rp125 ribu per bulan, nilai tersebut setara dengan 72 bulan atau sekitar enam tahun pembayaran sewa.
Sementara pada Fox 350, selisih harga mencapai Rp11,5 juta. Dengan tarif sewa Rp200 ribu per bulan, nilainya setara dengan sekitar 57,5 bulan.
Perhitungan tersebut hanya membandingkan selisih harga awal dengan akumulasi biaya sewa. Konsumen tetap perlu memeriksa ketentuan kontrak, garansi, layanan baterai, serta kebijakan penggantian baterai yang berlaku.
Apa yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli?
Sebelum menentukan pilihan, calon pembeli sebaiknya menyesuaikan model motor listrik dengan kebutuhan sehari-hari.
Fox 200 dapat dipertimbangkan untuk mobilitas perkotaan dengan kebutuhan perjalanan yang relatif ringan. Fox 350 menawarkan tenaga dan kecepatan lebih tinggi, sedangkan Fox 500 ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih besar.
Selain harga dan spesifikasi, perhatikan pula ketersediaan fasilitas pengisian daya, jarak perjalanan harian, lokasi dealer, serta layanan purnajual.
Harga motor listrik Polytron juga dapat berbeda di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bogor, dan Bali.
Karena itu, calon pembeli disarankan mengonfirmasi harga terbaru dan ketersediaan unit melalui dealer resmi Polytron sebelum melakukan transaksi.
Dengan membandingkan harga, fitur, jarak tempuh, dan sistem kepemilikan baterai, konsumen dapat menentukan motor listrik yang paling sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan anggaran.









