Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Google yang merilis solusi murah meriah untuk menghidupkan kembali laptop lawas. Dengan hanya sekitar Rp50 ribuan, pengguna kini bisa mengubah perangkat lama menjadi lebih cepat dan ringan tanpa harus membeli laptop baru.
Langkah ini muncul setelah Windows 10 resmi dihentikan dukungannya sejak Oktober 2025. Jutaan pengguna kini menghadapi dilema karena perangkat mereka tidak lagi mendapatkan update keamanan, sementara upgrade ke Windows 11 tidak selalu memungkinkan.
Sebagai solusi, Google menghadirkan ChromeOS Flex, sistem operasi berbasis cloud yang terkenal ringan dan hemat resource. Sistem ini dirancang khusus agar bisa berjalan lancar di laptop jadul sekalipun.
Yang menarik, Google kini menggandeng Back Market untuk menghadirkan paket instalasi dalam bentuk flashdisk. Cukup colok USB tersebut, pengguna bisa langsung menginstal ChromeOS Flex tanpa ribet.
Dengan harga hanya USD 3 atau sekitar Rp48–50 ribu, solusi ini jauh lebih murah dibandingkan membeli laptop baru yang harganya bisa jutaan rupiah. Tak heran jika produk ini langsung ludes terjual di pasaran.
Tak hanya hemat biaya, penggunaan ChromeOS Flex juga menawarkan performa yang lebih stabil untuk aktivitas ringan seperti browsing, kerja online, hingga belajar. Bahkan, sistem ini diklaim mampu menghemat konsumsi energi hingga 19 persen.
Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua perangkat kompatibel. Google sudah menyediakan daftar laptop yang tersertifikasi untuk memastikan performa optimal saat menggunakan ChromeOS Flex.
Di tengah mahalnya harga perangkat baru, solusi ini menjadi alternatif cerdas bagi pengguna yang ingin tetap produktif tanpa harus keluar banyak biaya. Laptop lama pun bisa kembali “hidup” dan digunakan seperti baru.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)
1. Apa itu ChromeOS Flex?
ChromeOS Flex adalah sistem operasi ringan dari Google yang dirancang untuk laptop lama agar tetap bisa digunakan dengan lancar.
2. Apakah ChromeOS Flex gratis?
Ya, sistem operasinya gratis. Namun flashdisk instalasi dijual sekitar Rp50 ribuan untuk mempermudah pemasangan.
3. Apakah semua laptop bisa pakai ChromeOS Flex?
Tidak. Hanya laptop tertentu yang sudah tersertifikasi yang dijamin kompatibel dan berjalan optimal.
4. Lebih bagus ChromeOS Flex atau Windows 10?
Untuk laptop lama, ChromeOS Flex biasanya lebih ringan dan cepat dibanding Windows 10.
5. Apakah data di laptop akan hilang saat instalasi?
Ya, instalasi biasanya menghapus data lama, jadi disarankan backup terlebih dahulu.
6. Bisa dipakai untuk kerja dan sekolah?
Bisa. ChromeOS Flex cocok untuk browsing, Google Docs, Zoom, dan aktivitas online lainnya. (Tim/*)









