SUNGAIPENUH-Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur dan Seribu Rupiah) terus berkembang di Kota Sungai Penuh, Jambi. Program sosial tersebut kini mulai merambah ke tingkat desa.
Desa Gedang menjadi salah satu wilayah yang pertama menjalankan Program 3S di tingkat desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Gedang, Kota Sungai Penuh, pada Senin, 28 September 2026.
Melalui program ini, warga diajak berbagi sesuai kemampuan. Bantuan yang dikumpulkan berupa segenggam beras, sebutir telur, serta uang tunai sebesar Rp1.000.
Nilai bantuan tersebut memang terlihat sederhana. Namun, jika dikumpulkan bersama, bantuan dapat menjadi lebih berarti bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program 3S digagas oleh Sri Kartini Alfin, yang merupakan istri Wali Kota Sungai Penuh. Gagasan tersebut mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial melalui aksi sederhana.
Program ini juga diarahkan agar bantuan dapat diberikan secara langsung kepada warga yang membutuhkan. Dengan demikian, masyarakat penerima manfaat dapat merasakan bantuan secara lebih dekat dan tepat sasaran.
Perkembangan Program 3S hingga tingkat desa menunjukkan bahwa gerakan sosial tersebut tidak hanya dilakukan di lingkungan perangkat daerah. Masyarakat desa juga mulai dilibatkan sebagai bagian dari gerakan kepedulian bersama.
Pemerintah pusat sebelumnya memberikan apresiasi terhadap Program 3S melalui penghargaan tingkat nasional. Program tersebut disebut meraih juara pertama nasional dari Kementerian Dalam Negeri. Kota Sungai Penuh juga disebut memperoleh bonus sebesar Rp1,5 miliar atas capaian tersebut.
Di Desa Gedang, semangat berbagi kemudian diwujudkan melalui partisipasi warga. Sumbangan kecil yang diberikan secara sukarela diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang kurang mampu.
Program ini juga memperlihatkan bahwa kegiatan sosial tidak selalu membutuhkan bantuan dalam jumlah besar. Kebiasaan berbagi yang dilakukan secara rutin dapat menjadi kekuatan ketika dilakukan bersama-sama.
Ke depan, perluasan Program 3S ke desa-desa diharapkan dapat memperluas manfaatnya. Selain membantu warga kurang mampu, gerakan tersebut dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Kota Sungai Penuh.
Bagi masyarakat, Program 3S menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana. Segenggam beras, sebutir telur, dan seribu rupiah dapat menjadi bentuk nyata kepedulian ketika diberikan dengan keikhlasan dan dikelola untuk membantu mereka yang membutuhkan. (*)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









