Prabowo Tegaskan Kepala Daerah Jangan Utamakan Kepentingan Pribadi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masyarakat Indonesia tidak menyukai pemimpin yang hanya memikirkan kepentingan pribadi. Pesan tegas itu disampaikan Prabowo di hadapan seluruh kepala daerah saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

“Mereka tidak suka pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadinya saja,” tegas Prabowo dalam arahannya.

Menurut Prabowo, rakyat Indonesia mendambakan pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.

“Mereka mendambakan pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja untuk rakyat semuanya. Ini adalah harapan seluruh rakyat kita,” ujarnya di hadapan para kepala daerah.

Baca Juga :  KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar

Rakornas ini menjadi momentum bagi Presiden untuk bertatap muka langsung dengan para gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan agar kepala daerah tidak menjadi pemimpin yang “lugu”, tetapi harus waspada dan memahami situasi.

“Kita harus menjadi pemimpin yang tidak lugu. Kita harus waspada, mengerti, dan tahu situasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Profil Tandyo Budi Revita, KSAD Baru yang Menggantikan Maruli Simanjuntak

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Rakornas 2026 turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Diharapkan dengan kita berkumpul, kita menyatukan langkah, menyatukan visi, dan menyatukan persepsi,” ujar Prasetyo.

Ia menambahkan, Presiden juga akan memberikan arahan terkait program-program yang belum tercapai pada tahun pertama kepemimpinannya, termasuk penekanan pada komitmen good governance dan upaya keras mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

“Termasuk komitmen kita terhadap good governance dan menjalankan pemerintahan tanpa korupsi, itu selalu menjadi konsen Bapak Presiden,” tutup Prasetyo.

Berita Terkait

Cek Bansos 2026 Pakai NIK KTP, Begini Cara Mengetahui Status Penerima PKH dan BPNT
Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian
Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia
Cara Cetak SIM Sendiri di Mesin Kiosk SIM, Tak Perlu Antre Lama di Satpas
Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia
Komdigi Targetkan Internet 100 Mbps Cuma Rp100.000 per Bulan
Kenaikan Pangkat ASN Oktober 2026, Begini Cara Mengecek Status di MyASN
Profil Tandyo Budi Revita, KSAD Baru yang Menggantikan Maruli Simanjuntak
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Cek Bansos 2026 Pakai NIK KTP, Begini Cara Mengetahui Status Penerima PKH dan BPNT

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Cara Cetak SIM Sendiri di Mesin Kiosk SIM, Tak Perlu Antre Lama di Satpas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia

Berita Terbaru