Eks Lokalisasi Pucuk Disulap Jadi Kawasan Religi, Ini Rencana Besar Pemkot Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 75?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 75?

JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan berbasis sosial dan keagamaan. Upaya tersebut ditandai dengan peninjauan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, ke lokasi rencana pembangunan masjid di Jalan Syailendra RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Senin (30/3/2026).

Lokasi yang ditinjau merupakan kawasan eks lokalisasi Pucuk yang selama ini dikenal memiliki stigma negatif. Melalui program penataan terpadu, Pemkot Jambi menargetkan perubahan kawasan tersebut menjadi lingkungan yang religius, produktif, dan berdaya saing.

Ubah Stigma Lewat Pendekatan Sosial dan Keagamaan

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pembangunan masjid bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari strategi rekayasa sosial untuk mengubah wajah kawasan Payo Sigadung.

“Kawasan ini akan kita bangun menjadi tempat ibadah, sekaligus pusat aktivitas masyarakat seperti UMKM dan sarana olahraga,” ujar Maulana saat meninjau lokasi.

Baca Juga :  Wako Alfin Hadiri APEKSI Outlook 2026 di Bandar Lampung, Ini Isu Strategis yang Dibahas

Menurutnya, pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan masyarakat agar perubahan yang terjadi bersifat berkelanjutan.

Proses Penelusuran Lahan Masih Berlangsung

Saat ini, Pemkot Jambi masih melakukan penelusuran status lahan yang akan digunakan untuk pembangunan masjid. Pemerintah daerah optimistis akan ada pihak yang bersedia menghibahkan lahan untuk mendukung program tersebut.

“Sedang kami telusuri status tanahnya. Insya Allah akan ada yang menghibahkan, sehingga pembangunan masjid bisa segera direalisasikan,” jelasnya.

Libatkan Baznas dan Lintas Sektor

Dalam upaya memperkuat program penataan kawasan, Pemkot Jambi juga melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Keterlibatan lembaga tersebut diharapkan mampu mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pendekatan yang dilakukan bersifat holistik dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga transformasi kawasan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan.

“Baznas akan masuk, dan pendekatan yang digunakan harus menyeluruh agar kawasan ini berkembang secara produktif,” tambah Maulana.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Launching Jambi Elok Nian, Parade Budaya dan Jambi Mantap Expo Resmi Dibuka

Fokus pada UMKM, Pendidikan, dan Fasilitas Publik

Selain pembangunan masjid, Pemkot Jambi juga merancang pengembangan sektor ekonomi melalui UMKM, khususnya bagi kaum ibu. Tidak hanya itu, rencana pembangunan pesantren sebagai pusat pendidikan keagamaan serta penyediaan fasilitas olahraga juga menjadi bagian dari program besar tersebut.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru di kawasan tersebut.

Target Jadi Kawasan Religius dan Mandiri

Transformasi eks lokalisasi Pucuk menjadi kawasan berbasis keagamaan dan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat menghapus stigma negatif yang selama ini melekat.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Pemkot Jambi optimistis kawasan Payo Sigadung dapat berkembang menjadi lingkungan yang mandiri, religius, dan memiliki daya saing di masa depan.

Berita Terkait

LKPD 2025 Diserahkan, Wako Alfin Komitmen Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah
LKPj 2025 Disampaikan, Pendapatan Sungai Penuh Tembus 91 Persen
Belanja Pegawai Tembus 34 Persen, Pemprov Jambi Siapkan 3 Langkah Strategis
Pemprov Janji Garap Jalan Renah Pemetik April Ini
ASN Kerinci Diminta Adaptif Hadapi Kebijakan Pusat
Apel Perdana Usai Lebaran, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Sinergi ASN
Hadapi Tantangan Global, ASN Jambi Diminta Bekerja Lebih Maksimal
Infrastruktur Sungai Penuh Digenjot, Wako Alfin Ajukan Program ke BPBPK
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:07 WIB

Eks Lokalisasi Pucuk Disulap Jadi Kawasan Religi, Ini Rencana Besar Pemkot Jambi

Rabu, 1 April 2026 - 08:00 WIB

LKPD 2025 Diserahkan, Wako Alfin Komitmen Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah

Rabu, 1 April 2026 - 00:08 WIB

LKPj 2025 Disampaikan, Pendapatan Sungai Penuh Tembus 91 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00 WIB

Belanja Pegawai Tembus 34 Persen, Pemprov Jambi Siapkan 3 Langkah Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:00 WIB

Pemprov Janji Garap Jalan Renah Pemetik April Ini

Berita Terbaru